Penggunaan Pie Chart untuk Visualisasi Data

Pie chart digunakan digunakan untuk menampilkan total persentase yang harus mencapai 100%, dimana setiap potongan pie akan menampilkan ukuran tertentu.

Total pie chart is always 100%

Bentuk lingkaran dengan cepat mengaktifkan intuisi kita sebagai pembaca untuk memahami bahwa kita dapat membagi-bagi pie menjadi beberapa potongan. Sebagai catatan, persentase yang dibulatkan dapat membuat angka total pie tidak menjadi pas 100%.

Keuntungan lain ketika menggunakan pie chart dibandingkan dengan bar chart adalah pada bar chart, pembaca akan sedikit kesulitan untuk menentukan total persentase dari keseluruhan bar, apakah 100%, kurang, atau lebih?

Total pie chart is always 100% Bar chart total

Jangan menggunakan pie chart bila terlalu banyak potongan, menurut para ahli 4-6 potongan adalah yang baik, dan maksimal 10-12 potongan.

Hindari penggunaan pie chart dalam bentuk 3D, hal ini dikarenakan secara visual akan terjadi distorsi perspektif dan akan sulit membaca membandingkan ukuran asli antar potongan secara langsung. Contoh di bawah terlihat secara visual bahwa pada Jan 2014 penjualan terlihat sama dengan Jul 2014, walaupun secara data memiliki persentase yang berbeda.

3D pie chart

Masalah lain yang harus dihindari adalah jangan memisahkan legend dan label data dengan potongan pada pie chart. Pandangan pembaca harus berpindah-pindah untuk mengasosiasikan keduanya.

Pie chart with legend

Hindari juga penggunaan dua atau lebih pie chart untuk membandingkan satu potongan chart dengan potongan chart pada pie yang lain. Bila diperlukan perbandingan anda bisa menggunakan line chart.

Compare 2 pie

Kebanyakan elemen pada dashboard terdiri dari bentuk kotak dan ditampilkan secara tabular. Sehingga sangat masuk akal bila kita ingin menambahkan beberapa lingkaran ke dalam dashboard tersebut.

Kesimpulan:

  1. Potongan pie harus sedikit.
  2. Gunakan bar chart bila prosentase data pada potongan-potongan pie hampir sama. karena otak manusia sulit membandingkan perbedaan bentuk potongan segitiga pada pie chart.
  3. Jangan menggunakan 3D pie chart.
  4. Jangan membandingkan lebih dari 1 pie chart.
  5. Jangan menggunakan legend, lebih baik gabungkan sebagai label data sebagai potongan pie.
  6. Bila diminta menggunakan pie chart, pastikan anda menyampaikan poin-poin kesimpulan sebelumnya agar mereka teredukasi dan mengerti.

Sumber: Jon Acampora (https://www.excelcampus.com/charts/pie-charts-best-practices/)

Herru Darmadi