{"id":5323,"date":"2024-08-08T10:22:49","date_gmt":"2024-08-08T03:22:49","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/?p=5323"},"modified":"2024-08-08T10:22:49","modified_gmt":"2024-08-08T03:22:49","slug":"the-story-of-petal-bites","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/2024\/08\/08\/the-story-of-petal-bites\/","title":{"rendered":"The Story Of Petal Bites"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-5324 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff.jpg\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"407\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u201cSimplicity is the ultimate sophistication.\u201d suatu kutipan dari Leonardo da Vinci yang merupakan center value dari Ide kami untuk memprioritaskan segi estetika dan kesederhanaan desain dari produk kami. Maka dari itu, hal itulah yang menjadi Unique Selling Value dari produk kami. Kami juga menambahkan sedikit tepung mocaf untuk menambahkan khasiat pada produk kami. Dalam pembuatan produk kami, kami melakukan pembelian dari supermarket dan juga dari online.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kami melakukan pembelian bahan baku melalui toko online dan juga dari toko fisik. keduanya kami lakukan karena kemudahannya melakukan pembelian dan juga barang yang dibeli merupakan bahan rumah tangga. Namun pembelian secara online juga dilakukan karena ada hal-hal yang memang susah ditemukan di toko fisik, antara lain kami melakukan pembelian <em>edible flower <\/em>pertama kali di toko online baru melakukannya di toko fisik saat menemukan barang tersebut. selain itu <em>Packaging <\/em>kami juga dibeli dari toko fisik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Produksi petal bites ini dilakukan di lab <em>Food Processing <\/em>BINUS. Kegiatan yang dilakukan selama produksi adalah membuat produk dengan beberapa kali melakukan RnD. Untuk membuat produk petal bites ini, pertama-tama kami melakukan pengukuran bahan-bahan yang akan digunakan. Selanjutnya, bahan yang telah diukur dipisahkan menjadi <em>dry <\/em>dan <em>wet. <\/em>Lalu, bahan-bahan tersebut mulai dicampur sehingga membentuk adonan yang dapat diuleni dan dicetak dengan ukuran 7 cm untuk yang besar dan 5 cm untuk ukuran kecil <em>(Bundle)<\/em>. Setelah adonan dicetak, maka yang dilakukan selanjutnya adalah memanggang adonan di dalam oven selama 15-20 menit. Adonan <em>cookies <\/em>yang telah matang mulai dihias dengan icing dan <em>edible petal <\/em>di atasnya, lalu diletakan di dalam <em>freezer <\/em>selama seharian agar icing yang ada di atas <em>cookies <\/em>bisa mengeras. Terakhir setelah icing pada cookies mulai mengeras, maka dapat dilakukan proses <em>packing <\/em>produk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-5325\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff2.jpg\" alt=\"\" width=\"340\" height=\"220\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff2.jpg 775w, https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff2-640x414.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 340px) 100vw, 340px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penjualan dilakukan secara <em>on site <\/em>di BIFEST dan Gerai Binusian Kampus BINUS Alam Sutera. Pada penjualan di di BIFEST, semua produk cookies terjual semua tanpa ada yang tersisa. Produk yang terjual yang terjual di BIFEST sebanyak 48 cookies, dimana terdiri dari 15 <em>bundle small cookies <\/em>dan 32 <em>big cookies <\/em>satuan tanpa ada sisa. Selanjutnya, kami melakukan penjualan lagi untuk menghabiskan stok yang masih setengah jadi di Gerai Binus. Pada penjualan di Gerai Binus, produk yang terjual hanya 3 <em>bundle small cookies, <\/em>sehingga terdapat sekitar 18 stok yang terdiri dari <em>bundle small cookies <\/em>dan <em>big cookies.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Penjualan dilakukan selama dua hari pada tanggal 15 Mei 2024 dan 17 Mei 2024 di BIFEST dan Gerai Binusian Kampus BINUS Alam Sutera. Selain penjualan secara <em>on site<\/em>, kami memanfaatkan media sosial sebagai penjualan <em>pre-order<\/em>. Sebanyak 5 <em>bundle small cookies <\/em>(3 varian campur), 2 <em>big cookies <\/em>varian zesty dan she bites!, dan 1 <em>small cookies varian she bites! terjual, sementara itu, sebanyak 48 cookies dan 3 cookies dengan ketiga varian tersebut terjual secara on site di BIFEST dan Gerai Binusian. <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-5326\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff3.png\" alt=\"\" width=\"495\" height=\"191\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff3.png 1200w, https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff3-640x247.png 640w, https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/ff3-1536x593.png 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 495px) 100vw, 495px\" \/><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>Gambar 1. <\/strong>Pemesanan Cookies Pre-Order<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Setiap produk dijual dengan harga Rp 10.000,- dengan modal yang dibutuhkan untuk satu buah <em>cookies <\/em>adalah Rp 1.623,-, sehingga untuk penjualan per satu <em>cookies<\/em>, didapatkan keuntungan sebesar Rp 8.377,- atau setara dengan Rp 492.233,- total keuntungan dengan penjualan 59 <em>cookies. <\/em>Akan tetapi, biaya modal yang dihitung tidak termasuk atas biaya penggunaan listrik, alat, sewa tempat, dekorasi <em>booth<\/em>, hingga waktu kerja setiap anggota, maka dari itu angka modal dan keuntungan yang dihitung hanyalah estimasi dari biaya yang dikeluarkan untuk bahan pokok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Proses pembuatan <em>cookies <\/em>Petal Bites menempuh perjalanan yang cukup rumit, dimulai dengan proses <em>brainstorming <\/em>ide dan konsep jual, pencarian pemasok bahan, sehingga dengan dibutuhkannya sekitar tiga kali proses <em>Research and Development <\/em>pada tekstur, rasa, dan tampilan <em>cookies <\/em>sehingga dalam keadaan layak jual, dimana proses tersebut membutuhkan modal dan tenaga kerja yang cukup besar. Setiap langkah dalam proses pembentukan bisnis sehingga penjualan kami dibimbing dengan dosen mata kuliah <em>Entrepreneurship <\/em>dan <em>expert <\/em>di bidang kewirausahaan yang memberikan masukan-masukan realis, sehingga membantu kami memperbaiki dan meningkatkan produk kami untuk memenuhi ekspektasi dan kebutuhan target pasar. Proses pengembangan ide bisnis kami jalankan selama kurang lebih empat bulan dari bulan Februari 2024 hingga Mei 2024, dengan memanfaatkan penggunaan laboratorium <em>food processing <\/em>di kampus BINUS Alam Sutera, serta di rumah kami masing-masing untuk preparasi bahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Proses pembuatan bisnis Petal Bites dimulai dengan mencari ide dan konsep atas apa yang akan kami jual serta pertimbangan untuk menonjolkan produk inovatif yang sebelumnya belum pernah ada di pasaran untuk memberikan <em>freshness <\/em>pada bidang FnB (Food and Beverages). Kami memaksimalkan penggunaan sosial media dan internet untuk menetapkan ide dan konsep Petal Bites, mulai dari produk cookies dan variannya, <em>Brand Identity Guidelines (BIG)<\/em>, kemasan, sampai dengan ciri khas apa yang akan kami tunjukkan ke pasaran untuk meningkatkan poin jual kami, yaitu penggunaan kelopak bunga. Kelopak bunga yang kami gunakan aman untuk dikonsumsi, serta menjadi kata kunci dan estetika untuk membedakan Petal Bites dengan produk lainnya. Beberapa masukan yang kami terima dari pihak luar juga menjadi patokan kami dalam mengembangkan produk kami. Proses selanjutnya ialah <em>Research and Development <\/em>bagi varian <em>cookies <\/em>dan kemasan yang kami akan gunakan, dimana proses ini merupakan proses yang paling banyak mengajarkan kami dalam mengembangkan suatu ide bisnis. Kurangnya pengalaman bagi kami dalam pembuatan <em>sugar cookies <\/em>dalam tiga varian berbeda yaitu <em>clemenmine <\/em>dengan rasa jeruk, <em>zesty <\/em>dengan rasa lemon, dan terutama varian <em>she bites! <\/em>dengan rasa coklat dan pedas menggunakan cabe bubuk khusus menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kami untuk membuat <em>cookies <\/em>dengan tampilan dan tekstur yang renyah dan <em>soft<\/em>, serta rasa yang seimbang dan tidak <em>overpowering <\/em>antara rasa dasar <em>cookies <\/em>dan icing. Selain itu, pengaturan waktu yang kurang baik bagi proses pengembangan juga menjadi pembelajaran bagi kami bahwa dalam merealisasikan ide bisnis dibutuhkan fokus yang besar, terutama dalam segi pengaturan waktu.<\/p>\n<pre>Sosial media kami\r\nEmail: <a href=\"mailto:petalbitesbinus@gmail.com\">petalbitesbinus@gmail.com<\/a> Instagram: petal_bites<\/pre>\n<p style=\"text-align: justify\">\n<pre>Petal Bites Team:\r\nGABRIELLA IVONNIE SANTO WIGUNA-2602057444 \r\nKEVIN RAY EMMANUEL-2602082332\r\nTHEA CLEARESTA WIDJAJA-2602089010\r\nWANODYA KALYA KUSUMA SARHASTANTI-2602078625 \r\nJONATHAN TUAHTA 2502044724\r\n\r\n<\/pre>\n<p style=\"text-align: justify\">DOSEN : D5651 &#8211; Rosalin Ayal, S.E., M.M<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Petal Bites &#8211; LB46 &#8211; Market Validation<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSimplicity is the ultimate sophistication.\u201d suatu kutipan dari Leonardo da Vinci yang merupakan center value dari Ide kami untuk memprioritaskan segi estetika dan kesederhanaan desain dari produk kami. Maka dari itu, hal itulah yang menjadi Unique Selling Value dari produk kami. Kami juga menambahkan sedikit tepung mocaf untuk menambahkan khasiat pada produk kami. Dalam pembuatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-5323","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5323"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5323\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5328,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5323\/revisions\/5328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}