{"id":3643,"date":"2021-11-30T14:06:23","date_gmt":"2021-11-30T07:06:23","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/?p=3643"},"modified":"2021-11-30T14:06:23","modified_gmt":"2021-11-30T07:06:23","slug":"orientasi-kewirausahaan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/2021\/11\/30\/orientasi-kewirausahaan-2\/","title":{"rendered":"Orientasi Kewirausahaan (2)"},"content":{"rendered":"<p>Orientasi Kewirausahaan (2)<\/p>\n<p>D5368-Glory Aguzman<\/p>\n<p>Orientasi kewirausahaan adalah karakteristik bisnis yang menggambarkan kemampuan, perusahaan untuk bersaing beradaptasi dan berkinerja efektif dalam lingkungan yang kompetitif (Wales, Patel, &amp; Lumpkin, 2013). Seperti yang dinyatakan penelitian sebelumnya oleh Clovin dan Slevin (1989) yang menyatakan bawah orientasi kewirausahaan sebagai proses, struktur dan perilaku perusahaan ditandai oleh<em> innovativeness<\/em>, proaktif, dan pengambilan risiko.<\/p>\n<p>Seorang <em>entrepreneur<\/em> cenderung sebagian pengambil risiko yang inovatif, <em>Innovativeness<\/em> mengacu pada kecenderungan untuk terlibat dalam proses kreatif, eksperimen, dan pengenalan produk dan layanan baru dengan demikian menyimpang dari yang sudah ada (Lumpkin &amp; Dess, 1996). Selanjutnya, <em>Proactiveness<\/em> mengacu pada perilaku mencari peluang, berwawasan ke depan yang menggabungkan bertindak pada kebutuhan masa depan dan tren di depan pesaing, sehingga secara aktif memasuki ruang produk\/pasar baru, menciptakan keuntungan penggerak pertama dan mencari posisi kepemimpinan pasar (Lee &amp; Peterson, 2000). <em>Risk<\/em> <em>taking <\/em>mengacu pada kecenderungan untuk terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi dengan peluang pengembalian tinggi dan juga dalam tindakan berani dalam lingkungan yang pasti (Kreiser <em>et al<\/em>., 2013).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Orientasi Kewirausahaan (2) D5368-Glory Aguzman Orientasi kewirausahaan adalah karakteristik bisnis yang menggambarkan kemampuan, perusahaan untuk bersaing beradaptasi dan berkinerja efektif dalam lingkungan yang kompetitif (Wales, Patel, &amp; Lumpkin, 2013). Seperti yang dinyatakan penelitian sebelumnya oleh Clovin dan Slevin (1989) yang menyatakan bawah orientasi kewirausahaan sebagai proses, struktur dan perilaku perusahaan ditandai oleh innovativeness, proaktif, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3643","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3643"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3644,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3643\/revisions\/3644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}