{"id":2921,"date":"2019-12-10T14:24:00","date_gmt":"2019-12-10T07:24:00","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/?p=2921"},"modified":"2019-12-10T14:24:00","modified_gmt":"2019-12-10T07:24:00","slug":"market-review-bifest-desember-2019-sushi-rock-n-roll","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/2019\/12\/10\/market-review-bifest-desember-2019-sushi-rock-n-roll\/","title":{"rendered":"Market Review Bifest Desember 2019 &#8211; Sushi Rock N Roll"},"content":{"rendered":"<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2924\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/sushi-rock-n-roll-640x480.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/sushi-rock-n-roll-640x480.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-content\/uploads\/2019\/12\/sushi-rock-n-roll.jpg 955w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/h1>\n<h1><em>Sushi Rock N Roll<\/em> adalah bisnis yang bergerak dalam bidang boga. Ide bisnis mereka adalah menjual sushi dengan cita rasa khas Indonesia sebagai produk utama mereka. Tujuan penggabungan cita rasa Jepang dan Indonesia adalah agar semua orang dapat menikmati sushi yang unik dengan rasa yang berbeda dari sushi yang ada pada restoran Jepang. Penggunaan bumbu yang cocok untuk lidah orang Indonesia akan membuat orang yang tidak menyukai bau menyengat dari bumbu khas Jepang seperti wasabi dapat menikmati sushi ini.<\/h1>\n<h1>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sushi Rock N Roll menjual 3 varian rasa untuk sushi mereka yaitu ayam sambal matah, ayam cabe hijau dan ayam lada hitam. Varian rasa tersebut pasti tidak asing bagi lidah orang Indonesia. Untuk varian nasinya terdapat 2 jenis yaitu nasi putih dan nasi merah. Penggunaan nasi merah akan membuat penampilan dari sushi menjadi lebih menarik dan berbeda dari sushi pada umumnya. Bentuk dari sushi yang dijual terdapat 2 jenis yaitu bentuk <em>Norimaki<\/em> dan donut.<\/h1>\n<h1>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Harga yang ditawarkan untuk per <em>box <\/em>sushi dengan cita rasa Indonesia ini adalah Rp.18.000. Isi per <em>box <\/em>sushi berbentuk <em>norimaki<\/em> adalah 6 buah dan yang berbentuk donut 4 buah. Harga yang ditawarkan dapat dikategorikan murah dan cocok untuk mahasiswa. Komponen-komponen yang digunakan untuk memproduksi sushi unik ini adalah nasi, ayam, rumput laut, bumbu-bumbu, <em>packaging <\/em>dan alat makan. Untuk memproduksi 1 <em>box<\/em> sushi memerlukan modal sekitar Rp.15.000. Untuk promosi Sushi Rock N Roll menggunakan <em>social media<\/em> sebagai jalur promosi mereka. Bukan hanya itu, promosi juga dilakukan dari mulut ke mulut dengan cara menghampiri <em>customer <\/em>ketika sedang <em>expo.<\/em>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Peluang untuk bisnis ini terlihat tidak terlalu menjanjikan karena keuntungan dari penjualan per <em>box-nya<\/em> terbilang cukup kecil yakni hanya Rp.3.000. Untuk varian <em>topping <\/em>dan lauk dari sushi juga pilihannya sangat terbatas sehingga perlu lagi menambah varian seperti penggunaan ikan.<\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sushi Rock N Roll adalah bisnis yang bergerak dalam bidang boga. Ide bisnis mereka adalah menjual sushi dengan cita rasa khas Indonesia sebagai produk utama mereka. Tujuan penggabungan cita rasa Jepang dan Indonesia adalah agar semua orang dapat menikmati sushi yang unik dengan rasa yang berbeda dari sushi yang ada pada restoran Jepang. Penggunaan bumbu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-2921","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2921"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2926,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2921\/revisions\/2926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}