{"id":2221,"date":"2019-07-04T11:22:38","date_gmt":"2019-07-04T04:22:38","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/?p=2221"},"modified":"2019-07-04T11:22:38","modified_gmt":"2019-07-04T04:22:38","slug":"potensi-kewirausahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/2019\/07\/04\/potensi-kewirausahaan\/","title":{"rendered":"Potensi Kewirausahaan."},"content":{"rendered":"<p>Karakteristik Wirausahawan sukses dengan semangat tinggi akan memberikan pedoman bagi analisa diri sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Kemampuan inovatif.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Inovasi memerlukan pencarian kesempatan baru. Hal tersebut berarti perbaikan barang dan jasa yang ada, menciptakan barang dan jasa baru, atau mengkombinasikan unsur-unsur produksi yang ada dengan cara baru dan lebih baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ini berarti kemampuan untuk berhubungan dengan hal yang tidak terstruktur dan tidak bisa diprediksi. Karakteristik ini berkaitan erat dengan proses inovatif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Keinginan untuk berprestasi adalah tanda-tanda penting dari dorongan keWirausahaan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hal ini menandai para pemiliknya sebagai orang yang tidak mengenal menyerah di dalam mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Kemampuan perencanaan realistis.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menetapkan tujuan yang menantang dan bisa diterapkan adalah tanda dari perencanaan realistis. Tujuan ditetapkan sesuai dengan tujuan dari Wirausahawan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Kepemimpinan terorientasi pada tujuan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Wirausahawan membutuhkan aktivitas yang mempunyai tujuan. Semangat yang tinggi memotivasi mereka untuk mengarahkan tenaga mereka dan rekan kerja serta bawahan mereka ke arah tujuan yang ditetapkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><\/li>\n<\/ul>\n<p>Wirausahawan obyektif di dalam mengarahkan pemikiran dan aktivitas keWirausahaannya dengan cara pragmatis. Wirausahawan mengumpulkan fakta-fakta yang ada, mempelajarinya dan menentukan arah tindakan dengan cara-cara praktis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Tanggung jawab pribadi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Wirausahawan memikul tanggung jawab pribadi, mereka menetapkan tujuan sendiri dan memutuskan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut dengan kemampuan mereka sendiri.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Kemampuan beradaptasi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Para Wirausahawan mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Ketika Wirausahawan terhambat oleh kondisi yang berbeda dari apa yang mereka harapkan, mereka tidak menyerah, namun melihat situasi secara obyektif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li>Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Wirausahawan mempunyai kemampuan mengorganisasi dan administasi di dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan orang-orang berbakat untuk mencapai tujuan. Mereka menghargai kompetensi dan akan memilih para spesialis untuk mengerjakan tugas dengan efisien.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lampiran :<\/p>\n<ul>\n<li><a href=\"http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kewirausahaan\">http:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Kewirausahaan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.academia.edu\/8118113\/Artikel_Kewirausahaan\">https:\/\/www.academia.edu\/8118113\/Artikel_Kewirausahaan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/jojocibarani\/552b85676ea83496038b456e\/artikel-kewirausahaan\">https:\/\/www.kompasiana.com\/jojocibarani\/552b85676ea83496038b456e\/artikel-kewirausahaan<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/jojocibarani\/552b85676ea83496038b456e\/artikel-kewirausahaan\">https:\/\/www.kompasiana.com\/jojocibarani\/552b85676ea83496038b456e\/artikel-kewirausahaan#<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/id.scribd.com\/doc\/39638975\/ARTIKEL-KEWIRAUSAHAAN\">https:\/\/id.scribd.com\/doc\/39638975\/ARTIKEL-KEWIRAUSAHAAN<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/tarie.wizie\/5528767ff17e61ae528b45c2\/artikel-tentang-kewirausahaan\">https:\/\/www.kompasiana.com\/tarie.wizie\/5528767ff17e61ae528b45c2\/artikel-tentang-kewirausahaan#<\/a><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/entrecompany.blogspot.com\/2013\/05\/artikel-tentang-kewirausahaan.html\">http:\/\/entrecompany.blogspot.com\/2013\/05\/artikel-tentang-kewirausahaan.html<\/a><\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/staff.uny.ac.id\/sites\/default\/files\/tmp\/ARTIKEL%20PPM%20KEWIRAUSAHAAN.pdf\">http:\/\/staff.uny.ac.id\/sites\/default\/files\/tmp\/ARTIKEL%20PPM%20KEWIRAUSAHAAN.pdf<\/a><\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/hedisasrawan.blogspot.com\/2015\/11\/pengertian-kewirausahaan-artikel-lengkap.html\">https:\/\/hedisasrawan.blogspot.com\/2015\/11\/pengertian-kewirausahaan-artikel-lengkap.html<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Karakteristik Wirausahawan sukses dengan semangat tinggi akan memberikan pedoman bagi analisa diri sendiri. &nbsp; Kemampuan inovatif. Inovasi memerlukan pencarian kesempatan baru. Hal tersebut berarti perbaikan barang dan jasa yang ada, menciptakan barang dan jasa baru, atau mengkombinasikan unsur-unsur produksi yang ada dengan cara baru dan lebih baik. &nbsp; Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity). Ini berarti kemampuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2221","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2221"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2222,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2221\/revisions\/2222"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/entrepreneur\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}