{"id":3684,"date":"2022-08-09T14:29:54","date_gmt":"2022-08-09T07:29:54","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/?p=3684"},"modified":"2022-08-09T14:29:55","modified_gmt":"2022-08-09T07:29:55","slug":"arti-kebahagiaan-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/2022\/08\/arti-kebahagiaan-2\/","title":{"rendered":"Arti Kebahagiaan"},"content":{"rendered":"\n<h1 class=\"wp-block-heading\"><\/h1>\n\n\n\n<p>Oleh: Dr. Agus Masrukhin<\/p>\n\n\n\n<p>Bila seseorang ditanya apa definisi bahagia menurut mereka, bisa jadi setiap orang akan berbeda-beda jawabannya. Hal itu terjadi karena setiap orang memiliki pedoman hidup yang berbeda, sehingga parameter kebahagian-pun akan berbeda-beda. Perbedaaan itu akhirnya juga menjadikan orientasi dan tujuan menikmati hidup menjadi berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan orang menganggap kebahagiaan akan dapat diraih bila memiliki harta yang melimpah alias kaya raya. Namun anggapan tersebut tidak selamanya benar, karena banyak juga yang menganggap bahwa harta bukanlah segalanya, dan tidak menjamin kebahagiaan hidup. Salah satu yang menganggap bahwa harta kekayaan bukan sumber utama kebahagiaan adalah pendiri <em>Microsoft<\/em>, <strong>Bill Gates<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti dilansir <em>CNBC Make It,<\/em> <strong>Gates<\/strong> mengatakan bahwa hal yang paling membuatnya bahagia adalah keluarga.&nbsp;Menurutnya, saat melihat anak-anaknya tumbuh menjadi dewasa dan terlihat bahagia, itu merupakan sesautu yang tak dapat dinilai dengan meteri. Anak-anak membuatnya menjadi lebih bijaksana, karena harus memberikan contoh yang baik kepada mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, <strong>Gates<\/strong> tak memungkiri bahwa dalam beberapa hal, uang telah membuatnya lebih bahagia. Menjadi seorang miliuner telah memberinya berkah karena tidak harus memikirkan biaya kesehatan atau biaya pendidikan anak-nakanya. Namun harta kekayaan hanyalah sebagai penunjang kebahagiaan seseorang, dan bukan jaminan utama untuk menjadi bahagia. Dengah harta yang&nbsp; melimpah seseorang bisa menikmati berbagai fasilitas dalam hidupnya, tetapi itu buukanlah kebahagiaan yang sebenarnya. Menurutnya, anak-anak yang mencapai kesuksesan dan bisa menikmati hidup mereka membuatnya merasa benar-benar berbahagia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Gates<\/strong> menambahkan, hal lain yang membuatnya berbahagia adalah bisa memberi manfaat bagi orang banyak. <strong>Gates<\/strong> dan mantan istrinya <strong>Melinda Gates<\/strong> telah menyumbang 519 juta dolar&nbsp; AS untuk yayasan mereka pada tahun 2019 lalu. Sumbangan tersebut dalam bentuk dana tunai dan saham dan menjadi yang terbesar dalam dunia filantropi global di tahun itu. Angka tersebut meningkatkan dana abadi <em>Bill &amp; Melinda Gates Foundation Trust<\/em> menjadi 49,8 miliar dollar per 31 Desember 2019. Nah, bagaimana dengan anda ? Apa yang membuat anda benar-benar menjadi bahagia ?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dr. Agus Masrukhin Bila seseorang ditanya apa definisi bahagia menurut mereka, bisa jadi setiap orang akan berbeda-beda jawabannya. Hal itu terjadi karena setiap orang memiliki pedoman hidup yang berbeda, sehingga parameter kebahagian-pun akan berbeda-beda. Perbedaaan itu akhirnya juga menjadikan orientasi dan tujuan menikmati hidup menjadi berbeda. Kebanyakan orang menganggap kebahagiaan akan dapat diraih bila [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":3675,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[110],"class_list":["post-3684","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article","tag-kebahagiaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3684","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3684"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3684\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3685,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3684\/revisions\/3685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3675"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3684"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3684"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3684"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}