{"id":2136,"date":"2020-12-17T14:08:33","date_gmt":"2020-12-17T07:08:33","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/character-building\/?p=2136"},"modified":"2020-12-17T14:08:33","modified_gmt":"2020-12-17T07:08:33","slug":"norma-yang-bersumber-dari-nilai-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/2020\/12\/norma-yang-bersumber-dari-nilai-masyarakat\/","title":{"rendered":"NORMA YANG BERSUMBER DARI NILAI MASYARAKAT"},"content":{"rendered":"\n<p>by : Adie Erar Yusuf<\/p>\n\n\n\n<p>Secara umum dapat dikatakan nilai adalah sesuatu yang dianggap baik atau buruk di masyarakat, sedangkan norma adalah aturan yang berlaku di masyarakat. Adapun norma dibentuk berdasarkan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat dalam rangka &nbsp;mewujudkan nilai-nilai yang ada. Sehingga nilai dan norma saling berhubungan dan penting bagi ketertiban dan keteraturan dalam masyarakat. Nilai atau <em>value<\/em> merupakan &nbsp;ukuran, patokan, anggapan, keyakinan dari sekelompok masyarakat &nbsp;mengenai benar-salah, pantas-tidak pantas, luhur-hina, indak-tidak indah, baik-tidak baik dan penting-tidak penting untuk dikerjakan atau dilaksanakan. Nilai sesuatu yang berguna dan baik yang dicita-citakan dan dianggap penting oleh masyarkat. Sesuatu dikatakan memiliki nilai, bila memiliki kegunaan, kebenaran, keindahan, kebaikan dan religiusitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar nilai-nilai dalam masyarakat bisa terwujud, maka masyarakat membuat norma-norma. Norma merupakan ketentuan yang berisi perintah-perintah dan larangan-larangan yang harus dipatuhi warga masyarkat demi terwujudnya nilai-nilai. Dengan demikian, norma-norma itu bersumber pada nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Misalnya masyarakat menginginkan nilai kesopanan dibuat etiket. terciptanya nilai ketertiban dan kedisiplinan dibuat tata tertib. Jadi norma-norma dibuat dengan tujuan untuk mewujudkan nila-nilai.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kenyataannya, nilai dapat berbentuj &nbsp;nilai individual dan nilai sosial. Apabila &nbsp;sesorang mengembangkan perasaannya sendiri yang berbeda dengan perasaan orang lain disebut nilai individual. Sedangkan, nilai-nilai yang dianut oleh sebagian besar warga masyarakat dinamakan nilai sosial. Kita semua hendaknya menghormati baik nilai individual maupun nilai sosial.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tim CBDC (2019), Character Building Kewarganegaraan&nbsp; (Char6014), Character Building Center (CBDC) Universitas Bina Nusantara<\/p>\n\n\n\n<p>Norma Yang Bersumber Dari Nilai Yang dianut Masyrakay. Diakses tanggal 1 September 2020 di <a href=\"https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/norma-dalam-masyarakat\/\">https:\/\/www.dosenpendidikan.co.id\/norma-dalam-masyarakat\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>by : Adie Erar Yusuf Secara umum dapat dikatakan nilai adalah sesuatu yang dianggap baik atau buruk di masyarakat, sedangkan norma adalah aturan yang berlaku di masyarakat. Adapun norma dibentuk berdasarkan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat dalam rangka &nbsp;mewujudkan nilai-nilai yang ada. Sehingga nilai dan norma saling berhubungan dan penting bagi ketertiban dan keteraturan dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-2136","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-article"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2136"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2136\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2137,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2136\/revisions\/2137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/character-building\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}