Dosen-Dosen UGM Diskusi dengan CBDC dan Sistem Informasi Binus University

Jakarta, Character Building

Universitas Gajah Madah (UGM) Yogyakarta yang diwakili oleh 10 dosen dan staf yang berasal Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi mengunjungi Binus University dan berdiskusi dengan Character Building Development Center (CBDC) dan Jurusan Sistem Informatika (SI) Binus University, Rabu 3 Oktober 2019. Dari CBDC hadir Dr. Antonius Atosokhi Gea, S.Th., MM dan Dr. Frederikus Fios, S.Fil., M.Th sementara dari School of Information System Binus hadir Dean of School of Information Systems, Dr. Yohannes Kurniawan, S.Kom., SE., MMSI dan beberapa dosen lainnya. Rombongan UGM dipimpin oleh Ir. Sarjiya, S.T., M.T., Ph.D., IPU bersama 9 dosen dan staf lainnya.

Di hadapan 10 tim UGM, Doktor Antonius Atosokhi Gea dan Doktor Frederikus Fios menjelaskan segala hal berkaitan dengan konsep dan implementasi pembelajaran Character Building (CB) di Binus University. Doktor Antonius dalam kesempatan ini menjelaskan sejarah didirikannya CBDC di Binus University yang sejak awal dirilisnya bersama pendiri dan Rektor Pertama Binus, Dr. Ir. Theresia Widia Soerjaningsih, MM (Rektor pertama periode 1996-2004).

“Kami bersama rektor pertama Ibu Widia sangat peduli dengan pentingnya masalah karakter ini bagi mahasiswa Binus. Oleh karena itu kami menciptakan empat program character building yang diajarkan kepada seluruh mahasiswa Binus. Keempat program itu yakni CB I: Relasi dengan diri sendiri, CB II: relasi dengan sesama, CB III: Relasi dengan Tuhan, dan CB IV: Relasi dengan alam, Iptek dan dunia profesional”, kenang Doktor Anton.┬áDengan mengikuti empat program CB ini diharapkan mahasiswa dan tamatan Binus tidak saja cerdas secara rasional (logis) dan menguasai keterampilan teknis (skills) namun juga terlebih dari itu mereka juga baik secara moral-etis (good) dalam sikap dan tindakannya.

Doktor Anton juga menjelaskan dinamika perkembangan CB di Binus sampai saat ini yang juga memasukkan materi CB: Pancasila, CB: Kewarganegaraan dan CB: Agama. “Kendatipun Pancasila, Agama dan Kewarganegaraan itu mata kuliah wajib umum dari pemerintah karena amanat Undang-Undang, namun dalam pengajarannya kita tidak lupa menekankan pentingnya character building dalam pembelajaran MKWU ini. Sehingga pembelajaran CB di Binus tidak saja mengarah pada kegiatan akademik di dalam kelas, tetapi juga mengutamakan kegiatan di luar kelas melalui social project untuk melatih karakter mahasiswa Binus yang jujur, toleran, peduli, bangga pada diri sendiri dan mencintai budaya Indonesia”, jelas Doktor Anton.

Sementara Doktor Fios menambahkan penjelasan mengenai pentingnya digitalisasi CB yang merupakan salah perwujudan aktualisasi CB relevan dengan semangat generasi milenials dan era revolusi industri 4.0. “Website ini merupakan salah satu bentuk komitmen untuk mengembangkan CBDC dengan memberi ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk berdiskusi dan berpikir serta menulis tentang hal-hal seputar character building”, tutur Doktor Fios.

Ir. Sarjiya, Ph. D dalam dialog memberikan apresiasi kepada CBDC dan juga Jurusan Sistem Informatika Binus yang mengintegrasikan kemampuan hard skills dengan soft skills berbasis character building. Semoga CBDC ini semakin berkembang dan terus produktif menghasilkan karya-karya inovasi pemikiran yang berguna bagi pembentukan generasi muda bangsa yang berkarakter dan berkualitas di masa depan(*/Frederikus Fios).