Pendidik, Didikan, Dan Strateginya
Oleh: Silverius CJM Lake
Puji Syukur kepada Allah Mahabijaksana yang menganugerahkan bangsa Indonesia pengetahuan dan kebijaksanaan melalui proses pembelajaran dan pendidikan serta karya cipta manusia. Pada awal bulan Mei bangsa Indonesia merayakan Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional. Hal ini mendorong komitmen bangsa pada salah satu tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa menuju peningkatan intelektualitas generasi muda serta kinerja masyarakat pekerja Indonesia.
Selanjutnya, pendidik, dan didikan ditempatkan pada pusat pendidikan nasional. Sementara dalam perjalanan process pendidikan masih terdapat beberapa kelemahan. Namun, pendidikan itu sendiri tentu memiliki kekuatan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan. Sekitar dua puluh tahun yang lalu dunia pendidikan berjalan dengan menggunakan strategi kontemporer ketika itu yaitu strategi untuk mengatasi berbagai ketakutan. Hasil didikan yang masuk ke dunia usaha dunia kerja industrial memeroleh gambaran tentang model bisnis baru antara lain berkarya dengan menggunakan internet atau work online. Model kerja baru tersebut mengejutkan karyawan yang belum familiar dengan dunia maya.
Dalam konteks tersebut, pendidik diharapkan menambahkan model pendidikan yang mendukung kemampuan dan keterampilan didikan dalam hal work online. Proses pendidikan memerlukan suatu strategi yang relevan. Strategi yang boleh dipilih yaitu adopsi blue ocean strategy yang mana siswa, mahasiswa, dan alumni mampu memahami ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkarya dengan tidak merasa gelisah, kecewa, takut, sedih, suram, melainkan tetap optimis. Strategi blue ocean idea diterapkan dalam dunia pendidikan dan dunia kerja dengan tujuan untuk meyakinkan didikan dan alumni bahwa hal-hal yang bersifat internet, online, digital tidak relevan dengan kegelisahan dan ketakutan terhadap dominasi dunia maya.
Blue Ocean Strategy (Kim & Mauborgne, 2005) dipahami sebagai strategi yang aktual, menuntut kreativitas dan memanfaatkan peluang untuk peningkatan dan pencapaian yang tinggi serta melampaui batasan-batasan dalam proses tertentu termasuk proses pendidikan nasional. Ketika perangkat teknologi komputer digunakan dalam proses pendidikan dan pengajaran maka penerapan blue ocean strategy sebenarnya mendorong pencapaian tujuan pendidikan bagi didikan. Pertimbangan efektivitas blue ocean strategy berhubungan dengan pencapaian target pendidikan baik dalam hal kompetensi maupun nilai-nilai moral. Selanjutnya blue ocean strategy membantu proses inovasi bahkan invensi. Di tengah samudera biru bukan merah, tentu tidak indah jika berlayar sendiri saja. Karena itu dibutuhkan partnering and collaboration system.
Dan, ukuran keberhasilan penggunaan blue ocean strategy pada proses pendidikan nasional bergantung pada kreativitas pendidik dan serapan didikan. Strategi tersebut tidak mengandung risiko melainkan mencapai hasil yang lebih baik dan lebih tinggi serta lebih bijaksana. Dengan demikian proses pendidikan nasional tetap mengarah pada tujuan pendidikan nasional, pencapaian kecerdasan bangsa, serta pemenuhan kompetensi individual-komunal yang tidak disandra teknologi digital dan artificial intelligence kini.