Tahun Baru dan Tradisi Kesejahteraan
Oleh: Silverius CJM Lake
Hari ini January 10, 2026, menunjukkan cukup cepat memasuki tahun baru. Bagi yang memulainya dengan menghitung hari demi hari sambil melihat jam dinding 2 x 12 setiap hari baru, tentu merasakan detik-detik yang berputar dan terus berputar. Sepertinya hal ini berbeda dari yang memiliki planning, komitmen, kemudian melanjutkan karya-karya menuju pencapaian-pencapaian. Kedua model penghitungan dan pencatatan waktu tersebut entah dipilih salah satunya atau keduanya, indikasi bahwa persembahan hidup dan karya basis pada time management attitude. Bagaimana pun pengembangan hidup dan karya ditentukan time management attitude. Pertanyaannya adalah apakah sejarah 2025 merupakan penanda seperempat abad hidup dan berkarya bagi upaya mengatasi masalah pendidikan civitas academica, masalah kesejahteraan masyarakat, masalah perdamaian dunia global setelah tahun 2000?
Dalam terang kategori tersebut, tahun 2026 sebaiknya dimulai dengan tradisi berpikir dan berkarya dalam menghadapi permasalahan sekitar kampus, lokal nasional, dan dunia global. Tujuan-tujuan yang diurutkan basis pada skala prioritas tentu dibangun berdasarkan konstruksi yang kuat dan protektif. Di sini tradisi ilmiah, budaya kampus, peradaban postmoderen menjadi acuan dan rujukan yang relevan dan etis. SPIRIT Binus University sebagai values selalu menjadi penggerak untuk Striving for excellence, melalui Perseverance and Integrity, menyadari Respect and Innovation, serta partisipasi dalam Teamwork. Maksudnya, melalui berbagai values yang telah internalisasi, menjadi tradisi, serta membudaya, maka kegelisahan-kegelisahan yang dialami dapat diatasi dengan baik dan efektif.
Kembali kepada time management attitude yang dianggap teratur dan terukur, tidak mungkin sesat dan gagal. Karena itu, mengawali periode 2026 dengan tradisi dan syukur yang menjadi kekuatan bersama, akan mengantar menuju kebaikan dan kesejahteraan. Semangat dan perjuangan tidak mungkin dipatahkan riak-riak tantangan dan hambatan. Poin utama adalah pengalaman 2025 menjadi guru terbaik untuk mencapai impian dan resolusi 2026. Selanjutnya, tradisi tentu tak pernah ditinggalkan manusia dan zamannya. Demikian pun manusia tidak pernah lupa berterima kasih serta syukur kepada Allah Sang Pencipta. Inilah alasan untuk hidup dan berkarya sebagaimana mustinya. Marilah berdiri dan menatap jam dinding dan kalender 2026 serta berkarya seirama, serasi, serasa sehangat percikan kembang api 2026. Happy New Year and Well Being January 2026.