Relasi: Orang Asing dan Menjadi Asing

Oleh:  Oki Hermawati

Sejak kecil kita biasa diajarkan untuk menjaga jarak dan tidak berbicara dengan orang asing. Orang asing yang dikmaksudkan adalah orang yang tidak dikenal. Orang asing disini tentunya bukan warga negara asing. Orang asing dimana kita tidak pernah bertemu. Orang asing dimana kita juga tidak pernah berinteraksi. Intinya harus berhati-hati terhadap orang asing. Jangan berespon terhadapnya, jangan berinteraksi dengannya.

Manusia memiliki hubungan yang kompleks dengan sesamanya sehingga menjadi orang asing atau menjadi asing merupakan dua hal yang dapat terjadi dalam sebuah relasi. Pria dan wanita yang menjalin hubungan dekat dapat saja ketika putus dalam relasi, menjadikan keduanya tiba-tiba menjadi orang asing bagi satu sama lain. Dua orang yang bersahabat sejak kecil sampai dewasa dapat saja keduanya menjadi orang asing jika ada cerita pengkhianatan atau masalah serius dalam relasi persahabatannya. Pasangan suami-istri yang bercerai berubah menjadi orang asing jika cerita perceraian diwarnai drama perselingkuhan dan sebagainya. Relasi dua orang manusia dekat dapat saja tiba-tiba menjadikan keduanya asing dan menjadi orang asing bagi kedua belah pihak.

Setiap kita mungkin pernah memiliki pengalaman menjadi orang asing atau menjadi asing. Sahabat dapat menjadi orang asing jika relasi didalamnya mengalami keretakan. Keluarga dapat saja menjadi orang asing jika diwarnai pertikaian yang tiada ujungnya. Jika kita menjadi orang asing bagi orang lain yang pernah dekat dengan kita tentu menjadikan sebuah pergumulan tersendiri. Jika orang lain yang dulu pernah dekat menjadi orang asing bagi kita tentu juga memiliki permasalahannya sendiri. Intinya menjadi orang asing atau menjadi asing, keduanya memiliki kompleksitasnya tersendiri.

Relasi manusia memang unik, yang dulu dekat dapat menjadi asing, yang dulu asing dapat menjadi dekat. Bagaimana kita melalui pengalaman menjadi “orang asing” tanpa merasa merasa asing? Bagaimana kita melalui pengalaman menjadi asing tanpa merasa menjadi “orang asing?” Keduanya memerlukan kedewasaan dalam kita menyikapi relasi menjadi orang asing dan menjadi asing. Mari kita upayakan tidak menjadi orang asing dan menjadi asing dalam relasi kita dengan sesama.

Oki Hermawati