Kurangnya Penggunaan Mobil Listrik di Pulau Sumatra

Oleh : Fritz Gradiyoga | PPTI 19 | 2702363651

Penggunaan mobil listrik di pulau Sumatra masih tergolong rendah, dikarenakan keterbatasan infrastruktur yang terdapat di pulau Sumatra, Salah satu dealer mobil listrik bermerek Hyundai yang terdapat di daerah Lampung juga mengalami kendala karena minimnya elektrifikasi di wilayah Sumatera. Hal ini sangat mempengaruhi daya jual mobil listrik di wilayah Sumatera. Seperti pada daerah Lampung, penjualan mobil listrik masih hanya berkisar 5 sampai 10 persen. Akses untuk penggunaan mobil listrik di Lampung biasa hanya terkonsentrasi di daerah Bandar Lampung dan Metro.

Berangkat dari data tersebut saya merasa bahwa penggunaan mobil listrik masih kurang dapat diterapkan di wilayah Sumatera. Wilayah Sumatera juga terkenal karena sering terjadi pemadaman listrik yang lama durasinya, hal ini dikarenakan terdapat masalah pada jaringan transmisi SUTET. Semua gangguan listrik seperti pemadaman listrik massal atau kurangnya infrastruktur yang mendukung penggunaan listrik semua ini diakibatkan kurangnya manajemen yang baik dari PLN itu sendiri. Peningkatan di infrastruktur penghasil dan pendukung listrik perlu lebih ditingkatkan lagi di wilayah Sumatera.

Beberapa langkah yang dapat diambil oleh PLN untuk lebih meningkatkan infrastruktur pembangkit listrik dapat dengan membangun pembangkit listrik yang baru dan lebih mudah untuk dipelihara. Dan terdapat teknologi yang dapat digunakan tidak hanya pada PLN yang terdapat di Sumatera, namun dapat digunakan oleh seluruh PLN yang terdapat di Indonesia, teknologi tersebut berupa implementasi GRID cerdas atau yang biasa disebut sebagai “Smart Grid”. Peningkatan Infrastruktur juga dapat didorong melalui investasi. Jika Pemerintah bermitra dengan perusahaan swasta yang mendapatkan banyak investasi, maka kemitraan antara pihak pemerintah dan swasta akan dapat sangat mendukung dalam dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan. Ketidakseimbangan dalam penggunaan mobil listrik di Indonesia, terutama di Sumatera dapat diselesaikan dengan elektrifikasi pada daerah kecil yang terdapat di daerah terpencil yang ada di pulau Sumatera. Jika semua hal yang sudah disebutkan diatas dapat terwujud maka penggunaan mobil listrik dapat lebih meningkat di pulau Sumatera dan akan lebih banyak orang yang dapat menikmati teknologi mobil listrik.

Saya dapat menyimpulkan bahwa pemerintah masih belum berkompeten dalam pembagian energi listrik di Wilayah Sumatra karena PLN merupakan perusahaan yang dipegang oleh pemerintah. Hal ini mempengaruhi ke jumlah penggunaan mobil listrik, bahkan bukan hanya mobil listrik, melainkan penggunaan tekonologi – teknologi yang menggunakan energi listrik.

Beberapa solusi diatas dapat dijadikan sebagai kritik beserta solusinya ke depan agar dapat lebih memajukan wilayah Sumatra agar tidak tertinggal dengan pulau Jawa dan yang lainnya.

Referensi :

  1. Mobil Listrik Masih Minim Peminat di Sumatera Mobil Listrik Masih Minim Peminat di Sumatera
  2. PLN Ungkap Penyebab Listrik Sumatera Berhari-hari Padam, Warga Rugi Jutaan Rupiah PLN Ungkap Penyebab Listrik Sumatera Berhari-hari Padam, Warga Rugi Jutaan Rupiah
Fritz Gradiyoga