{"id":1911,"date":"2023-04-30T12:00:45","date_gmt":"2023-04-30T05:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/?p=1911"},"modified":"2024-01-08T14:48:30","modified_gmt":"2024-01-08T07:48:30","slug":"over-confidence-menurut-pandangan-recuiter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/","title":{"rendered":"Over Confidence Menurut Pandangan Recuiter"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Interview merupakan proses dalam mengenal calon kandidat. Ada beberapa kandidat yang menurut recruiter kurang percaya diri sehingga kurang dapat menyampaikan pengalaman dan kemampuan yang dimiiliki dengan baik, bahkan tak jarang ada kandidat yang dirasa memiliki rasa kepercayaan diri yang berlebihan atau biasa disebut dengan <em>over confidence<\/em>. <em>Over <\/em>confidence bisa jadi membuat <em>recruiter<\/em> menjadi kurang <em>respect<\/em> terhadap kandidat. Keseimbangan antara rasa percaya diri dengan kerendahan hati adalah kunci dari<em> interview<\/em> yang sukses.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berikut ciri-ciri sikap <em>over confidence<\/em>:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Sikap merasa sudah menguasai segalanya<br \/>\nBiasanya orang yang <em>over confidence<\/em> merasa sudah banyak mempunyai ilmu sehingga merasa tidak membutuhkan pengembangan <em>skill<\/em> dan kebutuhan untuk terus belajar. Sebaiknya walaupun kamu sudah menguasai berbagai macam ilmu kamu harus tetap menunjukkan bahwa kamu masih terbuka untuk belajar, menyempurnakan pengalaman, memperluas pengetahuan, dan siap untuk menghadapi tantangan baru. Karena tidak bisa dipungkiri ilmu pengetahuan akan terus berkembang dari waktu ke waktu.<\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"2\">\n<li>Berbicara tanpa henti tentang diri sendiri<br \/>\nKetika melakukan <em>interview <\/em>bisa saja kita mengalami ketegangan. Namun, jangan sampai ketegangan tersebut berubah menjadi hal yang kurang disukai oleh <em>recuriter<\/em>. Orang yang tegang\/gugup bisa saja menjadi kurang terstruktur dalam berbicara. Selain itu bisa juga mendahului pewawancara, mendominasi ketika berbicara, tidak mendengarkan, dan tidak terbuka terhadap pendapat mereka. Kamu bisa memberikan jeda sebentar untuk dapat berpikir terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan <em>recruiter<\/em> dan menyusun kalimat yang tepat tanpa harus berbelit-belit.<\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"3\">\n<li>Tidak mengenali diri sendiri<br \/>\nTidak jarang <em>recuriter<\/em> menanyakan tentang kekurangan yang kamu miliki. Jangan sampai kamu menjawab dengan \u201csaya tidak memiliki kekurangan\u201d. Jawaban tersebut bisa menjadi salah satu ciri seseorang merasa <em>over confidence<\/em>. Pada dasarnya <em>recrutier<\/em> tidak terlalu terfokus pada kekurangan yang kamu miliki. Namun biasanya pertanyaan tersebut adalah untuk mengukur seberapa paham kandidat terhadap diri mereka sendiri misalnya melalui introspeksi diri, dan bagaimana kandidat memperbaiki kekurangan tersebut. Jadi, sebelum <em>interview<\/em> dimulai silahkan renungkan apa kekurangan diri sendiri, dan bagaimana cara mengatasinya ya !<\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"4\">\n<li>Berbohong atas pencapaian diri<br \/>\nSeorang pelamar tentunya sangat ingin untuk dapat menyampaikan pencapaian yang telah ia lakukan. Pencapaian tersebut bisa menjadi daya tarik dari <em>recuriter <\/em>untuk merekrut kandidat tersebut. Kamu bisa menjelaskan pencapaianmu menggunakan metode STAR (Situation \u2013 Task \u2013 Action &#8211; Review) atau dengan menjelaskan situasi, tugas, kendala, tindakan, dan hasil dari aksi tersebut dengan sebenar-benarnya. Dengan menyebutkan secara runtut dan ditambahkan dengan data-data yang akurat maka dapat meningkatkan kepercayaan <em>recuriter <\/em>terhadap pencapaian yang telah kamu lakukan. Kamu harus tahu bahwa <em>recuriter<\/em> mempunyai banyak <em>tools<\/em> untuk mengetahui dan mengukur apakah <em>skill<\/em> tersebut benar kamu miliki atau tidak, misalnya dengan tes praktek atau <em>reference check<\/em> dari perusahaanmu sebelumnya. Jadi, sampaikan dengan sejujur-jujur nya ya !<\/li>\n<\/ol>\n<ol style=\"text-align: justify;\" start=\"5\">\n<li>Perhatikan gesture<br \/>\nKetika sesi <em>interview<\/em>, <em>recuriter<\/em> tidak hanya menganalisis jawaban dari pelamar. <em>Recuriter<\/em> juga melakukan observasi dari gestur atau gerak tubuh yang dilakukan oleh kandidat. Pada dasarnya gestur yang dilakukan kandidat bisa saja merupakan hal bawah sadarnya. Namun ada beberapa gestur yang bisa kamu hindari ketika hadir interview misalnya menyilangkan kaki, melipat tangan, dan memiliki mimik muka acuh tak acuh. Kamu bisa mulai berlatih misalnya dengan berjabat tangan dengan energik yang dapat menandakan kepercayaan diri, gesture tegak dan pandangan kedepan saat duduk yang menandakan kredibilitas, melakukan kontak mata yang memberikan kesan dapat dipercaya, menggerakkan tangan saat berbicara yang menandakan sifat terbuka dan ramah, serta mengangguk saat perbincangan menunjukkan minat dan kepahaman. Kamu bisa mulai berlatih gestur-gestur tersebut dengan role play di depan kaca agar tidak kaku saat interview nanti.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada baiknya walaupun kamu sudah memiliki banyak pengalaman untuk tetap rendah hati dan menunjukkan bahwa kamu masih perlu belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi. Jangan sampai proses seleksi kerjamu tidak lolos karena <em>first impression<\/em> yang buruk karena <em>over confidence<\/em>. Persiapkan diri dengan baik untuk proses seleksinya agar lolos di perusahaan impianmu ya !<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Referensi:<br \/>\nHammond, C. 2022. The dangers of being over-confident. Diakses pada tanggal 20 April 2023. <a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/future\/article\/20220901-the-dangers-of-being-over-confident\">https:\/\/www.bbc.com\/future\/article\/20220901-the-dangers-of-being-over-confident<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ray, L. 2023. How to Avoid Being Overconfident in an Interview. Diakses pada tanggal 20 April 2023. <a href=\"https:\/\/work.chron.com\/avoid-being-overconfident-interview-1015.html\">https:\/\/work.chron.com\/avoid-being-overconfident-interview-1015.html<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Lintang Rizka Ramadhani, S.Psi.<br \/>\nEditor: Ira Setyawati, S.Psi., M.A.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Interview merupakan proses dalam mengenal calon kandidat. Ada beberapa kandidat yang menurut recruiter kurang percaya diri sehingga kurang dapat menyampaikan pengalaman dan kemampuan yang dimiiliki dengan baik, bahkan tak jarang ada kandidat yang dirasa memiliki rasa kepercayaan diri yang berlebihan atau biasa disebut dengan over confidence. Over confidence bisa jadi membuat recruiter menjadi kurang respect [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1912,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-1911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v15.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Over Confidence Menurut Pandangan Recuiter - BINUSIAN Journey<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Over Confidence Menurut Pandangan Recuiter - BINUSIAN Journey\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Interview merupakan proses dalam mengenal calon kandidat. Ada beberapa kandidat yang menurut recruiter kurang percaya diri sehingga kurang dapat menyampaikan pengalaman dan kemampuan yang dimiiliki dengan baik, bahkan tak jarang ada kandidat yang dirasa memiliki rasa kepercayaan diri yang berlebihan atau biasa disebut dengan over confidence. Over confidence bisa jadi membuat recruiter menjadi kurang respect [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUSIAN Journey\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-30T05:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-08T07:48:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Over-confident-menurut-pandangan-HRD.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"312\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\">\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\">\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/\",\"name\":\"BINUSIAN Journey\",\"description\":\"BINUS Higher Education\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/Over-confident-menurut-pandangan-HRD.png\",\"width\":700,\"height\":312},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/\",\"name\":\"Over Confidence Menurut Pandangan Recuiter - BINUSIAN Journey\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2023-04-30T05:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-08T07:48:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/#\/schema\/person\/9d69644c34ecff72bfff573058c73ee8\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/2023\/04\/30\/over-confidence-menurut-pandangan-recuiter\/\"]}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/#\/schema\/person\/9d69644c34ecff72bfff573058c73ee8\",\"name\":\"jouradmin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/81d0510bcc3b42f39d4454ef6e02a9016117b664ea20341b982889716a45878b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"jouradmin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1916,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1911\/revisions\/1916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binusian-journey\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}