BINUSIAN JOURNEY

Pentingnya Kemampuan Berfikir Analitis di Dunia Kerja

Pada era globalisasi dan transformasi digital saat ini, kemampuan berfikir analitis menjadi salah satu keterampilan kunci yang sangat diperlukan di dunia kerja. Kemampuan ini tidak hanya penting bagi professional teknologi atau keuangan, melainkan juga bagi individu di berbagai bidang industri. Berfikir analitis berkaitan dengan kemampuan pemacahan masalah yang kompleks melalui tahapan pengumpulan dan analisis informasi untuk memperoleh solusi yang efektif.

Dalam dunia kerja, permasalahan yang dihadapi akan semakin kompleks dan rumit seiring berjalannya waktu dan tingginya kompetisi bisnis. Selain itu, teknologi dan pembaruan informasi juga dapat menyebabkan timbulnya permasalahan baru dan menuntut kita untuk selalu berfikir dan beradaptasi. Kemampuan berfikir analitis digunakan untuk mencari solusi baru dari setiap permasalahan tersebut.

Secara umum, berfikir analitis merupakan kemampuan untuk mengatasi masalah yang rumit dengan mengumpulkan seluruh informasi yang didapatkan secara terstruktur dan mengevaluasi informasi tersebut sehingga menghasilkan solusi kreatif untuk memecahkan suatu masalah secara efektif dan efisien. Kemampuan ini diperlukan juga saat mendeteksi pola, melakukan brainstorming, menerjemahkan data, memecahkan masalah dan membuat keputusan berdasarkan berbagai faktor dan opsi yang tersedia.

Untuk suatu organisasi perusahaan orang yang memiliki kemampuan ini sangat dicari karena dapat membantu organisasi untuk menemukan solusi dan mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi di dunia bisnis. Beberapa contoh profesi yang harus memiliki kemampuan ini antara lain programmer, data analyst, akuntan, arsitek, dan guru. Kemampuan ini juga berguna apabila kamu pindah pekerjaan atau indsutri yang berbeda dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan kemampuan berfikir analitis adalah salah satu jenis transferable skills yang dapat digunakan dalam berbagai pekerjaan dan jalur karir.

Kemampuan analytical thinking dapat diasah dan dikembangkan melalui cara-cara berikut :

  1. Amati lingkungan sekitar
    Tujuan dari mengamati lingkungn sekitar adalah kita bisa menganalisis system kerja, cara berkomunikasi, atau bagaimana suatu masalah dapat terpecahkan. Kamu bisa mengamati setiap proses kerja yang berlangsung di lingkungan kerja baik dengan rekan kerja ataupun atasan.
  1. Perbanyak ilmu dengan membaca
    Melalui membaca kita bisa mendapatkan banyak informasi tentang banyak hal dan akan mendatangkan ide baru yang lebih bervariatif untuk bisa diterapkan. Tidak hanya buku, kamu bisa memberoleh ilmu dari media sosial, internet, atau media lain.
  1. Berfikir kritis dan aktif bertanya
    Agar dapat menambah wawasan kamu bisa mengajukan pertanyaan kepada rekan kerja atau atasan tentang hal yang ingin kemu ketahui. Agar lebih efektif, sebelum mengajukan pertanyaan kamu bisa melakukan riset terlebih dahulu tentang pertanyaan yang ingin diajukan.
  1. Latih dengan permainan yang mengasah otak
    Saat ini sudah banyak tersedia permainan-permainan yang dapat digunakan untuk mengasah otak, misalnya Sudoku, teka teki silang, ataupun catur. Apabila sedang santai kamu bisa memainkannya agar kemampuan berfikir lebih kritis dapat terasah sehingga dapat diaplikasikan saat melakukan pekerjaan.
  1. Buat kerangka berfikir
    Setiap masalah pasti akan memiliki solusi. Untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis saat menghadapi masalah siapkan 2 – 3 pilihan solusi yang akan digunakan. Dari pilihan tesebut kamu bisa memiliki solusi yang paling efektif untuk diaplikasikan.

Kemampuan berfikir kritis saat ini bukan hanya menjadi keunggulan tambahan di dunia kerja melainkan kemampuan yang harus dimiliki. Oleh karena itu, menjadi kewajiban agar setiap individu harus mau belajar agar memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan untuk mencapai kesuksesan karir dan berkontribusi bagi perusahaan.

Penulis : Lintang Rizka Ramadhani, S.Psi
Penyunting : Ajeng Diah Hartawati, M.Psi, Psikolog