BINUSIAN JOURNEY

Bagaimana Caranya Agar Siap Bersaing Meskipun IPK Rendah

Bagi kamu yang merasa memiliki IPK yang kurang memuaskan atau rendah, jangan berkecil hati. Kamu masih bisa memiliki kesempatan untuk tampil menarik dan siap bersaing di pintu dunia kerja. IPK memang sering kali menjadi tolak ukur dalam proses seleksi kerja. Akan tetapi, bagi kamu yang memiliki IPK rendah, kamu bisa memaksimalkan dan memanfaatkan beberapa hal berikut ini untuk dijadikan senjatamu siap bersaing :

  1. Pengalaman Berorganisasi
    Aktivitas berorganisasi ini bisa kamu sesuaikan dengan minat kamu ya. Kamu bisa menemukan berbagai organisasi yang ada di dalam kampus maupun luar kampus. Kamu bisa berperan sebagai anggota saja atau pengurus. Apapun posisimu dalam organisasi tersebut, pastikan kamu berperan aktif pada kegiatan maupun aktivitas yang ada. Sebab tujuan dari berorganisasi bukan hanya sebagai status melainkan menjali prose belajar didalamnya seperti berkomunikasi, team work, negosiasi, dll.
  1. Mencari Pengalaman Kerja / Internship / Asistensi
    Ada penelitian yang menunjukkan bahwa 58% perusahaan memasukkan pengalaman kerja sebagai kualifikasi paling popular, dan 48 & lainnya menjadikan pengalaman kerja sebagai faktor kedua terpopuler. Pengalaman bekerja tidak selalu harus menjadi pekerja fulltime loh. Ada macam-macam kegiatan yang bisa termasuk dalam kategori pengalaman kerja/magang/asistensi  yaitu : Kerja paruh waktu (part-time), Freelancer, Asisten dosen, Asisten praktikum.
  1. Mengikuti Pendidikan non Formal
    Pendidikan non-formal yang dimaksudkan disini dapat berupa Seminar, Training, Workshop, dan Certification Course. Pendidikan non-formal ini biasanya bertujuan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kemampuan diri yang merupakan technical skill maupun soft skills. Dijaman kemajuan teknologi dan informasi seperti saat ini mempermudah proses belajar dari manapun dengan siapapun. Banyak platform yang menyediakan program pembelajaran tematik dan juga ada yang sistematik.
  1. Membuat Portfolio
    Portfolio merupakan hasil karya yang benar-benar kamu buat sendiri. Portfolio dapat menjadi lampiran yang menarik karena bisa sebagai sarana unjuk kemampuan. Dengan portfolio, perusahaan akan lebih dapat melihat jelas hasil kerjamu dan lebih yakin untuk memperkerjakanmu.  
  1. Membuat Personal Branding pada Social Media
    Saat ini merupakan era digital. Para recruiter dan perusahaan akan mengecek profil dan track record seseorang melalui jejak digital. Kamu bisa mulai membersihkan konten-konten yang menggambarkan dirimu menjadi pribadi yang di cap negative, buatlah tampilan sisi siakp positif dan profesionalitas dirimu pada sosial media. Kamu bisa mulai dengan membuat akun pada situs pencari kerja seperti LinkedIn, jobstreet, dll.
  1. Membangun Relasi
    Membangun relasi yang baik. Berkenalan dengan orang-orang yang sekiranya dapat mendukungmu untuk dapat terus mengembangkan diri. Menjalin hubungan yang baik pada akhirnya membuat mereka dapat melihat hasil kerjamu dan mengenali potensi serta kemampuan yang ada pada dirimu sehingga mau merekomendasikan dirimu.
  1. Menjadi Entrepreuner
    Jalan lain untuk berkarir tidak hanya dimulai dari menjadi pekerja atau karyawan. Jika kamu memiliki support sistem dan kemampuan yang memadai untuk menjadi seorang pengusaha dan pebisnis, Alih-alih mencari lowongan pekerjaan, kamu bisa justru menjadi yang membuka lowongan pekerjaan ya.

Created by.
Ajeng Diah Hartawati