{"id":11193,"date":"2014-08-10T00:00:00","date_gmt":"2014-08-10T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2014\/08\/10\/the-rise-of-mobile-cards\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:30","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:30","slug":"the-rise-of-mobile-cards","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2014\/08\/10\/the-rise-of-mobile-cards\/","title":{"rendered":"The rise of mobile cards"},"content":{"rendered":"<p>Saat ini banyak aplikasi popular yang mengadopsi tampilan UI berbentuk seperti kartu. Contoh aplikasi yang sudah menerapkan tampilan UI seperti kartu adalah Tinder, Jelly, Swell, Google Now, Facebook, twitter, Pinterest, dan Secret. Masih banyak aplikasi dan website lain yang sudah mulai mengadopsi\u00a0pemikiran UI berbentuk kartu.<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/dmd.binus.ac.id\/wp-content\/blogs.dir\/1\/files\/2014\/08\/1-9L53zK_qb4C0Ew8L6qoSpw.png\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1565\" src=\"http:\/\/dmd.binus.ac.id\/wp-content\/blogs.dir\/1\/files\/2014\/08\/1-9L53zK_qb4C0Ew8L6qoSpw.png\" alt=\"UI-card-app-design\" width=\"600\" height=\"355\" \/><\/a><\/p>\n<p>Berikut beberapa keuntungan dalam mengadopsi UI berbentuk kartu:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Glanceable.<\/strong> Struktur UI berbentuk kartu dapat membuat struktur informasi mudah untuk dilihat sekilas. Pengguna\u00a0dapat dengan mudah mengetahui isi dari konten tanpa harus menggeser bagian tertentu, memperbesar atau scrolling.<\/li>\n<li><strong>Fast.<\/strong>\u00a0 Dengan UI kartu,\u00a0membuat suatu keputusan disebuah konten dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Itu dikarenakan UI berbentuk kartu yang baik sudah memiliki kontrol keputusan yang baik, seperti Tapping ( menekan ), Swiping ( menggesekkan ) atau Flicking ( menjentikkan ).<\/li>\n<li><strong>Shareable. <\/strong>Menurut Benedict Evans, salah satu tantangan besar di perangkat mobile adalah kemampuan untuk\u00a0berbagi karena media mobile kurang memiliki struktur URL seperti web. UI berbentuk kartu dapat menjawab tantangan tersebut dengan mengumpulkan informasi menjadi suatu objek yang dapat dibagikan dengan mudah.<\/li>\n<li><strong>Monetizable.<\/strong> Tantangan lain pada media Mobile adalah kurangnya\u00a0tingkat konversi untuk proses transaksi. Kartu dapat menjawab tantangan ini dengan membuat sebuah proses transaksi lebih\u00a0efisien dalam keterbatasan media mobile atau setara dengan kartu kredit dalam bentuk digital. (Misalnya menyimpan informasi keuangan dalam &#8220;Mobile Wallet&#8221;)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam banyak hal, kartu adalah sudut pandang penglihatan yang baru untuk melihat konten web. Melalui struktur yang sederhana, penerapan ini memberikan pengalaman mobile yang lebih alami, intuitif dan interaktif, memungkinkan orang untuk mencapai tujuan mereka (menemukan, berbagi, bertransaksi, dll) dengan lebih cepat dan efisien.<\/p>\n<p>Walaupun UI dengan tampilan kartu ini tidak selalu menjadi sebuah pola desain pada sebuah aplikasi dan web, namun dapat tetap menjadi sebuah pilihan yang baik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber artikel :<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/medium.com\/mobile-marketing\/the-rise-of-mobile-cards-ef5d35ab6fc\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/medium.com\/mobile-marketing\/the-rise-of-mobile-cards-ef5d35ab6fc<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat ini banyak aplikasi popular yang mengadopsi tampilan UI berbentuk seperti kartu. Contoh aplikasi yang sudah menerapkan tampilan UI seperti kartu adalah Tinder, Jelly, Swell, Google Now, Facebook, twitter, Pinterest, dan Secret. Masih banyak aplikasi dan website lain yang sudah mulai mengadopsi\u00a0pemikiran UI berbentuk kartu. Berikut beberapa keuntungan dalam mengadopsi UI berbentuk kartu: Glanceable. Struktur [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11193","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11193"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12014,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193\/revisions\/12014"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}