{"id":11114,"date":"2020-12-31T00:00:00","date_gmt":"2020-12-31T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/trend-02-simple-data-visualizations\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:15","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:15","slug":"trend-02-simple-data-visualizations","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/trend-02-simple-data-visualizations\/","title":{"rendered":"Trend 02: Simple Data Visualizations"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tujuan dari setiap visualisasi data haruslah membuat data yang kompleks sehingga lebih mudah dipahami. Saya juga berpikir bahwa seseorang harus dapat memahami visualisasi data tanpa konteks tambahan. Anda tidak perlu menjelaskan apa yang ingin anda tunjukan. <\/span><\/p>\n<p class=\"p2\"><span class=\"s1\">Dalam contoh ini anda dapat melihat bahwa penelusuran seputar kesehatan dan kebugaran mengalami error pada bulan April tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8364 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Screen-Shot-2020-12-31-at-17.05.50-352x342.png\" alt=\"\" width=\"352\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Tetapi beberapa desainer telah mengejar gaya daripada substansi di media sosial atau <i>Behance<\/i> (jenis <i>platform<\/i>) atau mereka hanya membebani pembaca dengan data yang banyak sehingga poin utamanya hilang. Anda tidak yakin dengan apa yang saya bicarakan? Lihatlah contoh ini:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8365 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples42-487x342.png\" alt=\"\" width=\"487\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Adakah yang tahu apa yang ingin mereka sampaikan dengan grafik ini? Saya pun tidak tahu, dan itu sangat tidak membantu bahwa setengah grafik dipotong. Pemasaran <i>Twitter<\/i> bisa saja menggunakan grafik serupa untuk menunjukkan pertumbuhan mereka, namun mereka menggunakan diagram lingkaran yang sangat mudah dimengerti\/dipahami.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8366 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples50-504x342.png\" alt=\"\" width=\"504\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8367 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples17-493x342.png\" alt=\"\" width=\"493\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Mereka dengan tepat pula menyoroti apa yang mereka ingin pembaca ambil dari grafik dengan menghitung persentase pertumbuhan grafik. Membandingkan ini dengan contoh sebelumnya, Anda hampir bisa langsung mendapatkan nilai dari visualisasi data.<\/span><\/p>\n<p>Artikel merupakan terjemahan dari artikel asli yang berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/venngage.com\/blog\/graphic-design-trends\/\">7 Graphic Design Trends That Will Dominate 2021<\/a>\u201d oleh <a href=\"https:\/\/venngage.com\/blog\/author\/ryan\/\">Ryan McCready<\/a> yang diterbitkan pada situs <a href=\"https:\/\/venngage.com\/\">venngage.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tujuan dari setiap visualisasi data haruslah membuat data yang kompleks sehingga lebih mudah dipahami. Saya juga berpikir bahwa seseorang harus dapat memahami visualisasi data tanpa konteks tambahan. Anda tidak perlu menjelaskan apa yang ingin anda tunjukan. Dalam contoh ini anda dapat melihat bahwa penelusuran seputar kesehatan dan kebugaran mengalami error pada bulan April tahun lalu. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11115,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11114","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11114","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11114"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11114\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11619,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11114\/revisions\/11619"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11115"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11114"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11114"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11114"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}