{"id":11110,"date":"2020-12-31T00:00:00","date_gmt":"2020-12-31T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/trend-04-flat-icon-and-illustrations\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:15","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:15","slug":"trend-04-flat-icon-and-illustrations","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/trend-04-flat-icon-and-illustrations\/","title":{"rendered":"Trend 04: Flat Icon and Illustrations"},"content":{"rendered":"<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Seperti yang saya katakan diatas, gaya\/mode desain grafis berulang-ulang secara tetap dan teratur. Setelah beberapa saat, suatu hal akan ada perubahan, dari yang trendi menjadi hal yang berlebihan dan kemudian kembali menjadi trendi lagi. Setelah menulis tentang ikon datar di edisi pertama, artikel ini hampir 5 tahun yang lalu, dan tren ini menjadi mode\/gaya secara terus menerus, dan hal inilah yang digunakan <i>Mailchimp<\/i> pada tahun 2015:<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8378 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples13-620x342.jpg\" alt=\"\" width=\"620\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Beberapa hal yang tak tampak menjadi signifikan dari beberapa visual lain yang dibagikan dan dibuat hampir 5 tahun kemudian.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8379 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples11-616x342.jpg\" alt=\"\" width=\"616\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Hal tersebut bukan merupakan hal yang buruk-saya hanya ingin menggambarkan tren desain yang bersiklus (datang dan pergi). Sekarang, bila anda membuat banyak konten visual, ikon datar ini merupakan hal yang ideal karena dapat diadaptasi untuk banyak grafik berbeda seperti visual media sosial, infografis atau presentasi. Anda dapat melihat semua ikon berbeda dari yang digunakan pada grafik dibawah ini dari yang telah disesuaikan. Seluruhnya tampak seperti merek paten.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-8380 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/Graphic-Design-Trends-2021-Examples37-616x342.jpg\" alt=\"\" width=\"616\" height=\"342\" \/><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s1\">Ikon datar tersebut dapat pula dikonsumsi atau digunakan dengan sangat cepat. Sebagai contoh, mungkin anda dapat menebak bahwa gambar kiri atas harus berhubungan dengan kebugaran dan pada bagian kiri bawah dengan berita. <\/span><span class=\"s1\">Bahkan bila anda melihat visual tersebut tanpa konteks atau teks apa pun, anda tetap dapat memahami apa yang ingin disampaikan oleh desainer.<\/span><\/p>\n<p>Artikel merupakan terjemahan dari artikel asli yang berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/venngage.com\/blog\/graphic-design-trends\/\">7 Graphic Design Trends That Will Dominate 2021<\/a>\u201d oleh <a href=\"https:\/\/venngage.com\/blog\/author\/ryan\/\">Ryan McCready<\/a> yang diterbitkan pada situs <a href=\"https:\/\/venngage.com\/\">venngage.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seperti yang saya katakan diatas, gaya\/mode desain grafis berulang-ulang secara tetap dan teratur. Setelah beberapa saat, suatu hal akan ada perubahan, dari yang trendi menjadi hal yang berlebihan dan kemudian kembali menjadi trendi lagi. Setelah menulis tentang ikon datar di edisi pertama, artikel ini hampir 5 tahun yang lalu, dan tren ini menjadi mode\/gaya secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11111,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11110"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11616,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11110\/revisions\/11616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11111"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}