{"id":11086,"date":"2021-12-29T00:00:00","date_gmt":"2021-12-29T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2021\/12\/29\/dark-mode-ui-best-practices-conclusion\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:07","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:07","slug":"dark-mode-ui-best-practices-conclusion","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2021\/12\/29\/dark-mode-ui-best-practices-conclusion\/","title":{"rendered":"Dark Mode UI Best Practices \u2013 Conclusion"},"content":{"rendered":"<h3>Jangan gunakan mode gelap berlebihan<\/h3>\n<p>Sebaiknya gunakan mode gelap untuk sebagian besar saja. Namun menggunakan latar belakang yang cerah dan mencolok juga dapat memberikan kinerja yang baik dalam menyampaikan desain anda. Mode gelap bisa menjadi sempurna untuk membantu fokus pada tugas, tetapi tidak ada yang mengalahkan <em>final flash<\/em> pada pukul 2:00 pagi saat menjelajahi <em>eBay<\/em> atau <em>amazon<\/em>. Mode terang sangat bagus untuk menarik perhatian anda. Mode terang muncul, membangunkan pengguna, dan langsung mengalihkan perhatiannya ke salah satu titik fokus, seperti judul, tombol, atau <em>call-to-action<\/em>.<\/p>\n<p><strong>Tip<\/strong>: Bila anda membuat produk untuk penggunaan <em>Mac\/Windows<\/em>. Sebaiknya sesuaikan tema produk anda untuk disesuaikan dengan tema pengguna saat ini secara otomatis. Hal ini dapat membantu pengguna untuk merasa di rumah, membuat kesan pertama yang baik.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-9754\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/Screen-Shot-2021-12-29-at-15.06.27-590x342.png\" alt=\"\" width=\"590\" height=\"342\" \/><\/p>\n<h3>Kesimpulan<\/h3>\n<p>Ikuti tips yang tercantum saat merencanakan mode gelap untuk produk digital anda. Ingat, harus ada alasan kuat di balik penerapannya sehingga menjadi produk yang sudah ada dan berfungsi dengan baik. Pertimbangkan konten, konteks penggunaan, dan perangkat di mana desain akan muncul. Tak peduli apapun. Mode gelap dapat menguntungkan produk anda, terutama saat menggunakan ponsel di malam hari, menghemat baterai, atau melihat meme dalam suasana gelap.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Artikel merupakan terjemahan dari artikel asli yang berjudul \u201c<a href=\"https:\/\/blog.prototypr.io\/dark-mode-ui-best-practices-8101782de93f\">Dark Mode UI Best Practices<\/a>\u201d oleh\u00a0<a href=\"https:\/\/goncalodiasmm.medium.com\/\">Buninux<\/a>\u00a0yang diterbitkan pada situs\u00a0<a href=\"https:\/\/medium.com\/\">medium.com<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jangan gunakan mode gelap berlebihan Sebaiknya gunakan mode gelap untuk sebagian besar saja. Namun menggunakan latar belakang yang cerah dan mencolok juga dapat memberikan kinerja yang baik dalam menyampaikan desain anda. Mode gelap bisa menjadi sempurna untuk membantu fokus pada tugas, tetapi tidak ada yang mengalahkan final flash pada pukul 2:00 pagi saat menjelajahi eBay [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11087,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11086","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11086","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11086"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11086\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11615,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11086\/revisions\/11615"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11087"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11086"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11086"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11086"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}