{"id":11070,"date":"2019-11-14T00:00:00","date_gmt":"2019-11-14T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/11\/14\/filosofi-batik-pengukuhan-guru-besar-prof-dyah-budiastuti-2019\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:25","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:25","slug":"filosofi-batik-pengukuhan-guru-besar-prof-dyah-budiastuti-2019","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/11\/14\/filosofi-batik-pengukuhan-guru-besar-prof-dyah-budiastuti-2019\/","title":{"rendered":"Filosofi Batik Pengukuhan Guru Besar Prof. Dyah Budiastuti 2019"},"content":{"rendered":"<p>Pengukuhan guru besar Prof. Dyah Budiastutu telah diselenggarakan pada bulan Oktober lalu. Dalam orasi ilmiah berjudul <em>Strategic Management, Transformation in The Age of Disruptive Innovation<\/em>, beliau menyampaikan penjelasan mengenai <em>disruptive innovation\u00a0<\/em>dalam perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat.<\/p>\n<p>Dalam acara pengukuhan tersebut, saya ikut andil dalam pembuatan desain batik yang dijadikan sebagai elemen pendukung acara tersebut. Desain batik ini tidak serta merta di buat tanpa alasan. Desain ini mengandung enam elemen yaitu <em>Internet of Things (IoT), Block Chain, Virtual Reality (VR), Cloud<\/em> dan <em>Artificial Intelligence (AI), <\/em>dan<em> Biometric Technology<\/em>.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6677\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/batik80-100-768x384.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"384\" \/><\/p>\n<ol>\n<li><strong><span class=\"s2\">Internet of Things<\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p><span class=\"s2\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6685\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-11-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/span><\/p>\n<p>Makna dari <em>Internet of Things<\/em> sendiri yaitu suatu konsep dimana objek tertentu punya kemampuan untuk mentransfer data lewat jaringan tanpa memerlukan adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Saya memvisualisasikan dalam bentuk bunga yang pada bagian tengah terdapat gambar internet yang saling terhubung.<\/p>\n<p><strong>2. Block Chain<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6686\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-61-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/p>\n<p><em>Block Chain<\/em> dapat diartikan sebagai catatan transaksi digital berdasarkan strukturnya, di mana catatan individu, yang disebut blok, dihubungkan bersama dalam satu daftar, yang disebut <b style=\"font-size: 14px\">chain<\/b><span style=\"font-size: 14px\">\u00a0(rantai). Saya mengambil komponen rantai dan menjadikannya background dalam batik.<\/span><\/p>\n<p><strong><span class=\"s2\">3. Virtual Reality<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span class=\"s2\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6689\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-51-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s2\"><em>Virtual Reality<\/em> adalah \u00a0sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Dalam desain ini, saya mengambil kkomponen kacamata VR yang telah dimodifikasi.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"s2\"><strong>4. Cloud<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span class=\"s2\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6692\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-21-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s2\"><em>Cloud<\/em> sendiri berarti metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Dalam desain ini saya memodifikasi bentuk awan dan membuatnya menyatu dengan konsep batik.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"s2\"><strong>5 Artificial Intelligence<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span class=\"s2\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6695\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-31-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/span><\/p>\n<p class=\"p1\"><span class=\"s2\"><em>Artifical Intelligence<\/em> didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Oleh karena itu saya mengambil visual Otak sebagai penggambaran AI. Otak ini memiliki banyak sulur yang berarti kecerdasan buatan.<\/span><\/p>\n<p><strong>6. Biometric Technology<\/strong><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-6697\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/Artboard-41-768x768.jpg\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"768\" \/><\/p>\n<p><em>Biometric Technolgy<\/em>\u00a0 adalah teknologi yang digunakan untuk menganalisis fisik dan kelakuan manusia dalam autentifikasi. Disini penulis mengambil sidik jari sebagai bentuk visual dari <em>Biometric Technology.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengukuhan guru besar Prof. Dyah Budiastutu telah diselenggarakan pada bulan Oktober lalu. Dalam orasi ilmiah berjudul Strategic Management, Transformation in The Age of Disruptive Innovation, beliau menyampaikan penjelasan mengenai disruptive innovation\u00a0dalam perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat. Dalam acara pengukuhan tersebut, saya ikut andil dalam pembuatan desain batik yang dijadikan sebagai elemen pendukung acara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11070","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11934,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11070\/revisions\/11934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}