{"id":11035,"date":"2019-12-23T00:00:00","date_gmt":"2019-12-23T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/12\/23\/tips-meningkatkan-produktivitas-kerja\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:23","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:23","slug":"tips-meningkatkan-produktivitas-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/12\/23\/tips-meningkatkan-produktivitas-kerja\/","title":{"rendered":"Tips Meningkatkan Produktivitas Kerja"},"content":{"rendered":"<div id=\"mntl-sc-block_1-0\" class=\"comp mntl-sc-block mntl-sc-block-html\">\n<p>Photo by\u00a0<a href=\"https:\/\/unsplash.com\/@stilclassics?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">STIL<\/a>\u00a0on\u00a0<a href=\"https:\/\/unsplash.com\/s\/photos\/work?utm_source=unsplash&amp;utm_medium=referral&amp;utm_content=creditCopyText\">Unsplash<\/a><\/p>\n<p>Bayangkan menyelesaikan setiap hari kerja dengan kepuasan karena berhasil menyelesaikan banyak target, mengetahui bahwa kemampuan diri kita sedang berada pada puncak kreativitas dimana semua tugas selesai dengan efisien. Jika bayangan ini bukanlah kondisi diri anda saat ini, dimana segala pekerjaan bertumpuk dan badan terasa lesu, maka ada beberapa kiat yang dapat ditempuh untuk merubahnya.<\/p>\n<p>Banyak dari kita tidak produktif secara maksimal diakibatkan oleh 2 alasan<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Memiliki kebiasaan buruk yang mengganggu pekerjaan,<\/strong><\/li>\n<li><strong>Bersifat reaktif bukannya proaktif\u00a0 terhadap situasi yang terjadi.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Solusinya sebenarnya sederhana walaupun tidak selalu mudah dilakukan. kita dapat mengganti kebiasaan buruk kita sehingga menghasilkan pola kerja yang proaktif hingga akhirnya diri kita sendiri lah yang mengatur bagaimana kita bekerja, berfikir untuk membuat pencapaian menuju target yang sudah dicanangkan daripada menyelesaikan masalah dengan reaktif .<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Lakukan Tugas Berat Ketika Anda Prima<\/strong><br \/>\nSudah seringkali kita dengar saran untuk tidak melakukan pekerjaan yang merusak\u00a0<em>mood<\/em> seperti menjawab email, atau pekerjaan rutin membosankan lainnya di pagi hari, tapi mulailah dengan mengerjakan tugas yang menuntut usaha dan kreatifitas yang tinggi. Tapi bagaimana jika kita adalah tipe orang yang menyukai kerja pada malam hari ? Oleh karena itu saran yang tepat adalah lakukan tugas yang menguras pikiran pada waktu dimana anda rasa produktif, kapanpun itu sesuai dengan kondisi badan anda.<\/li>\n<li><strong>Hentikan Melakukan Banyak Tugas Dalam Satu Waktu<\/strong><br \/>\nUntuk meningkatkan produktivitas, hentikan untuk menyelesaikan semuanya dalam satu waktu, namun tingkatkan konsentrasi pada satu tugas agar segera selesai.<br \/>\nTelah dilakukan penelitian yang menunjukan produktivitas menurun sebanyak 40% dikarenakan kondisi psikis yang menurun akibat seringnya seseorang berganti tugas, bahkan ditemukan fakta bahwa IQ seorang pria yang melakukan tugas bersama-sama dalam satu waktu mengalami penurunan sebanyak 15 poin.<\/li>\n<li><strong>Menyiapkan Daftar Pekerjaan Setiap Hari<\/strong><br \/>\nDaftar Pekerjaan membantu kita untuk tetap dalam jalur, membantu tetap fokus dalam apa yang dikerjakan dan juga memberi kepuasan ketika berhasil diselesaikan, membuat \/ memperbaharui daftar pekerjaan setiap hari berati membantu diri kita untuk tidak membuang waktu dalam memilih pekerjaan setiap harinya.<\/li>\n<li><strong>Kurangi Opsi Pekerjaan Pada Daftar Pekerjaan<\/strong><br \/>\nKurangi jumlah pekerjaan dalam daftar pekerjaan anda, Sama seperti pada poin #2 tingkatkan fokus dalam menyelesaikan pekerjan. Jumlah pekerjaan yang banyak dalam daftar akan membuat diri anda menjadi tidak fokus, oleh karena itu segera kurang opsi yang tersedia dengan cara<\/p>\n<ol>\n<li>Menentukan tugas yang lebih penting<\/li>\n<li>Menentukan tugas penting yang lebih realistis untuk diselesaikan<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><strong>Delegasi Pekerjaan dengan Tepat<\/strong><br \/>\nDelegasikan pekerjaan dengan tepat ! Tepat disini berati pastikan anda memberikan pekerjaan kepada seseorang yang memiliki kemampuan sesuai dan dapat dipercaya dapat menyelesaikan tugas tersebut, dengan mendelegasikan pekerjaan kita dapat menggunakan waktu kita dengan mengerjakan pekerjaan lain. Yang perlu diperhatikan adalah ketika kita tidak mendelegasikan pekerjaan dengan tepat maka akan berakibat kita akan kembali harus melakukan kontrol pekerjaan tersebut yang pada akhirnya menghabiskan waktu kita untuk melakukan supervisi, hal ini seperti ini bukanlah delegasi melainkan\u00a0<em>micro-managing<\/em> karena kita tidak dapat meninggalkan pekerjaan tersebut seutuhnya.<\/li>\n<li><strong>Hilangkan Gangguan<\/strong><br \/>\nUntuk menjadi produktif kita harus mematikan berbagai interupsi yang mungkin terjadi, matikan email dan notifikasi ponsel apabila sedang membutuhkan konsentrasi penuh. Jika anda seorang seseorang yang banyak menggunakan sosial media maka anggap sosial media anda sebagai &#8220;wortel untuk kelinci&#8221;, makanlah wortel itu <strong>beberapa kali saja<\/strong> di <strong>satu waktu<\/strong> untuk memberikan tubuh anda semangat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.<\/li>\n<li><strong>Rencanakan Panggilan Telfon<\/strong><br \/>\nApabila kita tidak sedang menunggu panggilan yang penting maka matikanlah ponsel saat kita membutuhkan fokus penuh, kemudian saat dirasa waktunya sudah tepat maka lakukanlah berbagai panggilan yang terlewat di satu waktu.<\/li>\n<li><strong>Jeda dengan Olahraga<\/strong><br \/>\nPenelitian telah menunjukan olahraga mampu meningkatkan kemampuan otak, oleh karena itu hal ini pun akan meningkatkan konsentrasi, krativitas dan kemampuan berifikir yang menunjang meningkatkan produktivitas yang kita miliki.<\/li>\n<li><strong>Jadilah Optimis !<\/strong><br \/>\n&#8220;Orang yang senang akan lebih produktif&#8221;<br \/>\nPada sebuah penelitian yang dilakukan oleh <a href=\"http:\/\/www.networksocialinnovation.nl\/nsi\/wp-content\/uploads\/2013\/02\/Report-Optimism-and-Performance-in-Call-Centers.pdf\">Maastricht University<\/a> ditemukan bahwa beberapa orang yang memiliki mental optimis berhasil melakukan performa pekerjaan yang lebih baik<\/li>\n<li><strong>Tidur Yang Cukup<\/strong><br \/>\nKenapa ? Ya karena memang harus ! aktivitas berpergian kantor-rumah, jam kerja yang panjang, dan berbagai tanggung jawab yang dihadapi membuat banyak orang tidak mendapatkan tidur yang dibutuhkan. Kita semua tau bahwa kurang tidur memiliki efek negatif pada performa setiap orang, mulai dari menurunnya konsentrasi, daya ingat sampai dengan penalaran. Fakta menunjukan hanya membutuhkan 1 periode kurang tidur untuk membuat tubuh kita kehilangan berbagai efektivitas yang seharusnya dimiliki.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Artikel ini merupakan terjemahan dari artikel dengan judul <a href=\"https:\/\/www.thebalancesmb.com\/top-ways-to-increase-productivity-2948669\"><strong>&#8220;How to Increase Productivity at Work&#8221;<\/strong><\/a> oleh <a href=\"https:\/\/www.thebalance.com\/susan-ward-2946932\">Susan Ward<\/a> yang diterbitkan pada situs <a href=\"https:\/\/www.thebalancesmb.com\/\">https:\/\/www.thebalancesmb.com\/<\/a><br \/>\nuntuk melihat lebih lengkap dari topik ini dapat mengunjungi halaman berikut <a href=\"https:\/\/www.thebalancesmb.com\/top-ways-to-increase-productivity-2948669\">Link<\/a><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Photo by\u00a0STIL\u00a0on\u00a0Unsplash Bayangkan menyelesaikan setiap hari kerja dengan kepuasan karena berhasil menyelesaikan banyak target, mengetahui bahwa kemampuan diri kita sedang berada pada puncak kreativitas dimana semua tugas selesai dengan efisien. Jika bayangan ini bukanlah kondisi diri anda saat ini, dimana segala pekerjaan bertumpuk dan badan terasa lesu, maka ada beberapa kiat yang dapat ditempuh untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":11036,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-11035","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11035","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11035"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11035\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11905,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11035\/revisions\/11905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11036"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11035"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11035"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11035"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}