{"id":10790,"date":"2019-06-28T00:00:00","date_gmt":"2019-06-28T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/06\/28\/blooms-digital-taxonomy\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:27","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:27","slug":"blooms-digital-taxonomy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/06\/28\/blooms-digital-taxonomy\/","title":{"rendered":"Bloom&#8217;s Digital Taxonomy"},"content":{"rendered":"<p>Pernah dengar sebelumnya mengenai Taksonomi Digital Bloom? Mungkin banyak dari kita yang hanya sering mendengar mengenai Taksonomi Bloom saja, namun apa bedanya Taksonomi Bloom dengan Taksonomi Digital Bloom?<\/p>\n<p>Taksonomi Digital Bloom adalah pembaruan dan Taksonomi Bloom revisi (Taksonomi Bloom Anderson). Karena pola pembelajaran saat ini sudah berubah, dari pembelajaran konvensional menjadi berbasis teknologi. Sedangkan kata kerja yang ada pada Taksonomi Bloom sebelumnya belum bisa menggambarkan kemampuan dalam ranah yang berhubungan dengan kemampuan digital. <\/p>\n<h2>Kata Kerja pada Taksonomi Digital Bloom<\/h2>\n<p>Seperti yang dikutip dari teachonline.asu.edu tujuan dari Taksonomi Digital Bloom adalah untuk memudahkan pengajar bagaimana menggunakan teknologi dan alat digital untuk memfasilitasi pengalaman belajar dan hasilnya. <\/p>\n<p>Berikut ini adalah tabel yang berisi daftar aktivitas digital dan kesesuaiannya dengan Taksonomi Digital Bloom.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1920\" height=\"1358\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/knowledge\/wp-content\/uploads\/2019\/06\/bloom_taxonomy_print-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-4366\" \/><figcaption>Sumber https:\/\/learn.canvas.net\/courses\/942\/pages\/blooms-taxonomy-and-digital-tasks<br \/><\/figcaption><\/figure>\n<p>Kata kerja pada Taksonomi Digital Bloom sebenarnya merupakan pengembangan dari Taksonomi Bloom sebelumnya. Semua kata kerja disesuaikan dengan penggunaan teknologi sebagai ranah kemampuan digital. Seperti yang dikutip dari https:\/\/pdst.ie\/ berikut pengertian dari beberapa kata kerja pada Taksonomi Digital Bloom.<\/p>\n<ol>\n<li><em>Remembering<\/em> adalah ketika memori digunakan untuk menghasilkan sebuah definisi, aktivitas yang memungkinkan bagi ranah digital adalah <em>searching, highlighting, group networking, bookmarking. <\/em><\/li>\n<li><em>Understanding<\/em> adalah mengkonstruksi sebuah pemahaman dari sebuah konsep dan dapat menjelaskan ke dalam tulisan atau gambar, kegiatan yang sesuai adalah <em>categorising and tagging, commenting and annotating, subscribing, blog journaling.<\/em><\/li>\n<li><em>Applying<\/em> adalah mengimplementasikan sebuah konsep dalam situasi yang berbeda. Aktivitas yang sesuai dengan ranah digital adalah <em>playing, editing, uploading and sharing, running and operating.<\/em><\/li>\n<li><em>Analyzing<\/em> merupakan proses memecah informasi atau konsep ke dalam bagian &#8211; bagian yang lebih sederhana, lalu menentukan hubungan antar bagian. Aktivitas digital yang sesuai adalah <em>mashing, linking, cracking <\/em>dan <em>reverse -engineering. <\/em><\/li>\n<li><em>Evaluating<\/em> adalah membuat penilaian berdasarkan standar dan kriteria yang ada, maka aktivitas yang sesuai adalah <em>blog\/vlog commenting, posting, moderating, collaborating and networking, testing (alpha and beta), validating.<\/em><\/li>\n<li><em>Creating<\/em>, dapat menyatukan beberapa elemen yang berbeda menjadi sesuatu yang baru. Aktivitas yang sesuai untuk tingkatan berpikir ini adalah <em>programming, filming, animating, podcasting, mixing, directing, producing, publishing. <\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Antara taksonomi sebelumnya dengan digital memang tidak ada bedanya bukan? Hanya saja kata kerja yang digunakan pada taksonomi digital sudah disesuaikan kemampuannya pada ranah penggunaan teknologi. <\/p>\n<\/p>\n<p>Referensi<\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.ccconline.org\/\">http:\/\/www.ccconline.org\/<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/edorigami.edublogs.org\/blooms-digital-taxonomy\/\">http:\/\/edorigami.edublogs.org\/blooms-digital-taxonomy\/<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/pdst.ie\/sites\/default\/files\/BloomDigitalTaxonomy-AndrewChurches.pdf\">https:\/\/pdst.ie\/sites\/default\/files\/BloomDigitalTaxonomy-AndrewChurches.pdf<\/a><\/p>\n<figure class=\"wp-block-embed-wordpress wp-block-embed is-type-wp-embed is-provider-teachonline\">\n<div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"Ts9D8Uva7K\"><p><a href=\"https:\/\/teachonline.asu.edu\/2016\/05\/integrating-technology-blooms-taxonomy\/\">Integrating Technology with Bloom\u2019s Taxonomy<\/a><\/p><\/blockquote>\n<\/div>\n<\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah dengar sebelumnya mengenai Taksonomi Digital Bloom? Mungkin banyak dari kita yang hanya sering mendengar mengenai Taksonomi Bloom saja, namun apa bedanya Taksonomi Bloom dengan Taksonomi Digital Bloom? Taksonomi Digital Bloom adalah pembaruan dan Taksonomi Bloom revisi (Taksonomi Bloom Anderson). Karena pola pembelajaran saat ini sudah berubah, dari pembelajaran konvensional menjadi berbasis teknologi. Sedangkan kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10791,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-10790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10790"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11968,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10790\/revisions\/11968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}