{"id":10775,"date":"2019-12-28T00:00:00","date_gmt":"2019-12-28T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/12\/28\/inquiry-based-learning-dalam-pembelajaran-online\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:21","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:21","slug":"inquiry-based-learning-dalam-pembelajaran-online","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2019\/12\/28\/inquiry-based-learning-dalam-pembelajaran-online\/","title":{"rendered":"Inquiry Based Learning dalam Pembelajaran Online"},"content":{"rendered":"<h3><span style=\"font-weight: 400\">Inquiry Based Learning?<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Inquiry-based learning merupakan sebuah pendekatan untuk belajar dan mengajar yang menempatkan ide, pertanyaan dan observasi dari peserta menjadi pusat dari pengalaman belajar. Pendidikan memainkan peran aktif sepanjang proses dengan membangun sebuah budaya di mana ide ditantang, diuji, didefinisikan ulang dan dipandang tidak bisa diperbaiki tetap dihargai, memindahkan anak-anak dari posisi bertanya-tanya ke posisi pemahaman yang berlaku dan pertanyaan lebih lanjut (Scardamalia, 2002) dalam <\/span><a href=\"http:\/\/www.edu.gov.on.ca\/\"><span style=\"font-weight: 400\">http:\/\/www.edu.gov.on.ca\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedang menurut <\/span><a href=\"https:\/\/www.australiancurriculum.edu.au\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.australiancurriculum.edu.au\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> pengertian dari inkuiri sendiri adalah proses mencari kebenaran, informasi\/pengetahuan, memahami dan menggunakan semuanya dalam fase kehidupan. Dasar dari pendekatan ini sebenarnya adalah adalah baik fasilitator maupun peserta didik memiliki dan berbagi tanggung jawab untuk belajar.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip Inquiry Based Learning<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembelajaran berbasis inkuiri seharusnya mengikuti beberapa prinsip berikut, diantaranya :\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip pertama, p<\/span><span style=\"font-weight: 400\">eserta didik berada di pusat dari seluruh proses, sementara instruktur, sumber daya, dan teknologi diorganisasikan secara memadai untuk mendukung mereka.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip kedua, s<\/span><span style=\"font-weight: 400\">emua kegiatan belajar berkisar pada keterampilan pemrosesan informasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip ketiga, i<\/span><span style=\"font-weight: 400\">nstruktur memfasilitasi proses pembelajaran, tetapi juga belajar lebih banyak tentang karakteristik peserta didik dan proses pembelajaran berbasis inkuiri.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip keempat, t<\/span><span style=\"font-weight: 400\">ekankan pada evaluasi pengembangan keterampilan pemrosesan informasi dan pemahaman konseptual, dan bukan pada konten aktual lapangan.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana Memulai Inquiry Based Learning?<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat beberapa langkah yang mesti dilakukan oleh pengajar untuk memulai Inquiry based learning, berikut\u00a0 5 langkah dari Inquiry based learning.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengajukan pertanyaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menganalisis dan mendeskripsikannya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memaparkan penemuan, secara verbal maupun dalam tulisan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Berpikir mengenai informasi dan pengetahuan yang akan didapatkan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Inquiry Based Learning dalam e-Learning<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mengadaptasikan Inquiry based learning dalam sebuah pembelajaran online? Berikut hal-hal yang harus dilakukan untuk memulainya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Memulai dengan Pertanyaan<br \/>\n<\/span>Pengantar dalam sebuah course, harus bisa mengundang peserta untuk mengajukan pertanyaan dengan spektrum yang luas tentang topik tersebut.<\/li>\n<li>Mendefinisikan Kategori yang Luas<br \/>\nPembelajaran inkuiri menginginkan peserta untuk bisa membuka pikiran dan membuatnya menjadi seorang pemikir. Peserta course dapat mendapatkan lebih banyak hal namun tetap pada kerangka course.<\/li>\n<li>Mencari Tahu Apa yang Ingin Dipelajari Peserta<br \/>\nPada saat pembuatan kerangka pembelajaran, saat itu juga pengajar mencari tahu kemungkinan &#8211; kemungkinan pertanyaan yang nantinya akan bisa dijawab oleh materi yang akan disampaikan.<\/li>\n<li>Studi Kasus<br \/>\nBentuk lain pembelajaran berbasis inkuiri adalah inkuiri konfirmasi, inkuiri akan membuat peserta melakukan penyelidikan dan pencarian solusi dari permasalahan. Hal ini merupakan bagian dari sebuah studi kasus.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Keuntungan Inquiry Based Learning<\/span><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membuat Pembelajaran lebih Menarik\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menambah Keingintahuan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Memberdayakan Siswa<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan Pemahaman<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Kapan <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Inquiry Based Learning B<\/span><span style=\"font-weight: 400\">isa Digunakan?<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembelajaran berbasis inkuiri adalah metode yang efektif. Namun, perlu untuk diperhatikan ada beberapa situasi pembelajaran dan pelajaran yang akan mendapat manfaat dari pendekatan ini. Seperti proses menjelaskan bagaimana menyelesaikan sebuah persoalan, lalu mengajukan pertanyaan tingkat tinggi mungkin akan membingungkan bagi peserta didik. Memastikan bahwa peserta didik memiliki dasar pengetahuan yang tepat supaya pengajar dapat menggunakan pendekatan ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber:<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"61dI0k2u7P\">\n<p><a href=\"https:\/\/www.oxfordlearning.com\/engaging-young-learners-through-inquiry-based-learning\/\">Engaging Young Learners Through Inquiry-Based Learning<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>https:\/\/elearningindustry.com\/tips-use-inquiry-based-learning-modern-online-training-experiences<\/p>\n<p>https:\/\/elearningindustry.com\/inquiry-based-learning-model<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inquiry Based Learning? Inquiry-based learning merupakan sebuah pendekatan untuk belajar dan mengajar yang menempatkan ide, pertanyaan dan observasi dari peserta menjadi pusat dari pengalaman belajar. Pendidikan memainkan peran aktif sepanjang proses dengan membangun sebuah budaya di mana ide ditantang, diuji, didefinisikan ulang dan dipandang tidak bisa diperbaiki tetap dihargai, memindahkan anak-anak dari posisi bertanya-tanya ke [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10776,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-10775","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10775","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10775"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10775\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11891,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10775\/revisions\/11891"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10776"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10775"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10775"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10775"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}