{"id":10756,"date":"2020-12-20T00:00:00","date_gmt":"2020-12-20T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/20\/desain-instruksional-populer-mana-yang-lebih-baik\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:16","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:16","slug":"desain-instruksional-populer-mana-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/20\/desain-instruksional-populer-mana-yang-lebih-baik\/","title":{"rendered":"Desain Instruksional Populer, Mana yang Lebih Baik?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Mempelajari teori mengenai desain instruksional tentunya akan membantu seorang instructional designer atau pun pengajar membuat sebuah pembelajaran yang bermakna. Tentunya akan memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana pikiran manusia menyerap, mengasimilasi, dan menyimpan informasi.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Situated Cognition Theory<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">The located Cognition Theory pertama kali diterbitkan pada tahun 1989,teori ini didasarkan pada konsep bahwa \u201cmengetahui\u201d dan \u201cmelakukan\u201d tidak dapat dipisahkan. Menerapkan sesuatu artinya belajar dalam konteks yang jelas. Teori ini juga menyatakan bahwa pengembangan pengetahuan didapat melalui diskusi dan tugas pemecahan masalah dalam kelompok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Sociocultural Learning Theory<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Teori Pembelajaran Sosiokultural ditulis pada awal 1930-an, teori tersebut berkisar pada tiga elemen penting. Elemen tersebut adalah budaya, bahasa, dan zona perkembangan proksimal. Hal Ini menunjukkan bahwa lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan berpikir siswa. Sebagai contoh, teman sebaya memiliki kekuatan untuk memengaruhi cara siswa berpikir atau merasakan tentang subjek tertentu.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">ADDIE Model<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">ADDIE merupakan desain instruksional yang paling populer, terdiri dari lima tahapan Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Lima faktor tersebut membantu instruksional desainer dalam pengembangan course eLearning secara bertahap. ADDIE menangani pengembangan eLearning lebih pada perilaku pembelajaran. Hal ini memungkinkan Desainer Instruksional untuk mempelajari kebutuhan, tujuan pembelajaran, dan hasil yang diinginkan untuk menciptakan sumber daya eLearning yang lebih personal.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Merrill&#8217;s Principles Of Instruction<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Teori Merill didasarkan pada berbagai cara pembelajaran dapat difasilitasi. Setiap fase dalam proses pembelajaran memiliki peran penting untuk dimainkan. Ada empat fase inti pembelajaran: demonstrasi, aktivasi pengetahuan sebelumnya, aplikasi, integrasi ke dalam tantangan dunia nyata. Pendekatannya berpusat pada tugas.Teori ini juga melibatkan &#8220;perancah&#8221;, di mana peserta didik secara bertahap diperkenalkan pada ide dan konsep yang lebih kompleks saat pelajaran berlangsung.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Individualized Instruction<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Teori Pengajaran Individual berputar di sekitar individu dan bagaimana mereka belajar. Teori memungkinkan Anda untuk pergi dengan kecepatan Anda sendiri. Ini juga memperhitungkan pelajar yang merespons preferensi belajar yang berbeda dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Individualized Instruction memiliki 4 prinsip utama, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Peserta didik harus mampu menyelesaikan pekerjaannya secara mandiri<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Setiap pelajaran harus diikuti dengan penilaian untuk mengukur kemajuan pelajar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Materi pembelajaran tertulis lebih disukai daripada presentasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Fasilitator mendukung peserta didik dan menambahkan tingkat interaktivitas sosial pada pengalaman tersebut.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Taksonomi Bloom\u00a0<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Teori terkenal ini pertama kali dikembangkan pada 1950-an, Bloom berfokus pada domain kognitif. Bagian teori ini bergerak ke atas hierarki proses yang dimulai dari yang paling dasar. Proses khusus ini Meliputi: Remembering, Understanding, Applying, Analyzing, Evaluating, dan Creating. Bloom juga menetapkan ada 3 domain penting yang perlu diperhatikan: kognitif, afektif, dan psikomotor.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">SAM Model<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Model Desain Instruksional ini memungkinkan Desainer Instruksional untuk membuat perubahan dengan melakukan langkah-langkah kecil dan beberapa iterasi. Anda mulai dengan Tahap Persiapan singkat, di mana informasi tentang proyek eLearning dikumpulkan. Kemudian ke Desain Iteratif dan Pengembangan Iteratif tempat desain tersebut dibuat dan ditinjau. Proses ini memungkinkan desain yang lebih fleksibel dengan perubahan yang cepat seiring dengan kemajuan proyek eLearning.<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"font-weight: 400\">Lalu, Mana Model yang Terbaik?<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Idealnya, teori Desain Instruksional yang dipilih harus sejalan dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran. Selain itu, materi pembelajaran juga memainkan peran penting dalam proses tersebut. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Kuncinya adalah mengidentifikasi hasil dan kebutuhan dari pembelajaran sehingga dapat membuat daftar teori desain instruksional yang paling sesuai.<\/span><\/p>\n<p>Artikel ini adalah hasil adaptasi dari artikel yang berjudul <a href=\"https:\/\/elearningindustry.com\/top-instructional-design-theories-models-next-elearning-course\">Top 7 Instructional Design Theories &amp; Models For Your Next eLearning Course\u00a0<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mempelajari teori mengenai desain instruksional tentunya akan membantu seorang instructional designer atau pun pengajar membuat sebuah pembelajaran yang bermakna. Tentunya akan memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana pikiran manusia menyerap, mengasimilasi, dan menyimpan informasi. Situated Cognition Theory The located Cognition Theory pertama kali diterbitkan pada tahun 1989,teori ini didasarkan pada konsep bahwa \u201cmengetahui\u201d dan \u201cmelakukan\u201d [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10757,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-10756","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10756"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11815,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10756\/revisions\/11815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10757"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10756"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10756"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}