{"id":10742,"date":"2020-12-31T00:00:00","date_gmt":"2020-12-31T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/digital-competency-kemampuan-abad-21-yang-harus-dimiliki-pengajar\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:15","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:15","slug":"digital-competency-kemampuan-abad-21-yang-harus-dimiliki-pengajar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/digital-competency-kemampuan-abad-21-yang-harus-dimiliki-pengajar\/","title":{"rendered":"Digital Competency: Kemampuan Abad 21 yang Harus Dimiliki Pengajar"},"content":{"rendered":"<p>21st Century skills atau keterampilan abad 21 merupakan seperangkat kemampuan yang perlu dikembangkan supaya bisa berhasil di era teknologi informasi. Terdapat tiga jenis keterampilan, yakni:<\/p>\n<ol>\n<li>Learning Skills terdiri atas Critical Thinking, Creative Thinking, Collaborating, Communicating<\/li>\n<li>Literacy Skills terdiri atas Information Literacy, Media Literacy, Technology Literacy<\/li>\n<li>Life Skills yang terdiri atas Flexibility, Initiative, Social Skills, Productivity, Leadership<\/li>\n<\/ol>\n<h3>\nDigital Competency? Apa itu?<\/h3>\n<p>Digital competency atau kompetensi digital menurut definisi dari schooleducationgateway.eu adalah salah satu dari delapan kompetensi utama yang mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk informasi (literasi digital\/teknologi), komunikasi dan pemecahan masalah.<\/p>\n<p>European Commission telah mengembangkan European Digital Competence Framework for Citizens (DigComp) yang terbagi menjadi lima bidang yaitu informasi dan literasi data, komunikasi dan kolaborasi, membuat konten digital, keamanan dan pemecahan masalah.<\/p>\n<p>Di masa depan, nantinya pengajar akan memiliki kerangka masing-masing, yang disebut DigCompEdu. Di dalam dokumen European Framework for the Digital Competence of Educators, terdapat enam area yang difokuskan oleh DigCompEdu untuk aktivitas profesional dari pengajar.<\/p>\n<ol>\n<li>Area 1: Professional Engagement<br \/>\nPenggunaan teknologi digital untuk komunikasi, kolaborasi dan pengembangan profesional<\/li>\n<li>Area 2: Digital Resources<br \/>\nSumber, Pembuatan, dan Berbagi sumber secara digital<\/li>\n<li>Area 3: Teaching and Learning<br \/>\nMengatur dan memimpin penggunaan teknologi dalam belajar dan mengajar<\/li>\n<li>Area 4: Assessment<br \/>\nPenggunaan teknologi digital dan strategi untuk meningkatkan asesmen<\/li>\n<li>Area 5: Empowering Learners<br \/>\nPenggunaan teknologi digital untuk meningkatkan inklusi, personalisasi dan keterlibatan aktif dari siswa<\/li>\n<li>Area 6: Facilitating Learners\u2019 Digital Competence<br \/>\nMembolehkan siswa untuk menggunakan teknologi digital dengan kreatif dan bertanggung jawab untuk informasi, komunikasi, pembuatan konten, kesejahteraan dan pemecahan masalah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>DigCompEdu telah memetakan ke enam area tersebut dan menjelaskan setiap area yang diselaraskan dengan penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan belajar mengajar. Untuk lebih jelasnya mengenai kompetensi digital yang dirancang oleh DigCompEdu dapat diunduh pada tautan berikut.<br \/>\n<a href=\"http:\/\/publications.jrc.ec.europa.eu\/repository\/bitstream\/JRC107466\/pdf_digcomedu_a4_final.pdf\">Unduh dokumen DigCompEdu<\/a><\/p>\n<p>Referensi<\/p>\n<p>https:\/\/www.schooleducationgateway.eu\/en\/pub\/resources\/tutorials\/digital-competence-the-vital-.htm#:~:text=Digital%20competence%20is%20one%20of,in%20all%20aspects%20of%20life<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>21st Century skills atau keterampilan abad 21 merupakan seperangkat kemampuan yang perlu dikembangkan supaya bisa berhasil di era teknologi informasi. Terdapat tiga jenis keterampilan, yakni: Learning Skills terdiri atas Critical Thinking, Creative Thinking, Collaborating, Communicating Literacy Skills terdiri atas Information Literacy, Media Literacy, Technology Literacy Life Skills yang terdiri atas Flexibility, Initiative, Social Skills, Productivity, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-10742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10742"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10742\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11792,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10742\/revisions\/11792"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}