{"id":10732,"date":"2020-12-31T00:00:00","date_gmt":"2020-12-31T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/game-dan-simulasi-membuat-belajar-makin-menyenangkan\/"},"modified":"2024-09-24T02:20:14","modified_gmt":"2024-09-24T02:20:14","slug":"game-dan-simulasi-membuat-belajar-makin-menyenangkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/2020\/12\/31\/game-dan-simulasi-membuat-belajar-makin-menyenangkan\/","title":{"rendered":"Game dan Simulasi: Membuat Belajar Makin Menyenangkan"},"content":{"rendered":"<p>Game dan simulasi untuk pembelajaran mulai banyak dilakukan, seperti yang dikutip dari blogs.lse.ac.uk, Dimitrios Vlachopoulos dan Agoritsa Makri telah meninjau literatur tentang subjek dan menjelaskan efek positif dari permainan dan simulasi dari pembelajaran, dari domain kognitif terdapat peningkatan pemikiran yang kritis dan keterampilan pemecahan masalah, hingga peningkatan keterampilan sosial dan komunikasi.<\/p>\n<h3>Jenis Pembelajaran Berbasis Game<\/h3>\n<p>Berbagai jenis pembelajaran berbasis game telah berkembang selama bertahun-tahun, masing-masing memiliki audiens yang berbeda dan tujuan masing-masing. Berikut beberapa permainan alternatif untuk dipertimbangkan saat merancang konten pembelajaran berbasis game:<\/p>\n<ol>\n<li>Kartu Flash, Kompetisi Game Show.<br \/>\nIni paling cocok untuk aplikasi berbasis hafalan atau berbasis bor. Bermain Peran, Misi. Ini berfungsi dengan baik ketika tujuan pembelajaran adalah untuk mendorong peniruan, memperkuat praktik berkelanjutan, dan menekankan konten yang semakin menantang.<\/li>\n<li>Strategi, Petualangan.<br \/>\nJika tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan pengambilan keputusan, atau mempertajam keterampilan membuat pilihan dan bertanya, maka jenis permainan ini adalah cara terbaik untuk melakukannya.<\/li>\n<li>Game Multi-Pemain.<br \/>\nJenis permainan ini paling cocok jika mendorong kolaborasi dan kerja tim adalah tujuan pembelajaran utama.<\/li>\n<li>Simulasi Berakhir Terbuka.<br \/>\nUntuk mengajarkan eksperimen dan logika, memaparkan peserta didik pada permainan dan simulasi yang terbuka (tidak ada jawaban yang salah\/benar) adalah cara terbaik untuk melakukannya.<\/li>\n<li>Game Jangka Waktu, Pengujian Refleks.<br \/>\nJika tujuannya adalah untuk mendorong pemikiran cepat dan pemikiran &#8220;di luar kotak&#8221;, maka jenis permainan ini ideal.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Daftar permainan tersebut adalah beberapa referensi untuk memulai game sesuai dengan tujuan pembelajarannya. Tidak ada aturan tertentu yang mengharuskan game tidak dapat dicampur adukkan, pengajar boleh saja menggabungkan lebih dari satu jenis game.<\/p>\n<p>Referensi<\/p>\n<p>https:\/\/elearningindustry.com\/simulations-and-games-making-learning-fun<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"ml7oEkg1Bs\">\n<p><a href=\"https:\/\/blogs.lse.ac.uk\/impactofsocialsciences\/2017\/10\/05\/the-use-of-games-and-simulations-in-higher-education-can-improve-students-cognitive-and-behavioural-skills\/\">The use of games and simulations in higher education can improve students\u2019 cognitive and behavioural skills<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Game dan simulasi untuk pembelajaran mulai banyak dilakukan, seperti yang dikutip dari blogs.lse.ac.uk, Dimitrios Vlachopoulos dan Agoritsa Makri telah meninjau literatur tentang subjek dan menjelaskan efek positif dari permainan dan simulasi dari pembelajaran, dari domain kognitif terdapat peningkatan pemikiran yang kritis dan keterampilan pemecahan masalah, hingga peningkatan keterampilan sosial dan komunikasi. Jenis Pembelajaran Berbasis Game [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10733,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[77],"tags":[],"class_list":["post-10732","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10732","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10732"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10732\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11787,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10732\/revisions\/11787"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/binus-digital\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}