Dulu, tantangan terbesar dalam belajar adalah akses. Tidak semua orang punya buku, dosen, atau kesempatan. Hari ini, situasinya terbalik. Materi ada di mana-mana, platform semakin banyak, dan AI bisa menjawab hampir semua pertanyaan dalam hitungan detik.
Tapi justru di situ masalah baru muncul.
Belajar tidak lagi terasa sulit karena kurangnya sumber, melainkan karena terlalu banyak hal yang harus disesuaikan. Setiap platform punya cara kerja berbeda. Setiap update membawa kebiasaan baru. Tanpa sadar, kita tidak hanya belajar materi—kita juga terus belajar menyesuaikan diri.
Fenomena ini terlihat jelas dalam studi Digital Lifelong Learning in the Age of AI. Lebih dari 80% responden sudah menggunakan AI dalam proses belajar mereka. Alasan utamanya sederhana: respons cepat, personalisasi, dan fleksibilitas. AI membuat belajar terasa lebih mudah di permukaan.
Namun, kemudahan ini datang dengan konsekuensi. Sekitar 60% responden menyatakan kekhawatiran terhadap akurasi AI. Artinya, meskipun digunakan setiap hari, kepercayaan terhadap sistem ini belum sepenuhnya terbentuk. Kita berada di situasi yang unik: teknologi diandalkan, tapi belum sepenuhnya dipercaya.
Di sisi lain, studi yang sama menunjukkan bahwa faktor paling penting dalam pengalaman belajar bukanlah fitur canggih, melainkan hal yang lebih sederhana: kemudahan penggunaan dan relevansi konten. Gamification atau elemen “seru” hanya efektif di awal, tapi tidak cukup untuk mempertahankan keterlibatan dalam jangka panjang.
Ini mengarah pada satu pergeseran besar: belajar tidak lagi tentang seberapa menarik sistemnya, tapi seberapa bermakna dan mudah dijalani.
Pada akhirnya, transformasi digital dalam pendidikan bukan hanya soal teknologi yang semakin pintar. Justru, tantangan terbesarnya ada pada manusia yang harus terus beradaptasi dengan perubahan tersebut.
Mungkin kita tidak benar-benar lelah belajar.
Kita hanya belum terbiasa dengan ritme perubahan yang tidak pernah berhenti.
Referensi :
Puri, G., Socklingam, N., & Herremans, D. (2026, Februari 3). Digital Lifelong Learning in the Age of AI: Trends and Insights. arXiv. Diakses dari https://arxiv.org/abs/2602.03114