Salah satu transformasi terbesar yang terjadi di institusi pendidikan kami akhir‑akhir ini justru berada pada area yang sering dianggap “sepele”: sistem presensi onsite di kelas.
Selama bertahun‑tahun, kami sudah menggunakan presensi digital berbasis NFC card, di mana mahasiswa melakukan tap dan dosen melakukan verifikasi di LMS. Secara konsep, sistem ini berhasil… sampai beban operasional tumbuh dengan sangat besar.
Dengan 160+ kelas berjalan secara bersamaan dan sekitar 50 mahasiswa per kelas, lonjakan transaksi bisa mencapai ribuan query database dalam hitungan menit, dan lagi ditambah dengan fungsi-fungsi lain yang juga berjalan pada saat itu. Arsitektur Binusmaya LMS lama kami saat itu berbasis monolitik dengan database relational (RDBMS) tidak lagi mampu menanggung beban ini.
Hasilnya?
- Keseluruhan fungsi Binusmaya LMS sering melambat saat jam sibuk
- Halaman verifikasi presensi tidak responsif, bahkan hang
- Waktu verifikasi dosen menjadi tertunda
- Pengalaman belajar terganggu karena kehadiran tidak terdata secara cepat.
Karena itu, kami memutuskan melakukan langkah besar dengan melakukan modernisasi LMS.
- Migrasi dari arsitektur aplikasi server monolitik ke microservices
- Beralih dari database RDBMS ke NoSQL
- Membangun layanan yang terdistribusi, scalable, dan event‑driven
- Membangun aplikasi berbasis mobile dan web
Dan dampaknya sangat terasa.
- Binusmaya LMS tetap responsif walaupun beban presensi sedang tinggi
- Data presensi tercatat hampir secara instan
- Tidak ada lagi single point of failure yang menjatuhkan seluruh sistem
- Horizontal scaling membuat beban traffic bukan lagi masalah
Yang terpenting, dosen dan mahasiswa merasakan perubahannya. Dosen tidak lagi menunggu lama hanya untuk membuka halaman presensi, mahasiswa cukup class check-in menggunakan mobile app dan langsung lanjut belajar, dan operasional akademik memiliki data yang lebih andal untuk pelaporan dan analitik.
Modernisasi ini mengingatkan kami bahwa arsitektur modern bukan sekadar upgrade teknologi, tetapi fondasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik dan berkelanjutan.
Sangat bangga melihat bagaimana teknologi dapat benar‑benar meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Referensi
- Newman, Sam. Building Microservices: Designing Fine-Grained Systems. O’Reilly Media,2022.
- IBM. “What Is Event-Driven Architecture? | IBM.” https://www.ibm.com/think/topics/event-driven-architecture, 2021.
- IBM. “What Is a NoSQL Database?”, https://www.ibm.com/think/topics/nosql-databases,2022