{"id":8840,"date":"2025-07-22T11:32:34","date_gmt":"2025-07-22T04:32:34","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=8840"},"modified":"2025-07-22T11:32:34","modified_gmt":"2025-07-22T04:32:34","slug":"digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/","title":{"rendered":"Digital Marketing &#8220;Gorengan&#8221; vs. Informatif: Strategi Video Efektif untuk Bisnis"},"content":{"rendered":"<p>Di tengah lautan informasi digital yang terus berkembang, konten video telah menjadi tulang punggung strategi pemasaran daring yang tak terhindarkan. Video bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk menarik perhatian audiens baru dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Namun, dengan beragamnya format dan gaya video yang tersedia, memilih pendekatan yang tepat untuk mempromosikan bisnis bisa menjadi tantangan tersendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8841\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Picture1.jpg\" alt=\"\" width=\"412\" height=\"275\" \/><span style=\"font-size: 10pt\">Sumber: Idebiz.com<\/span><\/p>\n<p>Istilah &#8220;gorengan&#8221; atau &#8220;gocekan&#8221; dalam konteks video mengacu pada konten yang dirancang khusus untuk memicu daya tarik instan dan masif. Video jenis ini seringkali mengandalkan humor yang cerdas, elemen kejutan, atau tren viral yang sedang mendominasi platform media sosial. Dengan durasi yang singkat dan intensitas yang tinggi, video &#8220;gorengan&#8221; memiliki potensi besar untuk menyebar secara eksplosif dan menciptakan kehebohan. Kelebihan utamanya terletak pada jangkauan yang luar biasa luas, di mana konten viral mampu menjangkau jutaan mata dalam waktu singkat, secara signifikan meningkatkan kesadaran merek Anda. Selain itu, jenis video ini cenderung menghasilkan interaksi yang sangat tinggi dalam bentuk likes, komentar, dan bagikan, menciptakan ikatan emosional dengan audiens. Dari sisi produksi, video &#8220;gorengan&#8221; seringkali tidak memerlukan anggaran besar, cukup dengan ide kreatif dan eksekusi yang cepat dan tepat.<\/p>\n<p>Berlawanan dengan pendekatan &#8220;gorengan&#8221; yang mengejar daya tarik instan, video informatif berfokus pada pemberian nilai nyata kepada audiens. Konten ini dapat berupa edukasi mendalam, tutorial langkah demi langkah, ulasan produk yang komprehensif, studi kasus yang relevan, atau wawancara dengan pakar di bidang bisnis tersebut. Keunggulan utama strategi ini adalah kemampuannya untuk membangun otoritas dan kepercayaan. Dengan menyajikan informasi yang berharga, memposisikan bisnis sebagai sumber terpercaya dan ahli di industrinya.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, strategi digital marketing video yang paling efektif mungkin bukan memilih salah satu di antara &#8220;gorengan&#8221; atau informatif, melainkan menggabungkan kekuatan keduanya. Anda bisa memanfaatkan video &#8220;gorengan&#8221; yang atraktif untuk menarik perhatian awal dan meningkatkan kesadaran merek secara massal. Setelah audiens terpancing, arahkan mereka ke saluran yang lain, seperti situs web atau channel YouTube, di mana mereka dapat menemukan video informatif yang lebih mendalam untuk membangun kepercayaan dan pemahaman yang lebih kuat tentang penawaran tersebut.<\/p>\n<p>Dengan menggabungkan sinergi antara video &#8220;gorengan&#8221; yang memicu <em>hype<\/em> dan video informatif yang membangun nilai, bisnis akan memiliki pendekatan digital marketing yang komprehensif. Kombinasi ini akan secara efektif menjangkau, melibatkan, dan mengkonversi target audiens, membawa bisnis Anda ke level berikutnya dalam persaingan digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah lautan informasi digital yang terus berkembang, konten video telah menjadi tulang punggung strategi pemasaran daring yang tak terhindarkan. Video bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk menarik perhatian audiens baru dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Namun, dengan beragamnya format dan gaya video yang tersedia, memilih pendekatan yang tepat untuk mempromosikan bisnis bisa menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":8841,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[349],"tags":[],"class_list":["post-8840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-creative-communication"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Digital Marketing &quot;Gorengan&quot; vs. Informatif: Strategi Video Efektif untuk Bisnis - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Digital Marketing &quot;Gorengan&quot; vs. Informatif: Strategi Video Efektif untuk Bisnis - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di tengah lautan informasi digital yang terus berkembang, konten video telah menjadi tulang punggung strategi pemasaran daring yang tak terhindarkan. Video bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk menarik perhatian audiens baru dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Namun, dengan beragamnya format dan gaya video yang tersedia, memilih pendekatan yang tepat untuk mempromosikan bisnis bisa menjadi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-22T04:32:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Picture1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"412\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"275\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Picture1.jpg\",\"width\":412,\"height\":275},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/\",\"name\":\"Digital Marketing \\\"Gorengan\\\" vs. Informatif: Strategi Video Efektif untuk Bisnis - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-07-22T04:32:34+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-22T04:32:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/07\/digital-marketing-gorengan-vs-informatif-strategi-video-efektif-untuk-bisnis\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8840"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8842,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8840\/revisions\/8842"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8841"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}