{"id":8668,"date":"2025-06-29T11:41:45","date_gmt":"2025-06-29T04:41:45","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=8668"},"modified":"2025-07-02T11:56:38","modified_gmt":"2025-07-02T04:56:38","slug":"bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/","title":{"rendered":"Bagaimana Merancang Sistem dengan Flowchart"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8669\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-3.jpg\" alt=\"\" width=\"165\" height=\"196\" \/><\/p>\n<p>Perancangan sistem merupakan salah satu tahap paling penting dalam pengembangan perangkat lunak atau sistem informasi. Sebelum sistem dibangun, perlu dibuat representasi visual alur kerja untuk memudahkan pemahaman tim pengembang maupun pihak terkait. Salah satu alat bantu yang umum digunakan adalah <strong>flowchart<\/strong>. Artikel ini akan membahas bagaimana cara merancang sistem dengan flowchart secara efektif dan efisien.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><strong>Apa Itu Flowchart?<\/strong><\/h3>\n<p><strong>Flowchart<\/strong> adalah diagram yang menunjukkan langkah-langkah atau proses secara berurutan menggunakan simbol grafis seperti panah, kotak, dan bentuk-bentuk lainnya. Flowchart digunakan untuk menggambarkan aliran logika, alur data, maupun prosedur sistem.<\/p>\n<p>Dengan flowchart, pengembang sistem dapat:<\/p>\n<ul>\n<li>Memahami alur proses secara keseluruhan<\/li>\n<li>Menemukan potensi kesalahan logika<\/li>\n<li>Mempermudah komunikasi antaranggota tim<\/li>\n<li>Mendokumentasikan sistem dengan lebih jelas<\/li>\n<\/ul>\n<h2><\/h2>\n<h3><strong>Jenis-Jenis Flowchart<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam konteks perancangan sistem, beberapa jenis flowchart yang sering digunakan antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>System Flowchart<\/strong><br \/>\nMenggambarkan aliran data atau proses dalam sistem komputer, mencakup input, proses, dan output.<\/li>\n<li><strong>Program Flowchart<\/strong><br \/>\nMenjelaskan logika pemrograman dari sebuah modul atau fungsi tertentu dalam sistem.<\/li>\n<li><strong>Process Flowchart<\/strong><br \/>\nMenjelaskan urutan proses secara umum, tidak terbatas pada sistem komputer.<\/li>\n<li><strong>Data Flow Diagram (DFD)<\/strong> \u2013 Meski bukan flowchart secara teknis, DFD sering digunakan bersamaan untuk menggambarkan aliran data dalam sistem.<\/li>\n<\/ol>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Simbol-Simbol Flowchart<\/strong><\/h3>\n<p>Beberapa simbol standar yang digunakan dalam flowchart menurut ANSI (American National Standards Institute):<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Terminator<\/strong> (oval): menunjukkan awal atau akhir proses<\/li>\n<li><strong>Process<\/strong> (persegi panjang): menunjukkan tindakan atau operasi<\/li>\n<li><strong>Decision<\/strong> (belah ketupat): menunjukkan keputusan dengan dua atau lebih cabang<\/li>\n<li><strong>Input\/Output<\/strong> (jajaran genjang): menunjukkan data masuk atau keluar<\/li>\n<li><strong>Terminator<\/strong>: menunjukkan arah aliran proses<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8670\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-4.jpg\" alt=\"\" width=\"625\" height=\"176\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-4.jpg 625w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-4-480x135.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Langkah-Langkah Merancang Sistem Menggunakan Flowchart<\/strong><\/h3>\n<h3>1. <strong>Identifikasi Proses Utama<\/strong><\/h3>\n<p>Tentukan terlebih dahulu proses atau sistem apa yang ingin digambarkan. Pahami urutan dan hubungan antarprosesnya.<\/p>\n<h3>2. <strong>Tentukan Titik Awal dan Akhir<\/strong><\/h3>\n<p>Setiap flowchart harus memiliki satu titik awal dan minimal satu titik akhir.<\/p>\n<h3>3. <strong>Gunakan Simbol dengan Konsisten<\/strong><\/h3>\n<p>Pastikan penggunaan simbol mengikuti standar agar flowchart mudah dipahami.<\/p>\n<h3>4. <strong>Hubungkan Proses Secara Logis<\/strong><\/h3>\n<p>Gunakan panah untuk menghubungkan simbol sesuai urutan logika sistem.<\/p>\n<h3>5. <strong>Evaluasi dan Validasi<\/strong><\/h3>\n<p>Tinjau kembali flowchart bersama tim untuk memastikan tidak ada langkah yang tertinggal dan semua proses tergambar dengan benar.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h3><strong>Tools untuk Membuat Flowchart<\/strong><\/h3>\n<p>Beberapa aplikasi populer yang bisa digunakan untuk membuat flowchart:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Lucidchart<\/strong><\/li>\n<li><strong>io (diagrams.net)<\/strong><\/li>\n<li><strong>Microsoft Visio<\/strong><\/li>\n<li><strong>Whimsical<\/strong><\/li>\n<li><strong>Figma (dengan plugin flowchart)<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Flowchart adalah alat visual yang sangat berguna dalam merancang sistem. Dengan menggunakan simbol-simbol standar, flowchart membantu menyederhanakan proses yang kompleks dan memperjelas alur sistem. Penggunaan flowchart yang tepat dapat menghemat waktu, mencegah kesalahan desain, dan meningkatkan komunikasi dalam tim pengembangan sistem.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\"><strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Dennis, A., Wixom, B. H., &amp; Roth, R. M. (2021). <em>Systems Analysis and Design<\/em> (7th ed.). Wiley.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Kendall, K. E., &amp; Kendall, J. E. (2019). <em>Systems Analysis and Design<\/em> (10th ed.). Pearson Education.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Valacich, J. S., George, J. F., &amp; Hoffer, J. A. (2020). <em>Modern Systems Analysis and Design<\/em> (9th ed.). Pearson.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Satria, R., &amp; Nurjanah, S. (2020). \u201cPenggunaan Flowchart untuk Memodelkan Proses Bisnis pada Sistem Informasi,\u201d <em>Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi<\/em>, 8(1), 45\u201353. https:\/\/doi.org\/10.33364\/jtsi.v8i1.1234<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-size: 10pt\">Kurniawan, A. (2021). <em>Perancangan Sistem Informasi dengan UML dan Flowchart<\/em>. Deepublish.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perancangan sistem merupakan salah satu tahap paling penting dalam pengembangan perangkat lunak atau sistem informasi. Sebelum sistem dibangun, perlu dibuat representasi visual alur kerja untuk memudahkan pemahaman tim pengembang maupun pihak terkait. Salah satu alat bantu yang umum digunakan adalah flowchart. Artikel ini akan membahas bagaimana cara merancang sistem dengan flowchart secara efektif dan efisien. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":8670,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[345],"tags":[],"class_list":["post-8668","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-computer-science-software-engineering"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Merancang Sistem dengan Flowchart - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bagaimana Merancang Sistem dengan Flowchart - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perancangan sistem merupakan salah satu tahap paling penting dalam pengembangan perangkat lunak atau sistem informasi. Sebelum sistem dibangun, perlu dibuat representasi visual alur kerja untuk memudahkan pemahaman tim pengembang maupun pihak terkait. Salah satu alat bantu yang umum digunakan adalah flowchart. Artikel ini akan membahas bagaimana cara merancang sistem dengan flowchart secara efektif dan efisien. [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-29T04:41:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-02T04:56:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-4.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"625\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"176\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar10-4.jpg\",\"width\":625,\"height\":176},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/\",\"name\":\"Bagaimana Merancang Sistem dengan Flowchart - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-06-29T04:41:45+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T04:56:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/06\/bagaimana-merancang-sistem-dengan-flowchart\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8668"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8668\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8672,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8668\/revisions\/8672"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}