{"id":8048,"date":"2025-04-30T10:42:51","date_gmt":"2025-04-30T03:42:51","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=8048"},"modified":"2025-05-06T10:46:40","modified_gmt":"2025-05-06T03:46:40","slug":"ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/","title":{"rendered":"UI VS Dopamine: Mengapa Kita Susah Terlepas dari Aplikasi ?"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-8049 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14-640x641.jpg\" alt=\"\" width=\"410\" height=\"411\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14-640x641.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14-480x481.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14.jpg 694w\" sizes=\"auto, (max-width: 410px) 100vw, 410px\" \/><\/p>\n<p>Di dalam dunia ini, terdapat zat kimia yang bernama Dopamine. Dopamine merupakan zat yang berperan dalam mengatur suasana hati. Dopamin juga biasa disebut hormon perasaan senang. Dopamin dapat membuat efek kecanduan kepada manusia. Begitu pula aplikasi. Di era digital saat ini, aplikasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan oleh Masyarakat. Banyak hal yang kita andalkan melalui sebuah aplikasi, seperti berbelanja, berkomunikasi, mencari hiburan, dll. Tetapi dibalik itu semua, terdapat hal negative yang patut diwaspadai yaitu berpoteni untuk membuat pengguna menjadi kecanduan. Ternyata design user interface memainkan peran krusial dalam hal ini. Lantas apa saja yang menjadi faktor penyebab kecanduan dalam penggunaan aplikasi yang disebabkan oleh user interface?<\/p>\n<p>Pertama, sebagai umpan pertama terdapat daya Tarik visual. Warna-warna cerah, tipografi yang mudah dibaca, ikon yang menarik, animasi yang halus, dan transisi yang mulus semuanta berkontribusi pada pengalaman pengguna dalam memakai aplikasi agar pengguna mendapat pengalaman yang menyenangkan dan adiktif. Kedua, UI yang bagus tentunya juga akan memerhatikan kemudahan pengguna dengan cara mengurangi gesekan pada layar. Navigasi yang jelas, tata letak yang sederhana, akses cepat ke suatu informasi memungkinkan pengguna dapat mencari apa yang mereka mau tanpa mengalami frustrasi. Terakhir, Mengunci perhatian dengan loop reward. Aplikasi biasanya membuat system hadiah seperti poin, member, level, badges untuk memotivasi pelanggan agar terus menggunakan aplikasi. Semua hal di atas akan memicu pelepasan dopamine di otak. neurotransmitter yang terkait dengan kesenangan dan penghargaan akan merespons yang mengakibatkan pengguna merasa senang dan termotivasi untuk terus berinteraksi dengan aplikasi sehingga membuat efek adiktif pada pengguna.<\/p>\n<p><strong>Sumber: <\/strong>Norman, D. (2013). <em>The Design of Everyday Things.<\/em> New York: Basic Books.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di dalam dunia ini, terdapat zat kimia yang bernama Dopamine. Dopamine merupakan zat yang berperan dalam mengatur suasana hati. Dopamin juga biasa disebut hormon perasaan senang. Dopamin dapat membuat efek kecanduan kepada manusia. Begitu pula aplikasi. Di era digital saat ini, aplikasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan oleh Masyarakat. Banyak hal yang kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":8049,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[337],"tags":[],"class_list":["post-8048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business-information-technology"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>UI VS Dopamine: Mengapa Kita Susah Terlepas dari Aplikasi ? - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"UI VS Dopamine: Mengapa Kita Susah Terlepas dari Aplikasi ? - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di dalam dunia ini, terdapat zat kimia yang bernama Dopamine. Dopamine merupakan zat yang berperan dalam mengatur suasana hati. Dopamin juga biasa disebut hormon perasaan senang. Dopamin dapat membuat efek kecanduan kepada manusia. Begitu pula aplikasi. Di era digital saat ini, aplikasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan oleh Masyarakat. Banyak hal yang kita [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-30T03:42:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-06T03:46:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"694\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"695\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar14.jpg\",\"width\":694,\"height\":695},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/\",\"name\":\"UI VS Dopamine: Mengapa Kita Susah Terlepas dari Aplikasi ? - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2025-04-30T03:42:51+00:00\",\"dateModified\":\"2025-05-06T03:46:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2025\/04\/ui-vs-dopamine-mengapa-kita-susah-terlepas-dari-aplikasi\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8048"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8050,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8048\/revisions\/8050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8049"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}