{"id":6287,"date":"2024-11-12T09:13:20","date_gmt":"2024-11-12T02:13:20","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=6287"},"modified":"2024-11-12T09:13:20","modified_gmt":"2024-11-12T02:13:20","slug":"kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/","title":{"rendered":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6288 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg\" alt=\"\" width=\"321\" height=\"266\" \/><\/p>\n<p>(Sumber Gambar: https:\/\/www.metropolisindia.com\/blog\/preventive-healthcare\/acute-renal-failure-everything-you-need-to-know)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Akhir-akhir ini banyak diberitakan mengenai meningkatnya kasus gagal ginjal yang diderita masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Berdasarkan data dari <strong>Tirto.id<\/strong>, terdapat lonjakan kasus gagal ginjal pada kelompok usia 25-34 tahun. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 19,29% mengalami gagal ginjal, dan pada tahun 2023, angkanya melonjak menjadi 31,4%. Sementara, data dari <strong>Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya<\/strong> mengungkapkan \u201cada 308 kasus gagal ginjal kronis selama semester awal 2024\u201d Hal ini perlu mendapat perhatian khusus, karena penyakit ini mengganggu aktivitas penderita, bahkan berpotensi menyebabkan kematian.<\/p>\n<p>Penyakit gagal ginjal bisa disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat dan tidak teratur, seperti mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan tinggi garam, minuman yang bersoda dan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, dan lain sebagainya. Hal ini dapat meningkatkan resiko terkenanya gagal ginjal. Salah satu tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah menggunakan pendekatan psikologis <strong><em>Health Belief Model <\/em>(HBM)<\/strong>. HBM dikembangkan oleh Hochbaum, Rosenstock, dan Kegels pada tahun 1950. Model ini digunakan untuk memprediksi, memahami perilaku kesehatan, dan mengajak individu untuk mengubah pola hidup yang baik. HBM berpendapat bahwa kesadaran seseorang terhadap kesehatan mereka dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam mengadopsi gaya hidup sehat. Terdapat beberapa komponen utama dalam HBM, diantaranya: <em>Perceived Susceptibility, Perceived Severity, Perceived Benefits, Perceived Barriers, Cues to Action<\/em>, dan <em>Self-Efficacy<\/em><\/p>\n<ul>\n<li><em>Perceived Susceptibility<\/em>: seseorang tidak akan mengubah gaya hidupnya, kecuali dia yakin akan adanya resiko atau bahaya dari pola hidup yang dia jalani.<\/li>\n<li><em>Perceived Severity<\/em>: seseorang mungkin akan mengubah gaya hidupnya, apabila ia mengetahui gaya hidup yang dijalani akan mengakibatkan penyakit yang serius.<\/li>\n<li><em>Perceived Benefits<\/em>: seseorang sulit mengubah gaya hidupnya, jika dia merasa tidak akan mendapatkan manfaat apabila meninggalkannya.<\/li>\n<li><em>Perceived Barriers<\/em>: seseorang sulit untuk mengubah gaya hidupnya, karena dia berpikir akan sulit menjalani gaya hidup yang lebih sehat karena membutuhkan usaha yang keras, biaya yang lebih besar, dan menghabiskan waktu, dan lain sebagainya.<\/li>\n<li><em>Cues to Action<\/em>: seseorang mengubah gaya hidupnya, setelah adanya hal eksternal yang mendorong dia untuk mengubah gaya hidupnya, contohnya: dia melihat poster kesehatan mengenai dampak dari minuman kemasan bagi tubuh, mendengar kabar temannya meninggal akibat minuman keras, dan lain sebagainya.<\/li>\n<li><em>Self-Efficacy<\/em>: seseorang yakin terhadap dirinya, bahwa dia mampu mengubah gaya hidupnya untuk kesehatan dirinya.<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Health Belief Model<\/em> dapat digunakan dalam kampanye kesehatan, sehingga masyarakat menjadi sadar akan pentingnya menjalankan pola hidup yang sehat, sehingga resiko munculnya berbagai penyakit seperti gagal ginjal tidak terjadi. Pegiat kampanye kesehatan dapat memilih metode yang tepat yang ada dalam <em>Health Belief Model<\/em> untuk digunakan dalam kampanye kesehatan, sehingga menjadi tepat sasaran dan berhasil. <em>Health Belief Model<\/em> ini juga membantu pegiat kampanye dalam mengklasifikasi tipe manusia, sehingga kampanye yang dilakukan bisa lebih variatif dan tepat sasaran, sesuai dengan yang dibutuhkan. Kampanye dilakukan melihat sisi psikologis dari masyarakatnya. Yuk kenali diri anda termasuk tipe klasifikasi yang mana pada komponen HBM.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Referensi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Meilita Elaine (2024). \u201c<strong>Dinkes Surabaya Catat Ratusan Kasus Gagal Ginjal Kronis Selama SemesterAwal2024\u201d <\/strong>suarasurabaya.net <a href=\"https:\/\/www.suarasurabaya.net\/kelanakota\/2024\/dinkes-surabaya-catat-ratusan-kasus-gagal-ginjal-kronis-selama-semester-awal-2024\/\">https:\/\/www.suarasurabaya.net\/kelanakota\/2024\/dinkes-surabaya-catat-ratusan-kasus-gagal-ginjal-kronis-selama-semester-awal-2024\/<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Fina Nailur Rohmah &amp; Alfitra Akbar (2024). \u201c<strong>Yang Muda, Yang Gagal Ginjal\u201d. <\/strong>tirto.id <a href=\"https:\/\/tirto.id\/tak-hanya-lansia-gagal-ginjal-kronis-juga-serang-anak-muda-g2vB\">https:\/\/tirto.id\/tak-hanya-lansia-gagal-ginjal-kronis-juga-serang-anak-muda-g2vB<\/a><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Elizabeth Boskey (2024), \u201cHow the Health Belief Model Influences Your Behaviors\u201d <a href=\"https:\/\/www.verywellmind.com\/\">verywellmind.com<\/a>\u00a0 <a href=\"https:\/\/www.verywellmind.com\/health-belief-model-3132721\">https:\/\/www.verywellmind.com\/health-belief-model-3132721<\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Sumber Gambar: https:\/\/www.metropolisindia.com\/blog\/preventive-healthcare\/acute-renal-failure-everything-you-need-to-know) &nbsp; Akhir-akhir ini banyak diberitakan mengenai meningkatnya kasus gagal ginjal yang diderita masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Berdasarkan data dari Tirto.id, terdapat lonjakan kasus gagal ginjal pada kelompok usia 25-34 tahun. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 19,29% mengalami gagal ginjal, dan pada tahun 2023, angkanya melonjak menjadi 31,4%. Sementara, data dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6288,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-6287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-psychology"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"(Sumber Gambar: https:\/\/www.metropolisindia.com\/blog\/preventive-healthcare\/acute-renal-failure-everything-you-need-to-know) &nbsp; Akhir-akhir ini banyak diberitakan mengenai meningkatnya kasus gagal ginjal yang diderita masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Berdasarkan data dari Tirto.id, terdapat lonjakan kasus gagal ginjal pada kelompok usia 25-34 tahun. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 19,29% mengalami gagal ginjal, dan pada tahun 2023, angkanya melonjak menjadi 31,4%. Sementara, data dari [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-12T02:13:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"321\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"266\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"editorarticle\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"editorarticle\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"editorarticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"headline\":\"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal\",\"datePublished\":\"2024-11-12T02:13:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/\"},\"wordCount\":519,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/E1.jpg\",\"articleSection\":[\"Psychology\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/\",\"name\":\"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/E1.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-12T02:13:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/E1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/E1.jpg\",\"width\":321,\"height\":266},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/author\\\/editorarticle\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","og_description":"(Sumber Gambar: https:\/\/www.metropolisindia.com\/blog\/preventive-healthcare\/acute-renal-failure-everything-you-need-to-know) &nbsp; Akhir-akhir ini banyak diberitakan mengenai meningkatnya kasus gagal ginjal yang diderita masyarakat, termasuk di kalangan generasi muda. Berdasarkan data dari Tirto.id, terdapat lonjakan kasus gagal ginjal pada kelompok usia 25-34 tahun. Pada tahun 2018, tercatat sebanyak 19,29% mengalami gagal ginjal, dan pada tahun 2023, angkanya melonjak menjadi 31,4%. Sementara, data dari [&hellip;]","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/","og_site_name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","article_published_time":"2024-11-12T02:13:20+00:00","og_image":[{"width":321,"height":266,"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"editorarticle","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"editorarticle","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/"},"author":{"name":"editorarticle","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"headline":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal","datePublished":"2024-11-12T02:13:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/"},"wordCount":519,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg","articleSection":["Psychology"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/","name":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg","datePublished":"2024-11-12T02:13:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/E1.jpg","width":321,"height":266},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/kupas-pendekatan-psikologi-untuk-cegah-gagal-ginjal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kupas Pendekatan Psikologi untuk Cegah Gagal Ginjal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/","name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88","name":"editorarticle","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","caption":"editorarticle"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/author\/editorarticle\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6287"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6287\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6289,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6287\/revisions\/6289"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}