{"id":6278,"date":"2024-11-12T09:01:03","date_gmt":"2024-11-12T02:01:03","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=6278"},"modified":"2024-11-13T10:52:08","modified_gmt":"2024-11-13T03:52:08","slug":"lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/","title":{"rendered":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6279 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"356\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg 624w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3-480x274.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><\/p>\n<p>Di dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial merubah cara kita berkomunikasi, memberikan informasi, serta berhubungan dengan lingkungan disekitar kita. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok telah membuka banyak kesempatan bagi kita untuk dapat mengekspresikan ide dan pikiran kita secara lebih bebas kepada kalangan yang lebih luas. Namun, walaupun wadah tersebut dapat mendorong dan memfasilitasi komunikasi yang lebih luas, wadah tersebut juga menghadirkan tantangan tersendiri yang dapat mempersulit cara kita memahami serta memandang kebenaran dan realita yang ada disekitar kita. Algoritma yang berperan untuk mengatur konten yang muncul di <em>feeds<\/em> kita sering kali hanya menampilkan konten yang beresonansi dengan apa yang kita percayai pada saat ini, sehingga menciptakan suatu pandangan yang lebih mendominasi sementara pandangan yang lainnya terpinggirkan. Hal inilah yang sering kali disebut dengan istilah \u201c<em>echo chambers<\/em>\u201d.<\/p>\n<p><em>Echo chambers<\/em> sendiri merupakan sebuah kondisi atau lingkungan dimana seorang individu hanya dihadapkan dengan perspektif yang sejalan dengan apa yang mereka suka atau percaya, dan pada akhirnya akan membentuk pemahaman mereka terhadap isu yang lebih kompleks.<\/p>\n<p><strong>Apa ya contoh nyata dari <em>echo chambers<\/em> tersebut? <\/strong><\/p>\n<p>Salah satu contoh yang paling mudah kita temui dalam keseharian adalah seorang individu anggap saja bernama Budi. Budi sangat menyukai olahraga basket dan percaya bahwa olahraga basket adalah olahraga yang paling populer pada saat ini, sehingga ia terus menerus menonton pertandingan basket menggunakan smartphonenya. Lama kelamaan <em>feeds<\/em> pada media sosial Budi hanya menampilkan pertandingan basket bahkan saat Budi tidak sedang mencarinya. Hal ini kemudian akan membuat Budi merasa bahwa pendapatnya benar terkait melambungnya kepopuleran olahraga basket pada saat ini. Padahal pada kenyataannya hal tersebut tidaklah benar. Budi terus menerus mendapatkan tayangan olahraga basket karena adanya algoritma yang mencatat hal apa yang Budi sering kali lihat ketika menggunakan media sosial tersebut.<\/p>\n<p><strong>Lalu apa ya bahaya dari <em>echo chambers<\/em> ini?<\/strong><\/p>\n<p><em>Echo chambers<\/em> menjadi berbahaya apabila hal tersebut memperkuat kepercayaan seseorang terhadap informasi yang salah. Berikut ini merupakan beberapa hal negatif yang dapat muncul:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Penyebaran Hoax:<\/strong> Ketika seseorang hanya melihat dan mendengar informasi yang sesuai dengan kepercayaan mereka, maka informasi yang salah dapat semakin disebarluaskan tanpa adanya konfirmasi yang jelas terkait kebenarannya. Misalkan saja seperti gerakan \u201canti vaksinasi\u201d, atau konspirasi terkait politik yang sedang marak pada saat ini.<\/li>\n<li><strong>Radikalisme, Ekstremisme, dan Rasisme: <\/strong>Dalam beberapa situasi tertentu, <em>echo chambers <\/em>mendorong cara berpikir yang ekstrim menjadi hal yang normal, hal ini mendorong individu untuk lebih mempercayai pemikiran yang lebih radikal. Misalkan saja stereotip terhadap suatu suku, ras, ataupun agama.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ternyata fenomena<em> echo chambers<\/em> ini bisa dikaitkan dengan teori confirmation bias, dimana teori ini menjelaskan bahwa seorang individu akan memiliki tendensi untuk mencari, menginterpretasi dan mengingat informasi yang memberikan konfirmasi terhadap hak yang dipercaya sebelumnya. Pada fenomena ini, bias tersebut mendorong seseorang untuk hanya mencari dan melihat informasi yang sesuai dengan kepercayaan individu sebelumnya dan mengesampingkan informasi yang bersifat oposisi. Selain itu, teori identitas sosial juga dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena ini, bagaimana seorang individu mendefinisikan diri mereka berdasarkan sebuah kelompok, sehingga hal tersebut mempengaruhi perilaku dan sikap mereka. Dalam fenomena <em>echo chambers<\/em> ini individu hanya terfokus pada kelompok\/hal yang memiliki pandangan yang sejalan dengan pandangan yang dimiliki individu tersebut.<\/p>\n<p><strong>Bagaimana\u00a0 mengatasi <em>echo chambers<\/em> ini?<\/strong><\/p>\n<p>Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut, misalkan saja dengan mendorong tingkat literasi media dan cara berpikir kritis. Hal ini bisa membuat kita lebih berhati-hati dalam memilih sebuah informasi. Misalkan, kita bisa memastikan terlebih dahulu apakah sumber yang kita baca atau lihat dapat dipastikan kredibilitasnya. Kemudian kita juga bisa dengan terbuka untuk melakukan diskusi lebih dalam kepada orang-orang disekitar kita khususnya dengan individu yang mungkin memiliki pandangan berbeda dari yang kita percayai. Dengan melakukan diskusi tersebut, kita dapat lebih mengerti pandangan oposisi atau pandangan orang sekitar terhadap hal yang kita percayai sehingga mengurangi adanya kemungkinan bias.<\/p>\n<p>Dibalik kemudahan yang diberikan oleh media sosial, kita juga harus mengerti bagaimana cara kerja sebuah media sosial agar dapat lebih terhindar dari kemungkinan adanya dampak negatif yang muncul. Dengan menyadari akibat dari fenomena <em>echo chambers <\/em>kita bisa lebih berhati-hati dan bersikap selektif dengan apa yang kita lihat pada media sosial. Pada hal ini, tantangan terbesar bagi kita sebagai individu adalah pada tingkat keingintahuan kita pada hal yang bersifat kontra pada apa yang kita percayai, jika kita bisa melakukan hal tersebut maka kita juga dapat meminimalisir dampak negatif dari keberadaan sosial media.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\"><strong>References:<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Kahne, J., &amp; Bowyer, B. (2016). Educating for democracy in a partisan age. American Educational Research Journal, 54(1), 3\u201334. https:\/\/doi.org\/10.3102\/0002831216679817<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Nickerson, R. S. (1998). Confirmation bias: a ubiquitous phenomenon in many guises. <em>Review of General Psychology<\/em>, <em>2<\/em>(2), 175\u2013220. https:\/\/doi.org\/10.1037\/1089-2680.2.2.175<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Tajfel, H., &amp; Turner, J. (2001). An integrative theory of intergroup conflict. In M. A. Hogg &amp; D. Abrams (Eds.), Intergroup relations: Essential readings (pp. 94\u2013109). Psychology Press.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial merubah cara kita berkomunikasi, memberikan informasi, serta berhubungan dengan lingkungan disekitar kita. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok telah membuka banyak kesempatan bagi kita untuk dapat mengekspresikan ide dan pikiran kita secara lebih bebas kepada kalangan yang lebih luas. Namun, walaupun wadah tersebut dapat mendorong [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6279,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-6278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-psychology"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial merubah cara kita berkomunikasi, memberikan informasi, serta berhubungan dengan lingkungan disekitar kita. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok telah membuka banyak kesempatan bagi kita untuk dapat mengekspresikan ide dan pikiran kita secara lebih bebas kepada kalangan yang lebih luas. Namun, walaupun wadah tersebut dapat mendorong [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-12T02:01:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-13T03:52:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"624\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"356\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"editorarticle\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"editorarticle\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"editorarticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"headline\":\"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear\",\"datePublished\":\"2024-11-12T02:01:03+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-13T03:52:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/\"},\"wordCount\":791,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/B1-3.jpg\",\"articleSection\":[\"Psychology\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/\",\"name\":\"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/B1-3.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-12T02:01:03+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-13T03:52:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/B1-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/11\\\/B1-3.jpg\",\"width\":624,\"height\":356},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2024\\\/11\\\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/author\\\/editorarticle\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","og_description":"Di dalam era digital yang semakin berkembang, media sosial merubah cara kita berkomunikasi, memberikan informasi, serta berhubungan dengan lingkungan disekitar kita. Media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Tiktok telah membuka banyak kesempatan bagi kita untuk dapat mengekspresikan ide dan pikiran kita secara lebih bebas kepada kalangan yang lebih luas. Namun, walaupun wadah tersebut dapat mendorong [&hellip;]","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/","og_site_name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","article_published_time":"2024-11-12T02:01:03+00:00","article_modified_time":"2024-11-13T03:52:08+00:00","og_image":[{"width":624,"height":356,"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"editorarticle","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"editorarticle","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/"},"author":{"name":"editorarticle","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"headline":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear","datePublished":"2024-11-12T02:01:03+00:00","dateModified":"2024-11-13T03:52:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/"},"wordCount":791,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg","articleSection":["Psychology"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/","name":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg","datePublished":"2024-11-12T02:01:03+00:00","dateModified":"2024-11-13T03:52:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/B1-3.jpg","width":624,"height":356},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/11\/lost-in-the-noise-how-social-media-echo-chambers-make-us-forget-what-we-dont-want-to-hear\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Lost in the Noise:\u00a0How Social Media Echo Chambers Make Us Forget What We Don\u2019t Want to Hear"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/","name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88","name":"editorarticle","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","caption":"editorarticle"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/author\/editorarticle\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6280,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6278\/revisions\/6280"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}