{"id":6200,"date":"2024-10-31T16:00:08","date_gmt":"2024-10-31T09:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=6200"},"modified":"2024-11-01T09:32:09","modified_gmt":"2024-11-01T02:32:09","slug":"metode-pembelajaran-generasi-z","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/","title":{"rendered":"Metode Pembelajaran Generasi Z"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_6201\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_6201\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 487px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-6201\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A1.jpg\" alt=\"\" width=\"487\" height=\"487\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A1.jpg 524w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A1-480x480.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 487px) 100vw, 487px\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_6201\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">(Source: Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Generasi Z yang lahir pada tahun 1997\u20132012 merupakan generasi peralihan dari generasi milenial, yang akan segera mendominasi populasi dunia. Generasi Z sering kali dianggap sebagai generasi yang terbiasa dengan teknologi dan media sosial, serta cenderung memiliki sikap inklusif dan toleran terhadap perbedaan. Generasi Z sebagai generasi yang kreatif dan inovatif, karena terbiasa cepat mengakses informasi dan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan ide-ide baru.<\/p>\n<p>Salah satu tantangan dalam menghadapi generasi Z adalah gangguan digital yang sering terjadi. Generasi ini dengan mudah teralihkan oleh konten digital yang menghibur, seperti media sosial, video game, atau aplikasi hiburan lainnya sehingga seringkali membuat tidak fokus maka perlu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan generasi Z. Untuk mengatasinya diperlukan penyesuaian metode pembelajaran dengan mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Generasi Z terbiasa dengan interaksi yang cepat dan langsung, cenderung merasa nyaman dalam lingkungan pembelajaran yang fokus pada interaksi sosial. Generasi Z lebih menyukai situasi pembelajaran yang melibatkan kolaborasi dan komunikasi sehingga pembelajaran pasif tidak akan efektif. Pembelajaran yang melibatkan diskusi, proyek kolaboratif, dan penggunaan teknologi akan lebih menarik bagi generasi Z.<\/p>\n<figure id=\"attachment_6202\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_6202\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 369px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-6202\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A2.jpg\" alt=\"\" width=\"369\" height=\"369\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_6202\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">(Source: Freepik)<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong><em>Learning by doing<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Metode ini dilakukan dengan bereksperimen atau melakukan praktik lebih disukai dibanding duduk di kelas saja.<\/p>\n<p><strong>Memposisikan diri sebagai sahabat<\/strong><\/p>\n<p>Dengan memposisikan diri sebagai sahabat, mengajar dengan pendekatan personal, tidak terlalu menggurui dan tidak bersikap galak sehingga generasi Z mampu belajar dengan baik.<\/p>\n<p><strong>Fokus pada pembelajaran audio<\/strong><\/p>\n<p>Otak yang bertanggung jawab untuk kemampuan audio visual jauh lebih berkembang bagi generasi Z sehingga membutuhkan audio dan bentuk-bentuk visual pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan.<\/p>\n<p><strong>Belajar melalui<em> gadget<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Perangkat teknologi seperti smartphone merupakan alat yang sering dipakai generasi Z dalam mendukung dalam proses belajar. Durasi akses rata-rata bisa mencapai 15,4 jam per minggu. Melalui smartphone dapat mencari informasi lebih luas sehingga meningkatkan proses belajar.<\/p>\n<p><strong>Belajar sebagai permainan<\/strong><\/p>\n<p>Perlakuan belajar sebagai permainan akan lebih menyenangkan dan efektif. Permainan ini akan memotivasi diri untuk terus mendorong ke arah penguasaan. Belajar dengan bantuan permainan untuk mengembangkan kemampuan nonteknis seperti daya pikir kritis, manajemen waktu, jiwa kepemimpinan, kolaborasi, pengelolaan sumberdaya, dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<p><strong>Persiapkan diri dalam menghadapi Generasi Z<\/strong><\/p>\n<p>\u25cb Mengintegrasi teknologi digital<\/p>\n<p>\u25cb Kolaborasi dalam aktivitas pembelajaran<\/p>\n<p>\u25cb Konektivitas manfaat dari materi tersebut<\/p>\n<p>\u25cb Berikan umpan balik &amp; dukungan langsung<\/p>\n<p>\u25cb Ciptakan lingkungan inklusif<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Generasi Z yang lahir pada tahun 1997\u20132012 merupakan generasi peralihan dari generasi milenial, yang akan segera mendominasi populasi dunia. Generasi Z sering kali dianggap sebagai generasi yang terbiasa dengan teknologi dan media sosial, serta cenderung memiliki sikap inklusif dan toleran terhadap perbedaan. Generasi Z sebagai generasi yang kreatif dan inovatif, karena terbiasa cepat mengakses informasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":6201,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[348],"tags":[],"class_list":["post-6200","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-management"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Metode Pembelajaran Generasi Z - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Metode Pembelajaran Generasi Z - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Generasi Z yang lahir pada tahun 1997\u20132012 merupakan generasi peralihan dari generasi milenial, yang akan segera mendominasi populasi dunia. Generasi Z sering kali dianggap sebagai generasi yang terbiasa dengan teknologi dan media sosial, serta cenderung memiliki sikap inklusif dan toleran terhadap perbedaan. Generasi Z sebagai generasi yang kreatif dan inovatif, karena terbiasa cepat mengakses informasi [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-10-31T09:00:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-01T02:32:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"524\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"524\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/A1.jpg\",\"width\":524,\"height\":524},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/\",\"name\":\"Metode Pembelajaran Generasi Z - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-10-31T09:00:08+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-01T02:32:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/10\/metode-pembelajaran-generasi-z\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6200","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6200"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6203,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6200\/revisions\/6203"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}