{"id":4986,"date":"2024-05-13T17:26:35","date_gmt":"2024-05-13T10:26:35","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=4986"},"modified":"2024-05-13T17:26:35","modified_gmt":"2024-05-13T10:26:35","slug":"kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/","title":{"rendered":"Kisah Peter Pan Tak Selamanya Indah :  Kenali Peter Pan Syndrome di dunia Nyata"},"content":{"rendered":"<p><em>Pernah nggak kalian punya teman umurnya diatas 20 tahun atau 30 tahun tapi omongannya toxic, suka ganti-ganti pacar, hobinya mengeluh?<\/em><\/p>\n<p><em>Atau teman\/kenalan\/pasangan kalau diajak diskusi serius, malah menghindar atau menghilang<\/em>.<\/p>\n<p><em>Atau dimintain kerja suatu pekerjaan dijawabnya \u201cAh, susah nih, mending kamu aja yang kerjain, aku nggak tahu\u201d<\/em><\/p>\n<p>Kalian pernah bertanya-tanya tidak, mereka kenapa sih gitu banget? Ngak banget deh, Kekanak-kanakan. Readers, perilaku tersebut dinamakan <em>Peter pan syndrome.<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Apa itu <em>Peter pan syndrome? <\/em><\/strong>Yuk kita simak penjelasannya.<\/p>\n<p><strong><em><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-4987 alignright\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/psikookokoko.png\" alt=\"\" width=\"368\" height=\"247\" \/>Peter Pan syndrome<\/em><\/strong> adalah istilah populer untuk menggambarkan orang dewasa yang tidak bersikap layaknya seusianya. Istilah ini berasal dari karakter fisik Peter Pan yang dikenal sebagai anak laki-laki yang tidak pernah mau tumbuh dewasa. Kondisi ini mengarah kepada pola perilaku yang dapat menghambat perkembangan seseorang untuk mencapai kedewasaan emosional dan psikologis yang sehat. Walaupun fisik sudah dewasa, namun secara mental dan psikologis masih kekanak-kanakan.<\/p>\n<p><em>Peter Pan Syndrome<\/em> pertama kali diperkenalkan oleh Dan Killey, seorang psikolog asal Amerika. Istilah ini kebanyakan sering terjadi pada laki-laki namun tidak menutup kemungkinan jenis kelamin apapun dapat mengembangkan perilaku yang terkait dengan sindrom.<\/p>\n<p><strong>Apa saja Ciri-ciri Peter pan syndrom?<\/strong><\/p>\n<p>Ada beberapa ciri-ciri seseorang mengalami <em>peter pan syndrome<\/em>, antara lain :<\/p>\n<ol>\n<li><em>Irresponsibility<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hanya ingin bersenang-senang dan tidak bertanggungjawab atas tugas dan pekerjaan, sulit mengelola keuangan, tidak mau mengakui kesahalan dan sulit untuk introspeksi<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><em>Anxiety<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p><em>Sense of urgency <\/em>tidak seimbang, melarikan diri atau menghindar dari pembahasan serius<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><em>Loneliness<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Menampilkan kegembiraan dan <em>fake happiness <\/em>namun sebenarnya kesepian<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><em>Sex Role Conflict<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sering bergantung secara berlebihan pada orang lain untuk memenuhi kebutuhan emosional mereka seperti memanjakan dan membereskan masalah untuknya<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><em>Narcissism<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kepo tentang pendapat orang terhadap dirinya dan ingin orang-orang menyukai dan memuji mereka.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><em>Social Impotence<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Sulit untuk mempertahankan hubungan jangka panjang, kesulitan bergaul dengan orang-orang tangguh, tidak bisa bertahan pada satu pekerjaan (suka ganti-ganti).<\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li><em>Despondency<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p>Di usia atas 30 mengalami kesedihan karena merasa gagal.<\/p>\n<p>Penyebab <em>peter pan syndrome <\/em>ini dapat bervariasi, mulai dari pengalaman pada masa anak-anak yang kurang baik, kurangnya peran orang dewasa secara sehat, pola asuh orang tua, takut akan kegagalan, dan ekonomi. Kondisi ini tentu berdampak negatif pada hubungan interpersonal, karir, dan kesejahteraan finansial.<\/p>\n<p><strong>Fakta Menarik <em>Peter Pan Syndrome<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Dalam jurnal berjudul \u201cPeter Pan Syndrome: Men Who Don\u2019t Grow Developing a Scale\u201d ada \u00a0beberapa hal yang menarik:<\/p>\n<ol>\n<li>Belum ada alat ukur spesifik untuk mengukur kondisi ini. Jurnal ini berupaya untuk mengembangkan skala psikometrik yang valid dan reliabel untuk mengukur Peter Pan Syndrome pada pria dewasa.<\/li>\n<li>Terdapat 6 dimensi utama dari Peter Pan <em>syndrome <\/em>ini yaitu; kebutuhan untuk diurus, ketidakdewasaan emosional, fokus pada diri sendiri, penolakan akan tanggung jawab, masalah dengan komitmen, dan kesulitan melihat masa depan.<\/li>\n<li>Pria yang memiliki skor tinggi pada skala Peter Pan <em>syndrome <\/em>memiliki harga diri yang lebih rendah, tidak puas dengan kehidupan, dan mengalami lebih banyak masalah dalam hubungan sosial.<\/li>\n<li>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peter Pan <em>syndrome <\/em>umum terjadi pada pria dewasa muda umur 18-35 tahun dibandingkan dengan pria dewasa yang lebih tua.<\/li>\n<li>Peter Pan <em>syndrome <\/em>ini bukan termasuk gangguan klinis (tidak terdaftar dalam Diagnostic Statistical Manual Disorder), sindrom ini lebih mengarah pada pola perilaku yang menghambat kedewasaan Sehingga tidak diklasifikasikan sebagai kondisi klinis yang membutuhkan obat.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Tips untuk mengatasi <em>Peter Pan Syndrome<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Ada beberapa upaya untuk mengatasi <em>Peter Pan syndrome <\/em>ini, diantaranya;<\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan kesadaran diri mengenai buruknya pola pikir dan perilaku dari <em>Peter Pan <\/em><\/li>\n<li>Mengembangkan kemandirian dengan belajar lebih mandiri secara emosional, mengurangi ketergantungan pada orang lain, dan mengambil tanggung jawab dari hal hal kecil dalam hidup.<\/li>\n<li>Mencari bantuan terapis dan psikolog profesional perlu dilakukan jika memang upaya mandiri sulit dilakukan.<\/li>\n<li>Mengembangkan keterampilan <em>coping <\/em>yang sehat, dimulai dari bagaimana me-<em>manage <\/em>stres, <em>conflict resolution, <\/em>dan cara berkomunikasi yang efektif.<\/li>\n<li>Menetapkan tujuan dan prioritas jangka Baik itu dalam hal karir, hubungan, dan keuangan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan <em>maturity <\/em>dan perspektif terhadap masa depan.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"font-size: 14pt\">Sumber:<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Agustin, S. (2023, Augustus 21). <em>Perilaku Kekanakan pada Orang Dewasa<\/em>. Alodokter. <u><a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/sindrom-peter-pan-perilaku-kekanakan-pada-orang-dewasa\">https:\/\/www.alodokter.com\/sindrom-peter-pan-perilaku-kekanakan-pada-orang-dewasa<\/a><\/u><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Clinic, C. (2024, April 8). <em>Peter Pan syndrome may have you saying, \u2018I don\u2019t want to grow up.\u2019 <\/em>Cleveland Clinic. <u><a href=\"https:\/\/health.clevelandclinic.org\/peter-pan-syndrome\">https:\/\/health.clevelandclinic.org\/peter-pan-syndrome<\/a><\/u><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 10pt\">Kalkan, M., Bat\u0131k, M. V., Kaya, L., &amp; Turan, M. (2019). Peter Pan Syndrome \u201cMen Who Don\u2019t Grow\u201d: Developing a scale. <em>Men And Masculinities<\/em>, <em>24<\/em>(2), 245\u2013257. ResearchGate.net, <u><a href=\"https:\/\/doi.org\/10.1177\/1097184x19874854\">https:\/\/doi.org\/10.1177\/1097184&#215;19874854<\/a><\/u><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah nggak kalian punya teman umurnya diatas 20 tahun atau 30 tahun tapi omongannya toxic, suka ganti-ganti pacar, hobinya mengeluh? Atau teman\/kenalan\/pasangan kalau diajak diskusi serius, malah menghindar atau menghilang. Atau dimintain kerja suatu pekerjaan dijawabnya \u201cAh, susah nih, mending kamu aja yang kerjain, aku nggak tahu\u201d Kalian pernah bertanya-tanya tidak, mereka kenapa sih gitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":4987,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[346],"tags":[],"class_list":["post-4986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-psychology"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.4.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kisah Peter Pan Tak Selamanya Indah : Kenali Peter Pan Syndrome di dunia Nyata - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kisah Peter Pan Tak Selamanya Indah : Kenali Peter Pan Syndrome di dunia Nyata - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pernah nggak kalian punya teman umurnya diatas 20 tahun atau 30 tahun tapi omongannya toxic, suka ganti-ganti pacar, hobinya mengeluh? Atau teman\/kenalan\/pasangan kalau diajak diskusi serius, malah menghindar atau menghilang. Atau dimintain kerja suatu pekerjaan dijawabnya \u201cAh, susah nih, mending kamu aja yang kerjain, aku nggak tahu\u201d Kalian pernah bertanya-tanya tidak, mereka kenapa sih gitu [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-13T10:26:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/psikookokoko.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"368\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"247\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/psikookokoko.png\",\"width\":368,\"height\":247},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/\",\"name\":\"Kisah Peter Pan Tak Selamanya Indah : Kenali Peter Pan Syndrome di dunia Nyata - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-05-13T10:26:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-13T10:26:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2024\/05\/kisah-peter-pan-tak-selamanya-indah-kenali-peter-pan-syndrome-di-dunia-nyata\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4986"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4986\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4988,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4986\/revisions\/4988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}