{"id":11012,"date":"2026-06-03T13:23:10","date_gmt":"2026-06-03T06:23:10","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=11012"},"modified":"2026-06-03T13:23:10","modified_gmt":"2026-06-03T06:23:10","slug":"kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/","title":{"rendered":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11013\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png\" alt=\"\" width=\"904\" height=\"602\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png 904w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9-640x426.png 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9-480x320.png 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9-768x511.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p><strong>\u201cMakanannya biasa aja, tapi cafenya rame banget.\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Kalimat seperti ini semakin sering terdengar belakangan ini. Banyak cafe viral di media sosial bukan karena rasa makanannya luar biasa, melainkan karena interiornya aesthetic, lighting nya bagus, atau punya spot foto yang menarik.<\/p>\n<p>Bahkan kadang, orang sudah memutuskan ingin datang ke sebuah cafe hanya karena melihat video TikTok berdurasi 15 detik.<\/p>\n<p>Fenomena ini menunjukkan satu hal menarik : cafe hari ini bukan lagi sekadar tempat makan.<\/p>\n<p>Tapi juga bagian dari lifestyle dan budaya visual anak muda.<\/p>\n<p>Kalau diperhatikan, banyak cafe sekarang berlomba-lomba membuat konsep yang unik. Mulai dari interior ala Jepang minimalis, nuansa industrial, konsep vintage, sampai cafe dengan photobooth di dalamnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><strong>Tujuannya jelas: supaya mudah dikenali dan mudah viral<\/strong><\/h1>\n<p>Karena di era media sosial, visual punya kekuatan besar untuk menarik perhatian orang.<\/p>\n<p>Platform seperti Instagram dan TikTok membuat orang memilih tempat bukan hanya berdasarkan rasa makanan, tapi juga berdasarkan:<br \/>\n\u201cbagus nggak buat difoto?\u201d<\/p>\n<p>Akhirnya, banyak cafe mulai dirancang bukan hanya untuk nyaman ditempati tapi juga untuk tampil bagus di kamera.<\/p>\n<p>Ada cermin besar untuk mirror selfie, lighting hangat, sudut meja yang estetik, sampai plating makanan yang dibuat menarik demi konten.<\/p>\n<p>Dan menariknya, strategi ini sering berhasil.<\/p>\n<p>Ketika pengunjung mengunggah foto atau video dari cafe tersebut, mereka otomatis ikut mempromosikan tempat itu ke followers mereka. Tanpa sadar, pelanggan berubah menjadi media marketing gratis.<\/p>\n<p>Itulah kenapa visual sekarang menjadi investasi besar bagi banyak cafe.<\/p>\n<p>Namun di sisi lain, fenomena ini juga memunculkan kritik. Tidak sedikit orang merasa beberapa cafe terlalu fokus pada aesthetic, tapi melupakan kualitas rasa dan pelayanan.<\/p>\n<p>Akibatnya, tempat tersebut memang viral, tapi hanya sebentar.<\/p>\n<p>Karena pada akhirnya, visual mungkin bisa membuat orang datang pertama kali. Tapi pengalaman keseluruhan yang membuat mereka ingin kembali lagi.<\/p>\n<p>Fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana budaya konsumsi anak muda berubah. Hari ini, makan sering kali terasa belum lengkap kalau belum difoto atau di upload ke media sosial.<\/p>\n<p>Cafe akhirnya bukan cuma tempat makan, tapi juga tempat membangun identitas brand secara digital.<\/p>\n<p>Dan mungkin itu alasan kenapa sekarang banyak orang rela antre panjang demi cafe viral bukan hanya untuk kopi atau makanannya, tapi untuk experience, visual dan cerita yang bisa mereka bagikan.<\/p>\n<p>Karena hari ini, komunikasi sebuah brand tidak selalu datang dari iklan besar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cMakanannya biasa aja, tapi cafenya rame banget.\u201d Kalimat seperti ini semakin sering terdengar belakangan ini. Banyak cafe viral di media sosial bukan karena rasa makanannya luar biasa, melainkan karena interiornya aesthetic, lighting nya bagus, atau punya spot foto yang menarik. Bahkan kadang, orang sudah memutuskan ingin datang ke sebuah cafe hanya karena melihat video TikTok [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":11013,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[349],"tags":[],"class_list":["post-11012","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-creative-communication"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cMakanannya biasa aja, tapi cafenya rame banget.\u201d Kalimat seperti ini semakin sering terdengar belakangan ini. Banyak cafe viral di media sosial bukan karena rasa makanannya luar biasa, melainkan karena interiornya aesthetic, lighting nya bagus, atau punya spot foto yang menarik. Bahkan kadang, orang sudah memutuskan ingin datang ke sebuah cafe hanya karena melihat video TikTok [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-06-03T06:23:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"904\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"602\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"editorarticle\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"editorarticle\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"editorarticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"headline\":\"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan\",\"datePublished\":\"2026-06-03T06:23:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/\"},\"wordCount\":375,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-9.png\",\"articleSection\":[\"Creative Communication\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/\",\"name\":\"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-9.png\",\"datePublished\":\"2026-06-03T06:23:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-9.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-9.png\",\"width\":904,\"height\":602},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/06\\\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/author\\\/editorarticle\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","og_description":"\u201cMakanannya biasa aja, tapi cafenya rame banget.\u201d Kalimat seperti ini semakin sering terdengar belakangan ini. Banyak cafe viral di media sosial bukan karena rasa makanannya luar biasa, melainkan karena interiornya aesthetic, lighting nya bagus, atau punya spot foto yang menarik. Bahkan kadang, orang sudah memutuskan ingin datang ke sebuah cafe hanya karena melihat video TikTok [&hellip;]","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/","og_site_name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","article_published_time":"2026-06-03T06:23:10+00:00","og_image":[{"width":904,"height":602,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png","type":"image\/png"}],"author":"editorarticle","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"editorarticle","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/"},"author":{"name":"editorarticle","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"headline":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan","datePublished":"2026-06-03T06:23:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/"},"wordCount":375,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png","articleSection":["Creative Communication"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/","name":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png","datePublished":"2026-06-03T06:23:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-9.png","width":904,"height":602},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/06\/kenapa-cafe-sekarang-lebih-fokus-ke-interior-daripada-makanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Cafe Sekarang Lebih Fokus ke Interior daripada Makanan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/","name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88","name":"editorarticle","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","caption":"editorarticle"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/author\/editorarticle\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11012","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11012"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11012\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11014,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11012\/revisions\/11014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11012"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11012"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11012"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}