{"id":10990,"date":"2026-05-30T11:04:18","date_gmt":"2026-05-30T04:04:18","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?p=10990"},"modified":"2026-06-03T11:07:52","modified_gmt":"2026-06-03T04:07:52","slug":"kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/","title":{"rendered":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-10991\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png\" alt=\"\" width=\"904\" height=\"602\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png 904w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3-640x426.png 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3-480x320.png 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3-768x511.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 904px) 100vw, 904px\" \/><\/p>\n<p>\u201cPadahal isinya belum tentu yang diinginkan, tapi kok tetap dibeli?\u201d<\/p>\n<p>Fenomena <em>blind box<\/em> beberapa tahun terakhir semakin ramai, terutama di kalangan Gen Z. Mulai dari collectible toys seperti Pop Mart, Sonny Angel, sampai berbagai merchandise edisi terbatas, konsepnya sama: pembeli tidak tahu persis barang apa yang akan mereka dapatkan sampai kotaknya dibuka.<\/p>\n<p>Secara logika, ini terdengar aneh.<\/p>\n<p>Kenapa orang rela mengeluarkan uang untuk sesuatu yang hasil akhirnya tidak pasti?<\/p>\n<p>Ternyata, jawabannya bukan ada di produknya, tapi di pengalaman yang ditawarkan.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Yang Dibeli Bukan Barangnya, Tapi Sensasinya<\/strong><\/h3>\n<p>Konsep <em>blind box<\/em> bekerja karena ada elemen kejutan.<\/p>\n<p>Saat seseorang membeli satu kotak, ada rasa penasaran:<br \/>\n\u201cdapet yang rare nggak ya?\u201d<br \/>\n\u201cgamau warna yang ini.\u201d<\/p>\n<p>Sensasi menunggu dan membuka kotak itu sendiri menjadi bagian dari pengalaman konsumsi yang menantang.<\/p>\n<p>Hal ini berkaitan dengan <strong>dopamine anticipation<\/strong>, rasa senang yang muncul bahkan sebelum hadiah diterima.<\/p>\n<p>Artinya, excitement nya sudah dimulai sejak transaksi terjadi.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Surprise Sells<\/strong><\/h3>\n<p>Banyak brand memahami satu hal penting: manusia menyukai kejutan.<\/p>\n<p>Itulah kenapa konsep mystery box, lucky draw, sampai blind bag selalu menarik perhatian.<\/p>\n<p>Ketidakpastian justru menciptakan dorongan untuk membeli lagi.<\/p>\n<p>Kalau belum dapat karakter favorit?<br \/>\nBeli lagi.<\/p>\n<p>Kalau dapat yang sama?<br \/>\nTukar dengan komunitas.<\/p>\n<p>Tanpa sadar, satu pembelian berubah menjadi kebiasaan.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Bukan Cuma Koleksi, Tapi Identitas<\/strong><\/h3>\n<p>Bagi banyak orang, <em>blind box<\/em> bukan sekadar barang pajangan.<\/p>\n<p>Ia menjadi bagian dari identitas.<\/p>\n<p>Koleksi tertentu bisa menunjukkan:<\/p>\n<ul>\n<li>selera personal<\/li>\n<li>komunitas yang diikuti<\/li>\n<li>bahkan status sosial digital lewat unggahan di media sosial<\/li>\n<\/ul>\n<p>Tidak heran banyak orang melakukan <em>unboxing<\/em> di TikTok atau Instagram.<\/p>\n<p>Karena momen membuka kotak ternyata sama menariknya dengan produknya sendiri.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Media Sosial Membuat Blind Box Makin Viral<\/strong><\/h3>\n<p>Fenomena <em>blind box<\/em> semakin besar karena internet menyukai format ini.<\/p>\n<p>Video <em>unboxing<\/em> punya semua elemen yang disukai algoritma:<\/p>\n<ul>\n<li>rasa penasaran<\/li>\n<li>emosi spontan<\/li>\n<li>visual menarik<\/li>\n<li>dan hasil akhir yang tidak terduga<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penonton ikut merasakan sensasi deg-degan nya, meskipun mereka tidak membeli.<\/p>\n<p>Dan di situlah kekuatan kontennya.<\/p>\n<h3><\/h3>\n<h3><strong>Namun, Apakah Ini Tentang Barang atau Konsumsi Emosional?<\/strong><\/h3>\n<p>Di sisi lain, fenomena ini juga memunculkan pertanyaan.<\/p>\n<p>Apakah orang membeli karena benar-benar suka produknya?<br \/>\nAtau karena kecanduan sensasi membeli?<\/p>\n<p>Karena ketika yang dicari adalah excitement, bukan tidak mungkin perilaku konsumsi jadi impulsif.<\/p>\n<p>Di sinilah brand sangat pintar memainkan emosi.<\/p>\n<p><em>Blind box<\/em> menunjukkan bahwa marketing hari ini tidak selalu soal menjual fungsi produk.<\/p>\n<p>Kadang, yang dijual justru:<\/p>\n<ul>\n<li>pengalaman<\/li>\n<li>emosi<\/li>\n<li>dan cerita di balik produk itu sendiri<\/li>\n<\/ul>\n<p>Brand yang berhasil bukan hanya membuat orang membeli, tapi membuat orang ingin merasakan sesuatu.<\/p>\n<p>Popularitas <em>blind box<\/em> membuktikan bahwa perilaku konsumen modern semakin emosional.<\/p>\n<p>Orang tidak selalu membeli karena butuh.<\/p>\n<p>Kadang, mereka membeli karena penasaran.<br \/>\nKarena ingin merasakan sensasi.<br \/>\nKarena ingin jadi bagian dari tren.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPadahal isinya belum tentu yang diinginkan, tapi kok tetap dibeli?\u201d Fenomena blind box beberapa tahun terakhir semakin ramai, terutama di kalangan Gen Z. Mulai dari collectible toys seperti Pop Mart, Sonny Angel, sampai berbagai merchandise edisi terbatas, konsepnya sama: pembeli tidak tahu persis barang apa yang akan mereka dapatkan sampai kotaknya dibuka. Secara logika, ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":10991,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[349],"tags":[],"class_list":["post-10990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-creative-communication"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"\u201cPadahal isinya belum tentu yang diinginkan, tapi kok tetap dibeli?\u201d Fenomena blind box beberapa tahun terakhir semakin ramai, terutama di kalangan Gen Z. Mulai dari collectible toys seperti Pop Mart, Sonny Angel, sampai berbagai merchandise edisi terbatas, konsepnya sama: pembeli tidak tahu persis barang apa yang akan mereka dapatkan sampai kotaknya dibuka. Secara logika, ini [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-30T04:04:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-06-03T04:07:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"904\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"602\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"editorarticle\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"editorarticle\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"editorarticle\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"headline\":\"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa\",\"datePublished\":\"2026-05-30T04:04:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T04:07:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/\"},\"wordCount\":441,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-3.png\",\"articleSection\":[\"Creative Communication\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/\",\"name\":\"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-3.png\",\"datePublished\":\"2026-05-30T04:04:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-06-03T04:07:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-3.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/06\\\/Picture1-3.png\",\"width\":904,\"height\":602},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/2026\\\/05\\\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/\",\"name\":\"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88\",\"name\":\"editorarticle\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"editorarticle\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/binus.ac.id\\\/bekasi\\\/author\\\/editorarticle\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","og_description":"\u201cPadahal isinya belum tentu yang diinginkan, tapi kok tetap dibeli?\u201d Fenomena blind box beberapa tahun terakhir semakin ramai, terutama di kalangan Gen Z. Mulai dari collectible toys seperti Pop Mart, Sonny Angel, sampai berbagai merchandise edisi terbatas, konsepnya sama: pembeli tidak tahu persis barang apa yang akan mereka dapatkan sampai kotaknya dibuka. Secara logika, ini [&hellip;]","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/","og_site_name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","article_published_time":"2026-05-30T04:04:18+00:00","article_modified_time":"2026-06-03T04:07:52+00:00","og_image":[{"width":904,"height":602,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png","type":"image\/png"}],"author":"editorarticle","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"editorarticle","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/"},"author":{"name":"editorarticle","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"headline":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa","datePublished":"2026-05-30T04:04:18+00:00","dateModified":"2026-06-03T04:07:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/"},"wordCount":441,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png","articleSection":["Creative Communication"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/","name":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa - BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png","datePublished":"2026-05-30T04:04:18+00:00","dateModified":"2026-06-03T04:07:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Picture1-3.png","width":904,"height":602},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/2026\/05\/kenapa-orang-sekarang-suka-barang-blind-box-padahal-belinya-tidak-tahu-dapat-apa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenapa Orang Sekarang Suka Barang \u201cBlind Box\u201d? Padahal Belinya Tidak Tahu Dapat Apa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/","name":"BINUS @Bekasi - Kampus Beken Asyik | Business Service and Technology","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bekasi dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bekasi.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/#\/schema\/person\/0093f9a535f53c255093cb9273f60a88","name":"editorarticle","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cd7fa27148001ad24ed966c031d91645eee771a6f7fe3b565b46a75ad24f4df6?s=96&d=mm&r=g","caption":"editorarticle"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/author\/editorarticle\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10990"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10993,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10990\/revisions\/10993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}