{"id":32,"date":"2024-08-08T07:04:54","date_gmt":"2024-08-08T07:04:54","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/?p=32"},"modified":"2024-08-15T03:06:36","modified_gmt":"2024-08-15T03:06:36","slug":"7-subsektor-kreatif-yang-akan-menopang-perekonomian-indonesia-di-masa-depan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/2024\/08\/08\/7-subsektor-kreatif-yang-akan-menopang-perekonomian-indonesia-di-masa-depan\/","title":{"rendered":"7 Subsektor Kreatif yang Akan Menopang Perekonomian Indonesia di Masa Depan"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-33\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3-300x200.jpg\" alt=\"7 Subsektor Kreatif yang Akan Menopang Perekonomian Indonesia di Masa Depan\" width=\"700\" height=\"467\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3-300x200.jpg 300w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3-768x512.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3-480x320.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-content\/uploads\/sites\/4\/2024\/08\/3.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perekonomian Indonesia sedang berkembang dengan pesat. Bahkan, Indonesia diperkirakan untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia dalam beberapa dekade ke depan. Terdapat beberapa subsektor perekonomian kreatif yang akan menopang perekonomian Indonesia di masa depan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Film dan Animasi<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Subsektor film dan animasi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Beberapa film produksi Indonesia sendiri menerima penghargaan internasional, seperti \u201cVengeance is Mine, All Others Pay Cash\u201d yang memenangkan Golden Leopard pada Locarno Film Festival 2021. Pasar domestik perfilman Indonesia pun masih cukup menjanjikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak orang yang bersedia untuk datang ke bioskop guna menonton film yang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hits<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Selain itu, keberadaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">streaming service<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti Netflix, memudahkan penonton yang lebih suka menonton film atau animasi favorit mereka di rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Fashion<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fashion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia mengalami perubahan yang pesat. Selain karena minat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fashion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang tinggi di kalangan generasi muda Indonesia, mulai bermunculan desainer-desainer lokal yang produktif dan terus menelurkan karya-karya baru mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pertumbuhan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tentunya juga berperan besar dalam perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fashion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lokal. Lebih mudah bagi para desainer muda untuk memasarkan produk mereka. Konsumen pun dapat lebih leluasa memilih produk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fashion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang sesuai dengan dirinya. Bahkan, beberapa desainer lokal pun sukses merambah pasar internasional.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Mobile App<\/strong><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Mobile app<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan penopang perekonomian Indonesia di masa depan. Saat ini, berbagai institusi sudah memproduksi aplikasinya sendiri, baik untuk keperluan internal maupun pelayanan publik. Beberapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile app <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">buatan anak bangsa yang dikenal adalah PeduliLindungi, Gojek, dan DANA.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ke depannya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mobile app<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> akan menjadi sesuatu yang lebih umum lagi di kalangan perusahaan skala kecil hingga besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><strong>Game Development<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Industri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">domestik memiliki potensi yang sangat besar untuk menopang perekonomian Indonesia. Di tahun 2017, industri ini berkontribusi 1.93% terhadap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gross domestic product<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (GDP) negara. Pada tahun 2021, kontribusinya sudah meningkat dengan signifikan hingga mencapai Rp 31,25 triliun. Setiap tahunnya, industri ini bertumbuh sebesar 9.17%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Indonesia merupakan salah satu negara dengan pangsa pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ada berbagai macam peluang usaha yang dapat dieksplorasi di subsektor ini selain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game development<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, salah satunya adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-sports<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Desain Komunikasi Visual<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semakin banyak instansi, baik swasta maupun pemerintahan, yang menyadari pentingnya desain komunikasi visual. Desain visual yang baik akan memperlancar kegiatan pemasarannya. Desain yang komunikatif mampu menarik perhatian publik dengan mudah dan membantu audiens menangkap pesan yang ingin disampaikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut pemerintah, saat ini mulai banyak studio desain grafis lokal yang mulai merambah pasar internasional. Hal ini menunjukkan bahwa prospek subsektor ini cukup bagus. Perusahaan lokal pun disarankan untuk memilih desainer grafis dari Indonesia untuk menstabilkan standar harga di pasaran.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Periklanan Digital<\/strong><\/h2>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital advertising <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau periklanan digital merupakan subsektor yang jangkauannya sangat luas. Alasannya adalah meningkatnya penetrasi internet dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">smartphone<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di masa sekarang. Metode periklanan konvensional tidak lagi cukup bagi perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Periklanan digital mencakup berbagai media daring, seperti situs perusahaan hingga media sosial. Bentuk-bentuk iklan digital pun beragam, mulai dari teks, gambar, audio, hingga video. Dibutuhkan kreativitas tinggi untuk memproduksi konten yang menarik. Selain itu, pemilihan strategi promosi yang tepat menjadi kunci kesuksesan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">advertiser<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Desain Produk<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Desain produk tidak hanya terkait dengan estetika. Seorang desainer harus memastikan bahwa produk yang dirancangnya menjalankan fungsi yang seharusnya dan bermanfaat bagi para penggunanya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Subsektor ini memiliki potensi besar karena memang kualitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">craftmanship<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di Indonesia sudah mendunia, dibuktikan dengan populernya produk ekspor seni dari Indonesia. Selain itu, desainer produk memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi budaya lokal di dalam karya mereka untuk menciptakan produk-produk yang autentik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Program Digital Business Innovation di BINUS University (BINUS @Bekasi) mempersiapkan individu-individu kreatif yang akan mendorong pertumbuhan industri di Indonesia ke depannya. Prospek karier lulusan program ini beragam, mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">entrepreneur<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">business planner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembekalan ilmu di dalam kelas bukan satu-satunya manfaat yang bisa didapatkan siswa. Program ini menawarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">case-based learning<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">workshop studio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> agar mahasiswa bisa mempraktikkan ilmu mereka di dunia nyata.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perekonomian Indonesia sedang berkembang dengan pesat. Bahkan, Indonesia diperkirakan untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi besar dunia dalam beberapa dekade ke depan. Terdapat beberapa subsektor perekonomian kreatif yang akan menopang perekonomian Indonesia di masa depan.\u00a0 Film dan Animasi Subsektor film dan animasi memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Beberapa film produksi Indonesia sendiri menerima penghargaan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":20,"featured_media":33,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,1],"tags":[4],"class_list":["post-32","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-uncategorized","tag-digital-business-innovation"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/users\/20"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions\/34"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/digitalbusinessinnovation\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}