{"id":19746,"date":"2026-10-22T18:02:50","date_gmt":"2026-10-22T11:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/?p=19746"},"modified":"2026-10-22T18:02:50","modified_gmt":"2026-10-22T11:02:50","slug":"high-frequency-trading-ketika-komputer-jual-beli-saham-dalam-hitungan-milidetik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/2026\/10\/22\/high-frequency-trading-ketika-komputer-jual-beli-saham-dalam-hitungan-milidetik\/","title":{"rendered":"High-Frequency Trading: Ketika Komputer Jual-Beli Saham dalam Hitungan Milidetik"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-19747 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/Picture12-300x170.png\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"170\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/Picture12-300x170.png 300w, https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/Picture12.png 334w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Seberapa cepat seseorang dapat memutuskan membeli saham?<\/p>\n<p>Manusia mungkin membutuhkan beberapa detik untuk membaca harga, mempertimbangkan keputusan, kemudian menekan tombol beli. Di pasar keuangan modern, komputer dapat memproses informasi dan mengirimkan pesanan dalam waktu yang jauh lebih singkat.<\/p>\n<p>Fenomena ini berkaitan dengan algorithmic trading dan salah satu bentuknya yang dikenal sebagai high-frequency trading atau HFT.<\/p>\n<p><strong>Apa Itu High-Frequency Trading?<\/strong><\/p>\n<p>Secara sederhana, HFT adalah aktivitas perdagangan yang menggunakan komputer dan algoritma berkecepatan tinggi untuk mengirim, mengubah, dan membatalkan pesanan dalam waktu sangat singkat. Perkembangan pasar elektronik membuat kecepatan perdagangan terus meningkat. U.S. Securities and Exchange Commission atau SEC mencatat bahwa pasar saham telah berubah dari sistem yang sangat bergantung pada aktivitas manusia di lantai bursa menjadi sistem berbasis teknologi komputer, dengan kecepatan perdagangan berkembang dari hitungan detik menjadi milidetik bahkan mikrodetik (SEC, 2010). Satu milidetik adalah seperseribu detik. Pada skala tersebut, kecepatan yang tidak terasa bagi manusia dapat menjadi relevan bagi sistem perdagangan otomatis.SEC bahkan menggunakan pencatatan waktu hingga tingkat milidetik dalam ketentuan pelaporan kualitas eksekusi pasar modern (SEC, 2026).<\/p>\n<p><strong>Mengapa Harus Secepat Itu?<\/strong><\/p>\n<p>Algoritma dapat dirancang untuk memantau perubahan harga dan kondisi pasar, kemudian memberikan respons berdasarkan aturan yang telah ditentukan. Sebagai contoh sederhana, sebuah sistem dapat dirancang untuk mengirimkan pesanan ketika terdapat kondisi harga tertentu. Jika peluang tersebut hanya tersedia dalam waktu sangat singkat, kemampuan komputer membaca data dan mengirimkan pesanan dengan cepat menjadi penting. Pelaku perdagangan berkecepatan tinggi karena itu menggunakan teknologi yang dirancang untuk mengurangi latency, yaitu keterlambatan antara informasi diterima dan respons dikirimkan. SEC mencatat bahwa pelaku algorithmic trading dapat menggunakan teknologi seperti direct data feeds dan co-location. Melalui co-location, sistem komputer pelaku pasar ditempatkan dekat dengan infrastruktur pusat data perdagangan untuk mengurangi waktu perjalanan data (SEC, 2014). Pada tingkat ini, perbedaan beberapa milidetik dapat menjadi relevan bagi strategi perdagangan tertentu.<\/p>\n<p><strong>Apakah Komputer Bebas Membeli dan Menjual Sesukanya?<\/strong><\/p>\n<p>Tidak. Algoritma bekerja berdasarkan program, parameter, dan strategi yang dibuat manusia. Sistem dapat menentukan kapan mengirim, mengubah, atau membatalkan pesanan sesuai aturan tersebut. Aktivitasnya juga tetap berada di bawah pengawasan regulator dan aturan pasar. SEC, misalnya, mengatur akses elektronik ke pasar untuk mencegah pesanan masuk tanpa pengendalian risiko yang memadai. SEC menjelaskan bahwa sistem perdagangan modern dapat mengarahkan pesanan untuk dieksekusi dalam hitungan milidetik sehingga pengendalian sebelum pesanan memasuki pasar menjadi penting (SEC, 2010). Teknologi yang cepat tetap membutuhkan kontrol.<\/p>\n<p><strong>Pasar Saham yang Bergerak Lebih Cepat dari Manusia<\/strong><\/p>\n<p>Data SEC menunjukkan seberapa cepat pasar elektronik dapat bergerak. Dalam analisis terhadap umur pesanan di pasar saham Amerika Serikat, sekitar 20 persen transaksi yang dianalisis terjadi dalam jangka waktu 50 milidetik setelah pesanan terkait tersedia di pasar (SEC, 2021).Kecepatan seperti ini sulit dibandingkan dengan proses pengambilan keputusan manusia. Namun, investor ritel tidak harus mencoba mengalahkan komputer dalam kecepatan. HFT memiliki strategi, teknologi, infrastruktur, dan tujuan yang berbeda dari investor yang membeli saham untuk investasi jangka panjang. High-frequency trading menunjukkan satu hal penting tentang perkembangan pasar modal. Bursa saham modern bukan lagi hanya tempat manusia bertemu untuk menawarkan harga. Pasar kini juga menjadi tempat komputer berkomunikasi dengan komputer. Di balik pergerakan harga yang kita lihat pada layar smartphone, sebagian aktivitas pasar dapat berlangsung dalam hitungan waktu yang bahkan terlalu cepat untuk disadari manusia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Bibliography<\/strong><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2010). SEC issues concept release seeking comment on structure of equity markets. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/news\/press\/2010\/2010-8.htm\">https:\/\/www.sec.gov\/news\/press\/2010\/2010-8.htm<\/a><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2010). SEC adopts new rule preventing unfiltered market access. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/news\/press\/2010\/2010-210.htm\">https:\/\/www.sec.gov\/news\/press\/2010\/2010-210.htm<\/a><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2014). Enhancing our equity market structure. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/newsroom\/speeches-statements\/2014-spch060514mjw\">https:\/\/www.sec.gov\/newsroom\/speeches-statements\/2014-spch060514mjw<\/a><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2014). SEC charges New York-based high frequency trading firm with fraudulent trading to manipulate closing prices. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/newsroom\/press-releases\/2014-229\">https:\/\/www.sec.gov\/newsroom\/press-releases\/2014-229<\/a><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2021). The speed of the equity markets. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/about\/speed-equity-markets\">https:\/\/www.sec.gov\/about\/speed-equity-markets<\/a><\/p>\n<p>U.S. Securities and Exchange Commission. (2026). Frequently Asked Questions: Rule 605 of Regulation NMS. <a href=\"https:\/\/www.sec.gov\/rules-regulations\/staff-guidance\/trading-markets-frequently-asked-questions\/frequently-asked-questions-rule-605-regulation-nms\">https:\/\/www.sec.gov\/rules-regulations\/staff-guidance\/trading-markets-frequently-asked-questions\/frequently-asked-questions-rule-605-regulation-nms<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seberapa cepat seseorang dapat memutuskan membeli saham? Manusia mungkin membutuhkan beberapa detik untuk membaca harga, mempertimbangkan keputusan, kemudian menekan tombol beli. Di pasar keuangan modern, komputer dapat memproses informasi dan mengirimkan pesanan dalam waktu yang jauh lebih singkat. Fenomena ini berkaitan dengan algorithmic trading dan salah satu bentuknya yang dikenal sebagai high-frequency trading atau HFT. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-19746","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"featured":{"small":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/10\/Picture12.png"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19746","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19746"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19746\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19748,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19746\/revisions\/19748"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19746"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19746"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19746"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}