{"id":19652,"date":"2026-09-04T13:23:48","date_gmt":"2026-09-04T06:23:48","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/?p=19652"},"modified":"2026-09-04T16:31:02","modified_gmt":"2026-09-04T09:31:02","slug":"dari-atm-hingga-cardless-withdrawal-masih-perlukah-kita-membawa-kartu-atm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/2026\/09\/04\/dari-atm-hingga-cardless-withdrawal-masih-perlukah-kita-membawa-kartu-atm\/","title":{"rendered":"Dari ATM\u00a0hingga\u00a0Cardless Withdrawal: Masih Perlukah Kita Membawa Kartu ATM?"},"content":{"rendered":"<p aria-level=\"1\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-19653 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/Picture1.png\" alt=\"\" width=\"294\" height=\"196\" \/><\/p>\n<p>Dulu, ingin mengambil uang tunai berarti harus membawa kartu ATM. Kartu dimasukkan ke mesin, pengguna mengetik PIN, memilih nominal, lalu uang keluar. Sekarang, beberapa layanan memungkinkan pengguna menarik uang tunai hanya dengan smartphone. Teknologi tersebut sering disebut <em>cardless withdrawal<\/em> atau tarik tunai tanpa kartu. Perkembangan terbaru bahkan memungkinkan penarikan tunai menggunakan QR melalui QRIS TUNTAS yang dikembangkan Bank Indonesia.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Bagaimana\u00a0ATM\u00a0Tradisional\u00a0Bekerja?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>ATM atau Anjungan Tunai Mandiri memberikan akses kepada nasabah untuk melakukan berbagai transaksi melalui kartu dan sistem elektronik. Dalam penarikan tradisional, kartu membantu mesin mengidentifikasi rekening atau instrumen yang digunakan. Pengguna kemudian melakukan autentikasi, misalnya dengan PIN. Setelah informasi diverifikasi dan transaksi disetujui, mesin mengeluarkan uang tunai sesuai nominal yang diminta. Kartu, dengan demikian, berfungsi sebagai salah satu media untuk menghubungkan pengguna dengan rekening atau sumber dana.<\/p>\n<p>Pada tarik tunai tanpa kartu, informasi yang sebelumnya dibawa melalui kartu dapat digantikan oleh mekanisme digital lain. Caranya berbeda antara satu bank dengan bank lainnya. Sebagian bank meminta pengguna memilih menu tarik tunai pada aplikasi mobile banking. Aplikasi kemudian memberikan kode atau mekanisme autentikasi yang digunakan pada ATM. Pada pendekatan lain, pengguna dapat menggunakan QR Code. Bank Indonesia melalui QRIS TUNTAS memungkinkan pengguna melakukan tarik tunai dengan cara memindai QRIS pada ATM atau agen yang mendukung layanan tersebut (Bank Indonesia, n.d.). Artinya, smartphone dapat menjadi salah satu alat untuk memulai transaksi yang dahulu identik dengan kartu plastik.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Apa Itu QRIS TUNTAS?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>QRIS TUNTAS merupakan pengembangan QRIS yang memungkinkan pengguna melakukan tiga fungsi utama, yaitu transfer, tarik tunai, dan setor tunai. Untuk tarik tunai, pengguna dapat menggunakan ATM atau agen QRIS TUNTAS dengan cara memindai QR yang tersedia menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung fitur tersebut (Bank Indonesia, n.d.). Sumber dananya tidak hanya dapat berasal dari rekening bank. Bank Indonesia menyatakan QRIS TUNTAS juga dapat menggunakan uang elektronik berbasis server yang telah memenuhi persyaratan registrasi identitas (Bank Indonesia, n.d.). Hal ini memperluas kemungkinan akses tunai bagi pengguna yang tidak menggunakan kartu ATM konvensional.<\/p>\n<p>QRIS TUNTAS hanya dapat digunakan pada ATM, CDM, atau agen yang telah mendukung layanan tersebut. Bank Indonesia menjelaskan bahwa ATM yang mendukung fitur tarik atau setor tunai QRIS TUNTAS akan menampilkan pilihan layanan tersebut pada antarmukanya (Bank Indonesia, n.d.). Artinya, memiliki aplikasi yang mendukung QRIS saja tidak otomatis membuat seluruh ATM dapat digunakan untuk tarik tunai tanpa kartu. Infrastruktur penyedia ATM juga harus mendukung fitur tersebut.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Apakah\u00a0Tarik\u00a0Tunai\u00a0Tanpa\u00a0Kartu Gratis?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Tidak selalu. Untuk QRIS TUNTAS, Bank Indonesia menetapkan biaya tarik tunai sebesar Rp6.500 per transaksi untuk transaksi off-us atau antarpenyedia dan transaksi on-us melalui agen. Sementara itu, transaksi on-us melalui ATM tidak dikenakan biaya sesuai skema QRIS TUNTAS yang ditetapkan Bank Indonesia (Bank Indonesia, n.d.). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan smartphone tidak otomatis membuat seluruh transaksi menjadi gratis. Biayanya tetap bergantung pada jenis transaksi dan penyedia layanan.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Apakah\u00a0Lebih\u00a0Aman\u00a0daripada\u00a0Kartu?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Cardless withdrawal menghilangkan beberapa risiko yang berkaitan dengan penggunaan kartu fisik, misalnya kartu tertinggal di mesin atau kartu hilang. Namun, teknologi digital membawa risiko lain. Jika smartphone, akun mobile banking, PIN, password, atau autentikasi lainnya berhasil diambil alih, pelaku juga dapat mencoba menggunakan fitur transaksi digital. Karena itu, bank tetap menerapkan autentikasi dalam layanan digital. OJK mewajibkan bank menggunakan paling sedikit dua faktor autentikasi untuk verifikasi transaksi keuangan dalam layanan digital (Otoritas Jasa Keuangan, 2023). Jadi, tanpa kartu bukan berarti tanpa keamanan atau tanpa autentikasi.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Lalu, Masih Perlukah\u00a0Membawa\u00a0Kartu ATM?<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Jawabannya bergantung pada kebutuhan. Jika ATM tujuan dan bank yang digunakan sudah mendukung tarik tunai tanpa kartu, kartu fisik memang tidak selalu dibutuhkan. Namun, tidak semua ATM, lokasi, atau jenis transaksi mendukung layanan cardless. Kartu juga masih dapat menjadi alternatif ketika smartphone kehabisan baterai, jaringan internet bermasalah, aplikasi mengalami gangguan, atau pengguna berada di ATM yang belum menyediakan fungsi tanpa kartu. Karena itu, cardless withdrawal lebih tepat dipahami sebagai perluasan pilihan akses daripada pengganti total kartu ATM.<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Dari Kartu\u00a0Menuju\u00a0Smartphone<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p>Perkembangan ATM menggambarkan perubahan yang lebih luas dalam sistem pembayaran. Dahulu, kartu menjadi alat utama untuk menghubungkan nasabah dengan rekening di mesin ATM. Sekarang, identitas transaksi dan instruksi dapat disampaikan melalui aplikasi, kode digital, atau QR. Bank Indonesia bahkan menggunakan QRIS TUNTAS untuk memperluas interkoneksi antara bank dan lembaga selain bank dalam layanan tarik tunai, setor tunai, dan transfer (Bank Indonesia, n.d.).<\/p>\n<p>Jadi, apakah kita masih perlu membawa kartu ATM? Tidak selalu. Namun, kartu belum sepenuhnya kehilangan fungsi. Teknologi memberikan lebih banyak pilihan. Kartu tetap dapat digunakan, sementara smartphone perlahan menjadi alternatif lain untuk mengakses uang tunai yang sama.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"auto\">Bibliography<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;134245418&quot;:true,&quot;134245529&quot;:true,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:160,&quot;335559739&quot;:80}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Bank Indonesia. (n.d.).\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">QRIS TUNTAS: Tarik\u00a0Tunai, Transfer, dan\u00a0Setor\u00a0Tunai.<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.bi.go.id\/id\/fungsi-utama\/sistem-pembayaran\/ritel\/kanal-layanan\/QRIS\/QRIS-Tuntas\/default.aspx\"> https:\/\/www.bi.go.id\/id\/fungsi-utama\/sistem-pembayaran\/ritel\/kanal-layanan\/QRIS\/QRIS-Tuntas\/default.aspx<\/a>\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:180,&quot;335559739&quot;:180,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Otoritas\u00a0Jasa Keuangan. (2023).\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Peraturan\u00a0Otoritas\u00a0Jasa Keuangan\u00a0Nomor\u00a021\u00a0Tahun\u00a02023\u00a0tentang\u00a0Layanan\u00a0Digital oleh Bank Umum.<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<a href=\"https:\/\/ojk.go.id\/id\/regulasi\/Pages\/Layanan-Digital-oleh-Bank-Umum.aspx\">https:\/\/ojk.go.id\/id\/regulasi\/Pages\/Layanan-Digital-oleh-Bank-Umum.aspx<\/a><\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:180,&quot;335559739&quot;:180,&quot;335559740&quot;:240}\"> \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Otoritas\u00a0Jasa Keuangan. (2023).\u00a0<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Majalah\u00a0Edukasi\u00a0Konsumen\u00a0Triwulan\u00a0III 2023.<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">\u00a0<a href=\"https:\/\/ojk.go.id\/id\/Publikasi\/E-Magazine\/Documents\/Majalah%20Edukasi%20Konsumen%20Triwulan%20III%202023.pdf\">https:\/\/ojk.go.id\/id\/Publikasi\/E-Magazine\/Documents\/Majalah%20Edukasi%20Konsumen%20Triwulan%20III%202023.pdf<\/a><\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559738&quot;:180,&quot;335559739&quot;:180,&quot;335559740&quot;:240}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{}\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dulu, ingin mengambil uang tunai berarti harus membawa kartu ATM. Kartu dimasukkan ke mesin, pengguna mengetik PIN, memilih nominal, lalu uang keluar. Sekarang, beberapa layanan memungkinkan pengguna menarik uang tunai hanya dengan smartphone. Teknologi tersebut sering disebut cardless withdrawal atau tarik tunai tanpa kartu. Perkembangan terbaru bahkan memungkinkan penarikan tunai menggunakan QR melalui QRIS TUNTAS [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":19653,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-19652","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles"],"featured":{"small":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/09\/Picture1.png"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19652","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19652"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19652\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19693,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19652\/revisions\/19693"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19652"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19652"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bekasi\/accounting-technology\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19652"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}