Dalam kondisi era digital pada saat ini,generasi muda terutama pada golongan millenial dan Gen Z dihadapkan dengan tantangan dalam mengelola keuangan pribadi di tengah gaya hidup yang konsumtif serta impulsif. Kebutuhan akan transparansi, kemudahan, serta kedisiplinan finansial mendorong munculnya berbagai aplikasi smart accounting tools yang dirancang untuk membantu individu melacak pemasukan, pengeluaran, serta menetapkan tujuan keuangan secara lebih sistematis. Aplikasi yang umum digunakan dalam mengelola keuangan pribadi seperti YNAB (You Need A Budget), PocketGuard, dan Mint terbukti menyederhanakan pengelolaan keuangan pribadi di kalangan anak muda (TechRadar, 2025).

Selain fungsinya yang digunakan dalam menyederhanakan proses pengelolaan keuangan pribadi, aplikasi tersebut sudah diintegrasikan AI untuk memainkan peran penting dalam membentuk kebiasaan keuangan. Sebuah laporan di Australia menunjukkan bahwa satu dari empat Gen Z telah menggunakan AI untuk mengatur anggaran dan investasi pribadi. Bahkan, terdapat testimoni pengguna yang berhasil menabung lebih dari AUD 5.000 berkat rekomendasi personalisasi yang diberikan AI (Madigan, 2025). Hal ini memperlihatkan bahwa teknologi bukan hanya mempermudah, tetapi juga menciptakan pola kebiasaan finansial yang lebih sehat bagi pengguna

Namun, kekurangan dari integrasi AI ini memunculkan kekhawatiran baru terkait risiko privasi data dan potensi algoritmik yang bias dalam memberikan saran kepada user. Oleh karena itu smart accounting tools memiliki kelebihan serta kekurangannya sendiri, maka dari itu aplikasi tersebut harus dipandang sebagai alat bantu yang mendukung proses belajar, bukan pengganti pemahaman dasar tentang manajemen keuangan

Dalam konteks Indonesia, perkembangan fintech semakin memperluas fungsi dari sekadar transaksi menuju perencanaan keuangan yang lebih kompleks. Penelitian menunjukkan bahwa aplikasi fintech seperti Ajaib, Bareksa, dan Tanamduit membantu generasi milenial dalam membuat keputusan perencanaan keuangan, mulai dari tabungan, investasi, hingga pemilihan produk asuransi. Namun demikian, tingkat literasi finansial tetap menjadi faktor kunci untuk menentukan efektivitas penggunaan aplikasi tersebut (Putri, 2023).

 

Referensi:

Madigan, Mary (2025, January 21). ‘Easy’: 27yo reveals wild savings using AI. https://www.news.com.au/finance/ai-trend-aussie-gen-zers-are-jumping-on/news-story/ea5ba77af62dfba2e1065bec50ddf5af

Putri, N. (2023). The role of financial technology in personal financial planning for the millennial generation in urban Indonesia today. Armada Journal, 2(3), 45–57. https://ojs.cahayamandalika.com/index.php/armada/article/download/5291/3947

TechRadar. (2025, February 10). Best budgeting software of 2025. TechRadar. https://www.techradar.com/best/best-budgeting-software