Dalam perjalanan pendidikan dan pengembangan diri di kampus ini, ada cerita inspiratif dari salah satu mahasiswa kami yang patut dibagikan. Cerita ini adalah tentang ketekunan dan tekad yang luar biasa dalam menghadapi tantangan besar. Jason Fiorenzo, salah satu mahasiswa terbaik Accounting Technology Program, telah berhasil melewati seleksi Youth Model ASEAN Conference (YMAC). Ketika pertama kali mendengar tentang YMAC, Jason mengaku merasa ragu dan penuh ketidakpastian. Namun, ia tidak pernah menyerah pada dirinya sendiri. Ia memutuskan untuk mengambil peluang ini sebagai langkah pertama menuju perubahan besar dalam hidupnya. Dengan tekad yang kuat, Jason mendaftar dan melewati serangkaian tahapan seleksi yang menantang. Artikel ini akan membawa Anda melalui perjalanan luar biasa Jason, dari awalnya meragukan diri sendiri hingga akhirnya terpilih menjadi salah satu dari 15 calon mahasiswa terbaik yang akan mewakili ASEAN dalam YMAC. Mari kita lihat bagaimana tekad dan semangatnya mampu mengantarkannya meraih kesuksesan yang begitu luar biasa.”

Cerita Jason Fiorenzo Dalam Perjalanannya Mengikuti Seleksi YMAC

    Berikut ini cerita saya dapat melewati seleksi YMAC (Youth Model ASEAN Conference). Pada awal saya mendapatkan info tentang YMAC saya sempat merasa ragu untuk mendaftar, namun saya putuskan untuk coba saja karena apabila saya mencoba, saya memiliki kemungkinan untuk dipilih untuk mengikuti acara YMAC ini. Maka dari itu saya mendaftarnya, pada awal mendaftarnya saya diminta untuk membuat esay mengenai ketertarikan saya pada YMAC. Pada esay tersebut saya ketertarikan saya mengenai YMAC. Lalu saya mengirimkan esay dalam link registrasi YMAC. Setelah beberapa hari saya mendapatkan kabar bahwa saya terpilih untuk memasuk top 15 calon mahasiswa yang akan mengikuti YMAC. Pada saat itu saya diminta untuk mengikuti interview dan juga membuat esay lagi. Saya mengikuti interview bersama mahasiswa yang masuk nominasi lainnya dlam menjalankan interview ini. Setelah itu, kami diminta juga untuk kembali membuat esay mengenai apa yang dapat kami lakukan sebagai ASEAN muda dalam menghadapi masalah yang sedang dihadapi oleh ASEAN. Pada esay itu saya menjelaskan terhadap kontribusi yang dapat saya berikan jika saya menjadi ASEAN Muda. Setelah saya mengumpulkan esay saya, saya diminta untuk menunggu lagi jawabana dari Singapore Polytechnic selaku penyelengara acara. Pada saat pengumuman mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti YMAC, ternyata nama saya masuk. Saya sangat terkejut dan senang sekali mendengar kabar tersebut. Semoga dengan terpilihnya saya untuk mengikuti acara YMAC ini saya dapat memberikan kontribusi positif pada sekitar saya.