{"id":9069,"date":"2021-11-03T17:16:25","date_gmt":"2021-11-03T10:16:25","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=9069"},"modified":"2023-01-09T17:08:48","modified_gmt":"2023-01-09T10:08:48","slug":"gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/","title":{"rendered":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Oleh Gangga Saputra, S.Sn., M.Sn.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam menggambar, kita meninggalkan banyak jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung makna. Setiap jejak yang ditinggalkan dalam prosesnya terkandung beragam nilai; nilai-nilai kreativitas, nilai ekspresif dari si perupa, juga terkandung nilai sebagai sarana edukasi. Menggambar hingga kini masih diyakini menjadi fondasi dasar dalam upaya kita mengenal, menerjemahkan, dan menganalisis dunia di sekitar kita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sejarah mencatat dimulai dari lukisan-lukisan goa hingga sekarang di era internet ini, manusia terus menyempurnakan sistem komunikasi mereka. Efektivitas dari cara manusia berkomunikasi menjadi esensi yang penting dari sebuah proses komunikasi. Komunikasi berperan untuk memberikan informasi, memotivasi, mengukuhkan otoritas dan kendali, dan juga memberi kemampuan untuk mengekspresikan emosi atau perasaan. Manusia secara spesifik komunikasi juga memegang peranan yang sangat penting untuk membangun kohesi sosial, satu kemampuan yang dimiliki manusia untuk bersatu dan berkelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9071\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o1.png\" alt=\"\" width=\"541\" height=\"304\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o1.png 593w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o1-480x270.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 541px) 100vw, 541px\" \/>Lukisan goa pada situs warisan dunia yang terletak di Gurun Sahara. Foto oleh David Stanley.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"https:\/\/www.bbc.com\/news\/world-africa-39332438\">https:\/\/www.bbc.com\/news\/world-africa-39332438<\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Wujud yang paling dikenal dan paling primitif dari cara manusia berkomunikasi dengan gambar adalah lukisan goa. Ambisi artistik yang diciptakan manusia sekitar tahun 30.000 Sebelum Masehi, menghasilkan metode penciptaan dalam menciptakan pewarna dengan menggunakan buah-buahan dan beri, mineral, atau darah binatang sebagai media. Zat-zat warna ini digunakan untuk menggambarkan kehidupan primitif mereka di dinding-dinding goa. Para peneliti yang menyimpulkan fungsi gambar pada dinding-dinding goa ini menjadi semacam panduan untuk kelompoknya dengan menggambarkan kehidupan keseharian mereka dan menunjukkan binatang apa yang aman untuk mereka konsumsi. Pada masa primitif itu, sebenarnya mereka berkomunikasi tidak hanya mengandalkan gambar di dinding goa saja, mereka berkomunikasi dengan bunyi-bunyian dan tanda asap untuk memberikan tanda. Namun, penggunaan bunyi dan asap \u00a0pada masa itu dinilai tidak praktis, keduanya dapat mengundang bahaya dari musuh atau binatang buas. Kelemahan lainnya, kedua metoda ini sangat sulit untuk dibuat panduan maknanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9072\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\" alt=\"\" width=\"503\" height=\"377\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png 625w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2-480x359.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 503px) 100vw, 503px\" \/>Gambar oleh Gaby Callista Liem, usia 4 tahun. Foto oleh Gangga Saputra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kita dapat mengelompokkan komunikasi dalam dua kelompok, verbal dan non-verbal. Menggambar termasuk ke dalam kategori komunikasi visual non-verbal, dengan lukisan goa sebagai simbol tertua yang kita ketahui dalam menggunakan gambar sebagai sarana komunikasi. Proses komunikasi pada lukisan goa serupa dengan gambar yang dibuat dan digunakan oleh anak-anak untuk bercerita sebelum mereka menguasai bentuk komunikasi yang lebih kompleks.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Melompat jauh ke depan ke masa sekarang, gambar masih menempati posisi yang serupa secara fungsi untuk kita dapat berkomunikasi satu dengan yang lain. Cara manusia berinteraksi mengalami banyak perubahan dari masa ke masa, didukung dengan perkembangan teknologi peralatan komunikasi dan teknologi internet. Manusia kini hidup pada masa di mana batas menjadi semakin samar. Gambar sebagai simbol dan tanda menjadi jembatan penghubung agar pesan dapat tersampaikan tanpa lagi khawatir ada kesalahan pemaknaan dari informasi yang dikarenakan adanya perbedaan budaya dan bahasa. Simbol dan tanda dapat dihadirkan dalam beragam rupa, dapat meminjam wujud yang abstrak, realis atau berada diantaranya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Mengapa menggambar ini menjadi hal yang sangat penting? Jawabannya tidak bisa kita lihat secara langsung tetapi kaitannya sangat jelas. Tidak bisa dipungkiri jika internet telah menjadi satu kebutuhan dasar bagi masyarakat modern. Internet menjadi media yang melampaui ruang dan waktu, dapat menempatkan setiap individu di mana saja dan kapan saja dalam ruang digital. Manusia mampu untuk selalu terhubung dengan memanfaatkan berbagai sistem dan alat dalam platform sosial media atau media informasi lainnya, hiper-konektivitas. Kondisi ini menjadi sebuah kebutuhan pokok untuk saat sekarang, contoh sederhana kita dapat melihatnya pada lingkungan sekolah atau kantor, peran dan fungsi seseorang akan sangat terganggu meski hanya sekedar tidak memiliki <em>email<\/em> (surat elektronik). Bagaimanapun, kita menggunakan internet tidak hanya sekedar untuk bekerja, internet menjadi sarana dengan beragam distraksi yang dapat mempengaruhi produktivitas kita dalam bekerja. Otak kita dipaksa untuk haus akan informasi yang disuguhkan oleh internet, menjanjikan materi yang kita inginkan sampai akhirnya otak kita tidak mampu lagi memproses dikarenakan terlalu banyak informasi yang masuk. Otak kita menjadi ketergantungan akan informasi. Tetapi tentu saja hal tersebut tidak sepenuhnya dapat dinilai buruk. Kemudahan kita untuk mendapatkan, menyalurkan, dan mendemokrasikan arus informasi itu juga dirasa kebaikan yang kita terima. Kembali ke bagaimana car akita memandang dan menggunakannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-9073\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o3.png\" alt=\"\" width=\"268\" height=\"379\" \/>Karya drawing mahasiswa Universitas Bina Nusantara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dengan sedemikian besar dan cepat aliran informasi yang datang dan pergi secara bergantian, efektifitas pesan yang coba disampaikan menjadi sangat penting. Disinilah kemampuan kita dalam menyampaikan pesan menjadi krusial. Gambar hadir tidak saja dapat memberikan atensi, tetapi gambar dapat menjelaskan informasi yang rumit dan panjang dengan sederhana dan mudah dimengerti. Alasan ini yang menjadi alasan dan juga jawaban mengapa menggambar menjadi sangat penting, terutama untuk mahasiwa dalam program studi seni dan desain. Selain sebagai sarana komunikasi yang efektif, otak kita pun akan semakin terlatih dan menjadi semakin kreatif dalam melihat persoalan yang muncul. Itu yang menjadi dasar pemikiran mengapa gambar menjadi inti atau roh dari program studi Desain Komunikasi Visual. Universitas Bina Nusantara sendiri mengemas studi menggambar ini dalam mata kuliah Drawing For Design. Para mahasiswa dilatih untuk lebih mengenal dasar-dasar menggambar baik itu secara teknik dan penerapannya secara spesifik untuk dipakai dalam dunia desain. Menitikberatkan pada efektifitas dan efisiensi agar para anak didik bisa memahami nilai-nilai dan penerapannya untuk mengembangkan secara kreatif cara penyampaian pesan yang efektif. Berusaha tidak hanya sekedar ada tetapi hadir untuk memberikan solusi di tengah derasnya arus informasi yang terus berkembang dan semakin rumit. Terima kasih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Gangga Saputra, S.Sn., M.Sn. Dalam menggambar, kita meninggalkan banyak jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung makna. Setiap jejak yang ditinggalkan dalam prosesnya terkandung beragam nilai; nilai-nilai kreativitas, nilai ekspresif dari si perupa, juga terkandung nilai sebagai sarana edukasi. Menggambar hingga kini masih diyakini menjadi fondasi dasar dalam upaya kita mengenal, menerjemahkan, dan menganalisis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9072,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[119],"tags":[],"class_list":["post-9069","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-visual-communication-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-03T10:16:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-09T10:08:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"625\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"468\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas\",\"datePublished\":\"2021-11-03T10:16:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T10:08:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\"},\"wordCount\":863,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\",\"articleSection\":[\"Visual Communication Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\",\"name\":\"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\",\"datePublished\":\"2021-11-03T10:16:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T10:08:48+00:00\",\"description\":\"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png\",\"width\":625,\"height\":468},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","og_description":"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2021-11-03T10:16:25+00:00","article_modified_time":"2023-01-09T10:08:48+00:00","og_image":[{"width":625,"height":468,"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png","type":"image\/png"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas","datePublished":"2021-11-03T10:16:25+00:00","dateModified":"2023-01-09T10:08:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/"},"wordCount":863,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png","articleSection":["Visual Communication Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/","name":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png","datePublished":"2021-11-03T10:16:25+00:00","dateModified":"2023-01-09T10:08:48+00:00","description":"Gambar merupakan salah satu sarana komunikasi yang efektif di era hiperkonektivitas. Dalam seni menggambar, kita meninggalkan banyak sekali jejak dalam goresan membentuk rupa yang mengandung beragam makna.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/o2.png","width":625,"height":468},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/11\/gambar-sebagai-sarana-komunikasi-efektif-di-era-hiperkonektivitas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gambar Sebagai Sarana Komunikasi Efektif di Era Hiperkonektivitas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9069"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11056,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions\/11056"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9072"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}