{"id":8014,"date":"2021-04-21T13:35:49","date_gmt":"2021-04-21T06:35:49","guid":{"rendered":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=8014"},"modified":"2021-04-30T09:24:38","modified_gmt":"2021-04-30T02:24:38","slug":"happy-city-happy-citizens","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/","title":{"rendered":"Happy City, Happy Citizens"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8015\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\" alt=\"\" width=\"399\" height=\"380\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png 554w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10-480x457.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 399px) 100vw, 399px\" \/> (Roadmap to Happy City, Charles Montgomery,\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><span style=\"font-weight: 400\">sumber : <\/span><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/medium.com\/munkurbanpolicy\/review-happy-city-e0551bf71630<\/span><span style=\"font-weight: 400\">)\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana cara menciptakan Happy City atau kota yang bahagia? Tentu setiap orang akan\u00a0 memiliki jawabannya masing-masing, terutama para perancang dan perencana kota. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa\u00a0 arsitek menjawab bahwa ini semua tentang estetika. Beberapa insinyur lalu lintas mengatakan\u00a0 ini tentang tingkat layanan &#8211; yaitu, seberapa efisien mereka dapat menggerakkan mobil. Arsitek\u00a0 lanskap membahas secara puitis tentang alam. Dan ketika mereka semua mulai berdebat dan\u00a0 saling melempar barang, kami meminta mereka untuk menarik napas dalam-dalam, menekan\u00a0 jeda, dan memulai percakapan lagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Karena langkah pertama dalam merencanakan kota yang lebih bahagia tidak ada hubungannya\u00a0 dengan desain. Ini tidak ada hubungannya dengan bangunan atau jalan atau pohon atau sepeda.\u00a0 Langkah pertama adalah bersepakat tentang hal-hal apa yang penting untuk mencapai\u00a0 kesejahteraan. Pertama kita perlu mencari tahu apa yang ingin kita capai, kemudian kita akan\u00a0 siap untuk melihat bukti yang menghubungkan desain dan sistem dengan emosi, perilaku, dan\u00a0 kesehatan manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Aspek-aspek kota yang bahagia\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">1) Kesejahteraan subyektif: adalah jumlah penilaian orang tentang keadaan kebahagiaan\u00a0 mereka sendiri, baik dalam momen tertentu, atau dengan kehidupan mereka. Pengamat kebahagiaan menyukai ukuran ini, karena mereka dapat menggunakannya dalam survei\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">terhadap ratusan ribu orang, dan menghubungkan hasilnya dengan kondisi sosial dan\u00a0 lingkungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">2) Kesejahteraan psikologis: Ini adalah penggambaran tentang sejauh mana orang menjalani\u00a0 potensi penuh mereka, menggunakan keterampilan dan perasaan mereka seolah-olah\u00a0 mereka berhasil. Psikolog Carol Ryff menggunakan istilah &#8220;pertumbuhan yang menantang&#8221;\u00a0 untuk menggambarkan keadaan ideal. Ini tidak sama dengan perasaan ceria atau puas, tetapi\u00a0 dikaitkan dengan kesehatan dan produktivitas yang baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">3) Tahun hidup sehat: Kebanyakan orang mengatakan mereka ingin menikmati umur panjang.\u00a0 Tetapi umur yang lebih panjang jelas lebih bahagia jika kita menikmati kesehatan mental dan\u00a0 fisik yang baik sampai hari kematian kita. Ternyata harapan hidup sehat adalah prediktor kuat\u00a0 kebahagiaan di antara bangsa-bangsa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><b><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8016\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture11-640x330.png\" alt=\"\" width=\"532\" height=\"274\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture11-640x330.png 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture11-480x248.png 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture11-768x396.png 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture11.png 977w\" sizes=\"auto, (max-width: 532px) 100vw, 532px\" \/>Elemen dari kesejahteraan pada kota yang bahagia\u00a0<\/b><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Kebutuhan inti \/ core needs\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak ada hal yang dapat menggantikan kebutuhan dasar orang akan makanan, air, tempat\u00a0 tinggal, sanitasi, dan keamanan. Pada suatu ketika diadakan survei pada penduduk di Mexico\u00a0 City untuk mempelajari apa yang mereka inginkan dari taman mereka. Ditemukan bahwa keinginan mereka yang paling utama adalah mendapatkan rasa aman.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Namun saat bekerja untuk memenuhi kebutuhan dasar, hal lain yang perlu diperhatikan adalah bidang kesejahteraan lainnya. Misalnya, hal paling berbahaya tentang hari di taman di Mexico\u00a0 City adalah menyeberangi jalan mematikan di sekitar taman kota. Dengan membuat jalan\u00a0 tersebut lebih aman dan lebih lambat, kota juga dapat memelihara perilaku yang lebih sehat\u00a0 seperti berjalan kaki dan bersepeda.<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Hubungan sosial\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Setelah kebutuhan inti terpenuhi, hubungan sosial adalah pendorong kesehatan dan\u00a0 kesejahteraan yang paling kuat &#8211; di kota dan lintas negara. Sementara kesenangan yang kita\u00a0 alami setelah membeli mobil atau rumah baru hilang dengan cepat, kepuasan yang datang\u00a0 dengan ikatan sosial bertahan lama. Orang dengan hubungan yang kuat dan positif lebih bahagia.\u00a0 Mereka lebih sehat. Mereka lebih produktif dalam bekerja. Mereka hidup rata-rata 15 tahun lebih\u00a0 lama daripada orang yang terisolasi secara sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kekuatan kepercayaan sosial melampaui hubungan dengan keluarga dan teman dekat: Bahkan\u00a0 pertemuan yang dangkal di depan umum dapat membangkitkan semangat orang-orang seperti\u00a0 halnya waktu bersama teman dekat. Kami berbicara tentang melakukan kontak mata dengan\u00a0 orang yang lewat, menyapa tetangga, mengobrol dengan tukang daging lokal, atau meminta\u00a0 barista di kedai kopi lokal mengenal nama Anda. Pertemuan yang tampaknya dangkal ini\u00a0 sebenarnya berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi, kreativitas, dan kebahagiaan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sayangnya, kesepian dan keterputusan sosial mencapai tingkat epidemi di banyak negara. Tidak\u00a0 jelas bagi banyak orang bahwa solusi untuk isolasi ada dalam rancangan fisik komunitas kita.\u00a0 Tetapi bukti menunjukkan bahwa itu penting. Merancang jalan, ruang publik, dan perumahan\u00a0 untuk bersosialisasi dapat membantu kita semua terhubung kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Kesehatan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesehatan fisik merupakan elemen penting dari kesejahteraan manusia. Menariknya, penilaian\u00a0 orang tentang kesehatan mereka sendiri adalah memprediksi kepuasan hidup yang lebih baik\u00a0 daripada penilaian objektif dokter tentang kesehatan fisik mereka yang sebenarnya. Dengan kata\u00a0 lain, merasa sehat sama pentingnya dengan kebahagiaan sama pentingnya dengan menjadi\u00a0 sehat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Desain perkotaan secara langsung memengaruhi hasil dan perasaan kesehatan orang-orang\u00a0 dengan menengahi keterpaparan kita terhadap risiko, polutan, dan bahaya fisik. Tapi itu juga\u00a0 membawa kita pada penyakit atau kesehatan dengan mendorong kita ke bentuk mobilitas yang\u00a0 lebih aktif atau pasif, dan dengan menengahi frekuensi dan kualitas interaksi sosial kita.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sayangnya, banyak rancangan komunitas akhir-akhir ini membuat perilaku tidak sehat &#8211; gaya\u00a0 hidup menetap, makan makanan tidak sehat, dan menghabiskan waktu sendirian &#8211; menjadi\u00a0 default atau hal yang menjadi bawaan dasar. Desain yang lebih baik membantu mengubah orang\u00a0 kembali ke gaya hidup yang lebih sehat, mencegah banyak penyebab utama penyakit dan\u00a0 kematian saat ini, termasuk diabetes, stroke, serangan jantung, penyakit ginjal, dan banyak\u00a0 kanker.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Perilaku yang lebih sehat juga merupakan perilaku yang lebih bahagia. Survei menunjukkan\u00a0 bahwa orang yang bepergian dengan berjalan kaki dan bersepeda mengalami lebih banyak\u00a0 kegembiraan dan lebih sedikit kesedihan, ketakutan, dan amarah daripada pengemudi mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Kesetaraan dan status relatif\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesetaraan dan masalah inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat. Semakin semua orang\u00a0 diberdayakan untuk berpartisipasi dalam kehidupan ekonomi dan budaya, semakin kuat kita\u00a0 semua. Penelitian telah menemukan bahwa masyarakat dengan kesenjangan sempit antara kaya\u00a0 dan miskin lebih bahagia dan lebih sehat daripada masyarakat yang kurang setara. Jadi,\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">meskipun dorongan untuk lebih banyak kesetaraan di kota memiliki dasar etika, hal itu juga\u00a0 memiliki manfaat pragmatis bagi orang-orang dari semua kelas sosial.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penting juga untuk mengetahui bahwa perbedaan status memiliki efek psikologis yang kuat.\u00a0 Individu berstatus tinggi lebih sehat dan hidup lebih lama daripada mereka yang berstatus rendah,\u00a0 bahkan ketika mereka menerima perawatan kesehatan yang sama. Sebagai contoh di negara Korea Selatan, negara kaya dan maju, yang masa mudanya termasuk yang paling tidak bahagia\u00a0 di dunia &#8211; terutama karena ketidaksetaraan pendapatan dan tekanan masyarakat untuk sukses.\u00a0 Hipertensi, kolesterol tinggi dan lebih sering sakit semua menyertai status rendah. Status rendah\u00a0 seperti berdiri di pancuran hormon stres setiap hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun kota mungkin tidak dapat sepenuhnya menyembuhkan semua ketidaksetaraan\u00a0 masyarakat, cara kita merancang dan mengelola tempat-tempat perkotaan merupakan inti dari\u00a0 setiap upaya untuk mengurangi kemiskinan dan melibatkan semua orang dalam kehidupan sosial\u00a0 dan ekonomi kota.\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"5\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Kemudahan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Orang yang merasa mampu menavigasi dan berkembang di tengah tantangan sehari-hari lebih\u00a0 bahagia dan lebih tahan terhadap penyakit. Mereka hidup lebih lama. Mereka lebih produktif.\u00a0 Mereka merasa baik. Inilah kondisi yang oleh para psikolog disebut penguasaan. Beberapa orang\u00a0 lebih cenderung ke keadaan sehat ini. Tetapi desain, tempat, dan sistem perkotaan dapat\u00a0 meningkatkan atau merusak kemampuan ini untuk mengatasi tantangan sehari-hari &#8211; bepergian,\u00a0 mencari jalan, bersosialisasi, atau bekerja &#8211; dengan membuatnya lebih mudah atau lebih sulit.\u00a0 Siapa pun yang terjebak mengemudi dalam lalu lintas yang brutal (situasi yang menghasilkan\u00a0 respons stres yang sama seperti menerbangkan jet tempur dalam pertempuran) mengetahui hal\u00a0 ini dengan sangat baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Tempat yang dirancang dengan baik memberi orang rasa kemudahan dan kebebasan. Alih-alih\u00a0 membuat kita merasa mandek atau frustrasi, mereka memberdayakan kita untuk bergerak\u00a0 sesuka kita. Desain cerdas memenuhi kebutuhan dasar kita akan kenyamanan, jadi kita tidak\u00a0 stres dan tidak yakin tentang masa depan kita yang akan datang. Yang terpenting, ini\u00a0 memprioritaskan bentuk transportasi yang efisien, yang membawa manfaat &#8211; lebih banyak waktu,\u00a0 lebih sedikit kejengkelan &#8211; bagi semua orang\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"6\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Sukacita\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Ruang dan sistem kota memiliki pengaruh yang jelas dan langsung terhadap perasaan kita setiap\u00a0 hari. Mereka memberikan kesenangan dan rasa sakit, dan menghasilkan efek kesejahteraan\u00a0 yang bertahan jauh melampaui saat itu. Kebahagiaan kebanyakan orang ditentukan tidak hanya\u00a0 oleh apa yang mereka alami saat ini, tetapi oleh ingatan akan pengalaman baik dan buruk\u00a0 sebelumnya. Bayangkan saja kunjungan menyakitkan ke dokter gigi, dan tanyakan pada diri\u00a0 sendiri seberapa ingin Anda kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kenangan positif adalah dasar dari perasaan terikat pada suatu tempat. Mereka mendorong\u00a0 orang untuk kembali bekerja, berbelanja dan bermain, dan mereka meningkatkan aktivitas\u00a0 ekonomi dan hubungan sosial. Jadi upaya untuk memelihara kegembiraan dan kepuasan dalam\u00a0 pengalaman perkotaan kita dan menghilangkan rasa sakit dan frustrasi, bukanlah hal yang\u00a0 dangkal. Mereka sangat penting untuk keberhasilan lingkungan dan kota yang bagus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">7 &amp; 8. Arti dan kepemilikan\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kesejahteraan psikologis lebih dari sekadar kepuasan atau kesenangan. Ini melibatkan perasaan\u00a0 bahwa hidup kita penting, bahwa apa yang kita lakukan memiliki makna, dan bahwa kita memiliki\u00a0 kemampuan untuk mengubah dunia kita. Ini juga mencakup keyakinan bahwa hubungan kita\u00a0 dengan orang lain itu positif dan berdampak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Orang yang merasakan makna dan rasa memiliki dalam hidupnya lebih sehat, lebih produktif,\u00a0 dan hidup lebih lama. Paling umum, kebermaknaan datang melalui hubungan kita dengan orang\u00a0 lain dan tempat yang kita pedulikan. Orang-orang yang bekerja bersama di kebun komunitas,\u00a0 misalnya, melaporkan bahwa mereka merasakan kepedulian yang lebih dalam terhadap\u00a0 komunitas mereka. Dan perasaan itu, kata psikolog, berkontribusi pada kepercayaan dan\u00a0 kebahagiaan sosial yang lebih besar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Dengan memupuk rasa memiliki dan makna yang lebih dalam, kami juga menciptakan rasa\u00a0 loyalitas dan keterikatan yang lebih besar pada pemberi kerja dan bisnis lokal. Seringkali itu\u00a0 berarti memberi lebih banyak orang peran dalam membantu membentuk desain dan kehidupan\u00a0 komunitas mereka\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"9\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Ketahanan\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Orang yang tangguh memiliki sumber daya, pengetahuan, fleksibilitas, dan sarana untuk\u00a0 mempertahankan kesejahteraan mereka meskipun ada gangguan dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0 Tempat yang tangguh perlu melakukan hal yang sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Kota kami adalah konsumen utama sumber daya yang langka dan penghasil utama gas rumah\u00a0 kaca yang bertanggung jawab atas perubahan iklim yang cepat. Di sisi lain, kota dan\u00a0 penduduknya diperkirakan akan mengalami dampak perubahan iklim yang membakar, dari\u00a0 gelombang panas yang mematikan dan badai yang melanda hingga migrasi dan guncangan\u00a0 ekonomi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Sistem yang tangguh membantu masyarakat untuk beradaptasi, merespons, memulihkan, dan\u00a0 berkembang dalam menghadapi perubahan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Itu mungkin berarti\u00a0 pengelolaan air hujan yang lebih baik, atau sistem pangan lokal. Tetapi di dunia yang saling\u00a0 berhubungan, ketahanan otentik berarti mempertimbangkan kesejahteraan semua orang yang\u00a0 terpengaruh oleh tindakan kita. Karbon yang kita bakar yang hidup di hamparan Amerika Utara\u00a0 berkontribusi pada banjir di dataran rendah pesisir saat ini, dan di masa depan. Ini perlu menjadi\u00a0 bagian dari kalkulus ketahanan kami.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Cities should make us happy by fostering emotionally intelligent design and creating closely\u00a0 connected by communities , with the benefit shared by everyone\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">&#8211; Charles Montgomery-<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-8017\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture12-640x358.png\" alt=\"\" width=\"494\" height=\"277\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture12-640x358.png 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture12-480x269.png 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture12-768x430.png 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture12.png 977w\" sizes=\"auto, (max-width: 494px) 100vw, 494px\" \/>Referensi\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.open.edu\/openlearn\/ocw\/mod\/oucontent\/view.php?id=67886&amp;section=2https:\/\/<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">www.undp.org\/content\/dam\/undp\/library\/capacity\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">development\/English\/Singapore%20Centre\/GPCSE_Design%20Thinking.pdf<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">2. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/thehappycity.com\/wp-content\/uploads\/2015\/05\/Connected-World-Essay Montgomery-copy.pdf<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/prezi.com\/p\/v0ldraiyrc8d\/happy-city\/<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">Penulis : Mila A Savitri\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"font-weight: 400\">(Faculty Member of Interior Design Binu Nusantara University, Bandung)<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Roadmap to Happy City, Charles Montgomery,\u00a0\u00a0 sumber : https:\/\/medium.com\/munkurbanpolicy\/review-happy-city-e0551bf71630)\u00a0 Bagaimana cara menciptakan Happy City atau kota yang bahagia? Tentu setiap orang akan\u00a0 memiliki jawabannya masing-masing, terutama para perancang dan perencana kota. Beberapa\u00a0 arsitek menjawab bahwa ini semua tentang estetika. Beberapa insinyur lalu lintas mengatakan\u00a0 ini tentang tingkat layanan &#8211; yaitu, seberapa efisien mereka dapat menggerakkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[121],"tags":[],"class_list":["post-8014","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-interior-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-21T06:35:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-04-30T02:24:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"Happy City, Happy Citizens\",\"datePublished\":\"2021-04-21T06:35:49+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-30T02:24:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\"},\"wordCount\":1689,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\",\"articleSection\":[\"Interior Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\",\"name\":\"Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\",\"datePublished\":\"2021-04-21T06:35:49+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-30T02:24:38+00:00\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png\",\"width\":554,\"height\":527},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Happy City, Happy Citizens\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","og_description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2021-04-21T06:35:49+00:00","article_modified_time":"2021-04-30T02:24:38+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"Happy City, Happy Citizens","datePublished":"2021-04-21T06:35:49+00:00","dateModified":"2021-04-30T02:24:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/"},"wordCount":1689,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png","articleSection":["Interior Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/","name":"Happy City, Happy Citizens | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png","datePublished":"2021-04-21T06:35:49+00:00","dateModified":"2021-04-30T02:24:38+00:00","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/Picture10.png","width":554,"height":527},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2021\/04\/happy-city-happy-citizens\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Happy City, Happy Citizens"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8014"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8077,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8014\/revisions\/8077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}