{"id":14695,"date":"2025-06-04T10:57:09","date_gmt":"2025-06-04T03:57:09","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=14695"},"modified":"2026-02-27T16:17:45","modified_gmt":"2026-02-27T09:17:45","slug":"makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/","title":{"rendered":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-14696\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\" alt=\"Makna Hari Raya Gaalugan Bagi Masyarakat Hindu\" width=\"747\" height=\"448\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg 500w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1-480x288.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 747px) 100vw, 747px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Umat Hindu yang ada di Indonesia akan merayakan Hari Raya Galungan pada Rabu, 17 Juni 2026. Sedangkan Hari Raya Kuningan diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 27 Juni 2026 atau 10 hari setelah Hari Raya Galungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu diketahui, kedua hari raya tersebut dihitung dan dirayakan berdasarkan kalender Saka Bali. Keduanya adalah hari raya yang sangat penting bagi umat Hindu di Bali, oleh sebab itu tidak boleh ditinggalkan atau wajib dirayakan. Seperti apa makna Hari Raya Galungan dan Kuningan? Simak pembahasannya dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2026\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b31,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14914 size-medium\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-640x79.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"79\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-640x79.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-480x59.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90.jpg 728w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Hari Raya Galungan?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada banyak hari suci keagamaan yang memiliki makna penuh spiritual bagi umat Hindu di Bali. Diantaranya adalah Hari Raya Galungan dan Kuningan. Perayaan Hari Raya Galungan dilaksanakan setiap 210 hari sekali dalam perhitungan kalender Saka Bali. Hari Raya Galungan juga dikenal dengan Rerahinan Gumi yang berarti semua umat Hindu harus merayakannya agar terhindar dari berbagai marabahaya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna Hari Raya Galungan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika dilihat dari asal usul kata, Galungan berarti \u2018bersatu\u2019 atau \u2018bertemu\u2019. Makna kata ini artinya melambangkan bersatunya kekuatan rohani yang ada dalam diri manusia dalam mencapai kebaikan. Momen peringatan Galungan digunakan sebagai tempat penyatuan kekuatan pikiran, perbuatan dan perkataan agar selalu teguh pada kebaikan dan kebenaran. Ketika pikiran dan rohani bersatu dan mewujudkan pikiran yang terang, artinya terwujudlah dharma atau kebaikan dalam diri. Begitupula sebaliknya, jika terjadi kekacauan dalam pikiran, maka itu adalah wujud dari adharma.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hari Raya Galungan merupakan simbol kemenangan dari kebaikan yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Dharma <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atas kejahatan yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Adharma<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Perayaan ini menjadi momen bagi umat Hindu untuk menyatukan kekuatan rohani serta merayakan terciptanya alam semesta. Hari Raya Galungan dipercaya oleh masyarakat Hindu sebagai hari yang akan memberikan kekuatan fisik maupun non-fisik untuk membedakan perbuatan yang baik atau yang tidak baik.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Makna Hari Raya Kuningan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sepuluh hari setelah Hari Raya Galungan, umat Hindu di Bali akan merayakan Hari Raya Kuningan. Di Hari Raya Kuningan atau Tumpek Kuningan, masyarakat Hindu di Bali percaya bahwa para Dewa dan Bhatara juga leluhur akan turun ke bumi untuk memberikan perlindungan dan berkat hingga tengah hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hari Raya Kuningan sendiri merupakan hari raya untuk memperingati kebesaran Sang Hyang Widhi yang berjasa dalam membentuk akhlak luhur manusia. Ketika hari raya ini berlangsung, umat Hindu di Bali akan menyiapkan berbagai sesajen berwarna kuning sebagai sebagai simbol kemakmuran. Ini semua dilakukan sebagai bentuk rasa terimakasih kepada para dewa dan leluhur karena telah melimpahkan rahmat untuk kemakmuran dan keselamatan dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam setiap prosesi yang dilakukan pada hari raya ini mengandung doa untuk meminta keselamatan dan ketentraman hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ada sejumlah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Raya Galungan dan Kuningan, berikut diantaranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Tumpek Wariga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Acara pertama dalam serangkaian kegiatan Hari Raya Galungan dan Kuningan adalah Tumpek Wariga. Tumpek Wariga dilaksanakan 25 hari sebelum Hari Raya Galungan. Di hari ini, umat Hindu di Bali akan merayakannya dengan mengirimkan sesaji berupa bubuh sumsum berwarna yaitu bubuh putih, bang, gadang dan kuning. Setiap bubuh melambangkan jenis tumbuh-tumbuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upacara dilakukan sebagai wujud syukur serta penghormatan kepada dewa yang memberikan keselamatan pada tumbuh-tumbuhan dengan tujuan untuk memohon agar tanaman bisa tumbuh berbunga, berbuah dan terus subur.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Sugihan Jawa<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upacara selanjutnya yang termasuk dalam rangkaian Hari Raya Galungan adalah Sugihan Jawa. Upacara ini dilakukan pada hari Kamis Wage Wuku Sungsang dan bertujuan untuk menetralisir segala sesuatu yang bersifat negatif di alam semesta atau yang disebut Bhuana Agung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sugihan berasal dari kata \u2018sugi\u2019 yang artinya suci dan bersih, sedangkan \u2018jawa\u2019 berasal dari kata jaba yang artinya luar. Oleh sebab itu, bisa diartikan jika Sugihan Jawa merupakan hari pembersihan segala sesuatu yang berada di luar diri manusia.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Sugihan Bali<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Acara Sugihan Bali diadakan pada hari Jumat Kliwon Wuku Sungsang. Upacara Sugihan Bali bertujuan untuk menyucikan dan mempersiapkan diri dalam menyambut kedatangan dewa dan leluhur. Dalam rangkaian acara ini, umat Hindu di Bali akan melakukan pembersihan fisik dengan mandi sebagai simbolis penyucian jiwa dan raga.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Hari Penyekeban<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penyekeban dilakukan pada Minggu Pahing Wuku Dungulan. Ketika ini, umat Hindu di Bali akan mengekang dirinya dari melakukan berbagai tindakan yang dilarang oleh agama.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Hari Penyajan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penyajian dilakukan pada Senin Pon Wuku Dungulan dan hari ini umat Hindu di Bali yakin bahwa mereka akan digoda oleh Sang Bhuta Dungulan untuk menguji tingkat pengendalian dirinya sebelum sampai ke Hari Raya Galungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Hari Penampahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada hari ini umat Hindu di Bali akan membuat penjor (batang bambu hias yang melengkung) dan menyembelih babi sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan atau anugerah yang telah diberikan hingga saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Hari Umanis Galungan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Umat Hindu di Bali akan melaksanakan sembahyang yang dilanjutkan dengan Dharma Santi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Hari Pemaridan Guru<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini adalah hari untuk memohon anugerah kepada Ida Sang Hyang Widhi. Dalam makna Hari Raya Galungan, umat Hindu di Bali akan memohon anugerah untuk bisa hidup lebih sehat, lebih baik hingga mencapai kemenangan dalam hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>9. Ulihan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada rangkaian acara ini, para dewa dan leluhur akan meninggalkan berkah dan anugerahnya sebelum pulang atau kembali.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>10. Hari Pemacekan Agung<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hari ini menjadi simbol keteguhan iman manusia atas segala godaan yang muncul selama perayaan Galungan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>11. Hari Kuningan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hari Raya Kuningan dirayakan dengan memasang kolem, tamiang dan endong. Pada hari ini, umat Hindu di Bali akan melakukan persembahyangan dan persembahan hingga jam 12 siang.<\/span><\/p>\n<h3><b>12. Hari Pegat Wakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini adalah rangkaian terakhir dari perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan yang jatuh pada hari Rabu Kliwon Wuku Pahang. Dalam acara ini dilakukan persembahyangan dan dilanjutkan dengan mencabut penjor lalu dibakar dan abunya ditanam di pekarangan rumah masing-masing.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mau Kuliah dengan Fasilitas Terlengkap? Yuk Daftar BINUS @Bandung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dimanapun dan siapapun kamu, jika ingin kuliah cepat dengan kualitas pendidikan yang terjamin dan fasilitas yang terlengkap, BINUS @Bandung adalah solusi terbaik. BINUS @Bandung kini memiliki dua kampus yang keduanya terdapat berbagai fasilitas canggih untuk menunjang proses pembelajaran. Kuliah di BINUS @Bandung juga bisa membantumu lebih cepat menggapai karir karena ada program kuliah 2,5 tahun. Dengan program kuliah singkat ini, kamu bisa selangkah lebih cepat dalam menggapai mimpi-mimpimu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tunggu apa lagi? Dapatkan pengalaman belajar yang luar biasa hanya di BINUS @Bandung. Segera daftar <\/span><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2025\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b30,per-01Aug2025_01Des2025,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><span style=\"font-weight: 400\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2026\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b31,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14922 size-medium\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-640x335.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-640x335.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-480x251.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-768x402.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Umat Hindu yang ada di Indonesia akan merayakan Hari Raya Galungan pada Rabu, 17 Juni 2026. Sedangkan Hari Raya Kuningan diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 27 Juni 2026 atau 10 hari setelah Hari Raya Galungan.\u00a0 Perlu diketahui, kedua hari raya tersebut dihitung dan dirayakan berdasarkan kalender Saka Bali. Keduanya adalah hari raya yang sangat penting [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":14696,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":["post-14695","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-04T03:57:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-27T09:17:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"300\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vendoronline\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vendoronline\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\"},\"author\":{\"name\":\"vendoronline\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73\"},\"headline\":\"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu\",\"datePublished\":\"2025-06-04T03:57:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-27T09:17:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\"},\"wordCount\":977,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\",\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\",\"name\":\"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-06-04T03:57:09+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-27T09:17:45+00:00\",\"description\":\"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg\",\"width\":500,\"height\":300,\"caption\":\"Makna Hari Raya Gaalugan Bagi Masyarakat Hindu\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73\",\"name\":\"vendoronline\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vendoronline\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/vendoronline\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu","description":"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu","og_description":"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2025-06-04T03:57:09+00:00","article_modified_time":"2026-02-27T09:17:45+00:00","og_image":[{"width":500,"height":300,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vendoronline","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"vendoronline","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/"},"author":{"name":"vendoronline","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73"},"headline":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu","datePublished":"2025-06-04T03:57:09+00:00","dateModified":"2026-02-27T09:17:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/"},"wordCount":977,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg","articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/","name":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg","datePublished":"2025-06-04T03:57:09+00:00","dateModified":"2026-02-27T09:17:45+00:00","description":"Inilah Makna Hari Raya Suci Galungan dan Kuningan Bagi umat Hindu Bali yang memiliki makna filosofis yang sangat dalam","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Makna-Hari-Raya-Gaalugan-Bagi-Masyarakat-Hindu-500x300-1.jpg","width":500,"height":300,"caption":"Makna Hari Raya Gaalugan Bagi Masyarakat Hindu"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/06\/makna-hari-raya-galungan-dan-kuningan-bagi-masyarakat-hindu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makna Hari Raya Galungan dan Kuningan Bagi Masyarakat Hindu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73","name":"vendoronline","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g","caption":"vendoronline"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/vendoronline\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14695"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16459,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14695\/revisions\/16459"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14696"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14695"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14695"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14695"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}