{"id":14498,"date":"2025-05-06T18:36:33","date_gmt":"2025-05-06T11:36:33","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=14498"},"modified":"2025-11-20T21:47:11","modified_gmt":"2025-11-20T14:47:11","slug":"8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/","title":{"rendered":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahu"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14500 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1-640x320.jpg\" alt=\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui\" width=\"640\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1-640x320.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1-480x240.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1-768x384.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perkembangan teknologi yang semakin canggih menciptakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai salah satu kebutuhan yang sulit dipisahkan dari kehidupan seseorang. Saking pentingnya, hampir semua orang tidak bisa menjalani kegiatan tanpa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sehari pun. Ini berlaku tak hanya bagi mereka yang telah dewasa atau lanjut usia, namun juga untuk anak-anak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Gadget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menjadi piranti yang mudah dibawa dan digunakan dimanapun kapanpun. Sayangnya hal ini juga membawa banyak dampak negatif, khususnya bagi anak-anak karena bisa menyebabkan kecanduan. Seperti apa dampak kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada anak? Mari ketahui dalam artikel dibawah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2025\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b30,per-01Aug2025_01Des2025,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14914 size-medium\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-640x79.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"79\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-640x79.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90-480x59.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_728-x-90.jpg 728w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><b>Berikut 8 Pengaruh Gadget terhadap Perkembangan Anak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pemakaian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sebenarnya membawa banyak dampak positif bagi anak-anak. Penggunaan yang bijak mampu meningkatkan kreativitas, merangsang motorik, melatih cara berpikir, dan melatih kemampuan berkomunikasi. Namun ketika penggunaannya tidak diawasi dengan baik, timbulah berbagai masalah yang mampu mengganggu tumbuh kembang mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut beberapa dampak kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada anak:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Mengalami Keterlambatan Bicara<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seorang anak yang terlalu sering menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bisa menyebabkan dirinya terkena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">speech delay <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau gangguan perkembangan yang menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan bicara dibandingkan dengan anak seusianya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Speech delay <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">umumnya terjadi karena kurangnya waktu beraktivitas sosial sehingga kemampuannya dalam berkomunikasi kurang terstimulasi. Hal tersebut mengakibatkan perkembangan kemampuan berbicara dan berbahasanya jadi terhambat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu seorang anak yang menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam tempo yang tidak semestinya cenderung memiliki perbendaharaan kata yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Ini juga mempengaruhi kemampuannya dalam bersosialisasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kurangnya kemampuan bersosialisasi membuat mereka kesulitan mengekspresikan keinginannya secara verbal sehingga dirinya cenderung menggunakan gerakan tubuh untuk mengekspresikan rasa frustasinya, atau yang kerap disebut dengan tantrum.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Memicu Gangguan Mental<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada anak-anak berisiko memicu gangguan kesehatan mental ringan seperti pemalu, cemas hingga ketakutan untuk bersosialisasi secara langsung. Jika gangguan kesehatan mental tersebut tidak lekas ditangani dengan baik, bisa memicu gangguan mental yang lebih parah seperti depresi. Selain itu perlu diingat, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga meningkatkan risiko ADHD pada anak yang membuat mereka kesulitan untuk fokus atau berkonsentrasi.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Mengganggu Ikatan antara Orang Tua dan Anak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Anak yang kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">akan memilih menghabiskan waktunya bersama dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">daripada harus berkumpul dan mengobrol dengan orang tuanya. Lambat laun hal ini akan mengganggu hubungan atau ikatan antara orang tua dan anak. Anak akan menjadi pribadi yang lebih tertutup dan bahkan enggan bercerita kepada orang tua. Jika ini terjadi, orang tua akan kesulitan mengetahui dan mengontrol apa saja tontonan yang dilihatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Meningkatkan Risiko Obesitas pada Anak<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kecanduan gadget juga memengaruhi kondisi fisik seseorang. Hal ini terjadi karena anak kurang melakukan aktivitas fisik dan terus menerus berada pada posisi yang sama setiap harinya. Tak hanya menyebabkan obesitas, kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga menyebabkan gangguan tidur, nyeri punggung, gangguan kesehatan mata, serta gangguan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">mood<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Mengganggu Pola Tidur<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seorang anak yang kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bisa terlihat dari pola tidurnya yang berantakan. Awalnya hal Ini terjadi karena mereka tidak bisa berhenti memainkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadgetnya <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">meskipun sudah larut malam. Ketika kebiasaan ini dibiarkan, jam tidur malam yang kurang dan pola tidur yang berantakan akan memicu insomnia dan berbagai penyakit lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Postur Tubuh Jadi Bungkuk<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seseorang berinteraksi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">cenderung menundukan lehernya. Pada posisi ini, tugas leher dan tulang belakang akan bertambah besar karena harus menopang beban kepala. Lambat laun leher dan punggung akan terasa nyeri. Jika hal ini terjadi berulang dan terus-menerus, dampaknya akan terlihat dari postur tubuh yang berubah menjadi bungkuk.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>7. Mengganggu Studi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seorang anak yang mengalami kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">akan mengalami sindrom <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">nomophobia <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang membuatnya tak bisa berhenti berinteraksi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget-<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">nya. Sindrom ini membuat sang anak menggunakan sebagian besar waktunya untuk bermain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">hingga akhirnya dia kesulitan fokus dan berkonsentrasi saat belajar di sekolah. Dampaknya tentu saja membuat prestasinya jadi menurun.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>8. Kurang Bersosialisasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang disebutkan diatas, penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang berlebihan akan mengurangi kemampuan seseorang dalam bersosialisasi langsung. Memang pada dasarnya mereka tetap berkomunikasi menggunakan aplikasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">chatting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, namun hal ini membuat mereka enggan untuk bersosialisasi langsung. Dampaknya hubungan dengan orang-orang terdekat seperti keluarga atau pertemanan jadi rentan renggang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tips Memanfaatkan Gadget untuk Perkembangan Anak<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dampak kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada anak yang sangat menakutkan membuat kita sebagai orang dewasa tidak bisa abai begitu saja. Namun perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">sangat sulit untuk dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Lantas apa yang harus dilakukan? Berikut tips yang bisa dilakukan:\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Membatasi Durasi Screen Time<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal terpenting untuk mencegah kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah membatasi durasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">screen time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Nah, berikut rekomendasi durasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">screen time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disarankan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk anak kurang dari 18 bulan tidak boleh menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">kecuali untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">video call<\/span><\/i><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk anak rentang 18 hingga 24 bulan diperbolehkan menggunakan media berkualitas tinggi dengan didampingi oleh orang tua.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk anak usia 2 hingga 5 tahun diperbolehkan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan durasi maksimal 1 jam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Untuk anak usia lebih dari 5 tahun diperbolehkan menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">hanya untuk yang sifatnya rekreasional dengan durasi maksimal 2 jam.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Menemani dan Mengawasi Anak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Orang tua bisa bertanya kepada anak terkait dengan permainan, aplikasi atau program yang ia mainkan setiap harinya. Orang tua juga harus memperhatikan setiap konten yang ditonton untuk menghindari munculnya konten-konten yang tidak seharusnya. Jika perlu, orang tua bisa berdiskusi dengan anak setelah menonton suatu media atau program. Dan yang paling penting, pastikan setiap tayangan yang ditonton sifatnya edukatif, interaktif dan tidak mengandung kekerasan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Jurusan Digital Psychology BINUS @Bandung<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perkembangan era digital yang sangat cepat berdampak pada banyak hal terutama terhadap perkembangan psikologi manusia. Kecanduan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">gadget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">pada anak adalah salah satu bagian dari fenomena tersebut. Untuk mengatasi berbagai macam fenomena tersebut dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang berkaitan dengan psikologi dan teknologi digital. Disinilah peran penting dari jurusan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital Psychology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi Anda yang tertarik mempelajari perilaku manusia dalam berinteraksi dengan teknologi digital, Anda bisa mempelajarinya di jurusan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital Psychology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Jurusan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital Psychology <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">mengantarkan lulusannya untuk berkontribusi dalam berbagai bidang mulai dari kesehatan, bisnis dan tentunya pendidikan. Lulusan dari jurusan ini juga memiliki peluang yang sangat luas karena nantinya akan lulus dengan dua gelar yaitu Sarjana Psikologi (S.Psi.) dan Sarjana Komputer (S.Kom.)\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ingin tahu lebih lanjut tentang jurusan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Digital Psychology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan informasi terkait beasiswa yang disediakan oleh BINUS @Bandung? Hubungi kami <\/span><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2025\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b30,per-01Aug2025_01Des2025,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><span style=\"font-weight: 400\">di sini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/beasiswa-untuk-nusantara-2025\/?utm_source=google&amp;utm_medium=paid_display&amp;utm_campaign=so-google,md-paid_display,obj-traffic,cn-SEObeasiswa_b30,per-01Aug2025_01Des2025,cmp-bandung,in-cmc,fac-all,pro-all_programme,lo-indonesia,age-18-57,int-education,aud-visit_website&amp;utm_content=fo-image,cvn-content_ai_meta,sz-1080x1920\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-14922 size-medium\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-640x335.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-640x335.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-480x251.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-768x402.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/FA-BU-Beasiswa-Nusantara-2025-GDN_1200-x-628.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi yang semakin canggih menciptakan gadget sebagai salah satu kebutuhan yang sulit dipisahkan dari kehidupan seseorang. Saking pentingnya, hampir semua orang tidak bisa menjalani kegiatan tanpa gadget sehari pun. Ini berlaku tak hanya bagi mereka yang telah dewasa atau lanjut usia, namun juga untuk anak-anak.\u00a0 Gadget menjadi piranti yang mudah dibawa dan digunakan dimanapun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":11,"featured_media":14500,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":["post-14498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-06T11:36:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-20T14:47:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vendoronline\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vendoronline\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\"},\"author\":{\"name\":\"vendoronline\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73\"},\"headline\":\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahu\",\"datePublished\":\"2025-05-06T11:36:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-20T14:47:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\"},\"wordCount\":975,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg\",\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\",\"name\":\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-06T11:36:33+00:00\",\"dateModified\":\"2025-11-20T14:47:11+00:00\",\"description\":\"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg\",\"width\":1000,\"height\":500,\"caption\":\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73\",\"name\":\"vendoronline\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vendoronline\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/vendoronline\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui","description":"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui","og_description":"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2025-05-06T11:36:33+00:00","article_modified_time":"2025-11-20T14:47:11+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":500,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vendoronline","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"vendoronline","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/"},"author":{"name":"vendoronline","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73"},"headline":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahu","datePublished":"2025-05-06T11:36:33+00:00","dateModified":"2025-11-20T14:47:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/"},"wordCount":975,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg","articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/","name":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg","datePublished":"2025-05-06T11:36:33+00:00","dateModified":"2025-11-20T14:47:11+00:00","description":"Seperti apa dampak kecanduan gadget pada anak? Mari simak penjelasannya dalam artikel dibawah ini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/8-Dampak-Kecanduan-Gadget-pada-Anak-yang-Wajib-Orang-Tua-Ketahui-1000x500-1.jpg","width":1000,"height":500,"caption":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahui"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/05\/8-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak-yang-wajib-orang-tua-ketahu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Dampak Kecanduan Gadget pada Anak yang Wajib Orang Tua Ketahu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/01221fee109cc65a9d6c1223540b2b73","name":"vendoronline","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/007b7a0b4eb26879e8b6f94ae30608437b5186b05295cb2f58eed0372569128e?s=96&d=mm&r=g","caption":"vendoronline"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/vendoronline\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14498"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14498\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15914,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14498\/revisions\/15914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14500"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}