{"id":14357,"date":"2025-04-09T17:18:23","date_gmt":"2025-04-09T10:18:23","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=14357"},"modified":"2025-04-22T16:23:56","modified_gmt":"2025-04-22T09:23:56","slug":"mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/","title":{"rendered":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\">\u00a0Dodi Hilman.M.Sn.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\">DKV BINUS @Bandung<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-14404 aligncenter\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural-640x320.jpg\" alt=\"Mural\" width=\"640\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural-640x320.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural-480x240.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural-768x384.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg 1000w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><strong>Abstrak:<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Artikel ini membahas peran mural sebagai media pendidikan dan kesadaran budaya dalam masyarakat. Mural, sebagai bentuk seni publik, memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif dan budaya kepada masyarakat luas. Melalui visual yang menarik dan mudah dipahami, mural mampu menjangkau berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan remaja, serta meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial dan budaya. Artikel ini mengeksplorasi berbagai aspek mural sebagai alat pendidikan, termasuk fungsinya dalam pelestarian budaya, penyampaian pesan sosial, dan pengembangan identitas komunitas.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><strong>Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural telah menjadi salah satu bentuk seni yang semakin populer di ruang publik, sering kali ditemukan di dinding-dinding gedung, sekolah, dan tempat umum lainnya. Selain berfungsi sebagai hiasan, mural dapat berfungsi sebagai media pendidikan yang efektif. Dengan menggunakan visual yang menarik, mural dapat menyampaikan informasi dan pesan yang penting bagi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana mural dapat digunakan sebagai alat pendidikan dan untuk meningkatkan kesadaran budaya dalam masyarakat.<\/p>\n<h3><strong>1. Mural sebagai Media Pendidikan<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural dapat digunakan untuk mendidik masyarakat tentang berbagai isu, mulai dari sejarah hingga lingkungan. Karya seni ini dapat menggambarkan peristiwa sejarah penting, tokoh-tokoh lokal, atau nilai-nilai budaya yang perlu dilestarikan. Dengan cara ini, mural menjadi alat yang efektif untuk menyampaikan informasi yang kompleks dengan cara yang sederhana dan menarik. Misalnya, mural yang menggambarkan sejarah suatu daerah dapat membantu generasi muda memahami dan menghargai warisan budaya mereka.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>2. Penyampaian Pesan Sosial<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural sering kali digunakan untuk menyampaikan pesan sosial yang penting. Seniman mural dapat mengangkat isu-isu seperti kesetaraan gender, lingkungan, atau hak asasi manusia melalui karya-karya mereka. Dengan menggabungkan seni dengan pesan sosial, mural dapat memicu diskusi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu yang mungkin terabaikan. Contohnya, mural yang menggambarkan dampak perubahan iklim dapat menarik perhatian masyarakat dan mendorong tindakan untuk melindungi lingkungan.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>3. Pelestarian Budaya<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural juga berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya. Karya seni ini dapat menggambarkan tradisi, mitos, dan cerita rakyat yang merupakan bagian dari identitas suatu komunitas. Dengan menciptakan mural yang menampilkan elemen-elemen budaya lokal, seniman dapat membantu menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut. Mural yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses penciptaannya dapat memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya lokal.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>4. Pengembangan Identitas Komunitas<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural memiliki potensi untuk mengembangkan identitas komunitas. Ketika karya seni mencerminkan nilai-nilai dan karakteristik unik suatu daerah, masyarakat merasa lebih terhubung dengan tempat mereka tinggal. Mural dapat menjadi simbol identitas lokal yang memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara anggota komunitas. Dengan cara ini, mural tidak hanya berfungsi sebagai alat pendidikan, tetapi juga sebagai medium yang memperkuat ikatan sosial.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify\"><strong>5. Keterlibatan Masyarakat<\/strong><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify\">Keterlibatan masyarakat dalam proses penciptaan mural sangat penting. Ketika anggota komunitas berpartisipasi dalam proyek mural, mereka merasa memiliki andil dalam penyampaian pesan dan pelestarian budaya. Proses kolaboratif ini dapat meningkatkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, serta mendorong diskusi dan refleksi tentang nilai-nilai yang diwakili oleh mural.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Mural merupakan media pendidikan dan kesadaran budaya yang efektif dalam masyarakat. Melalui penyampaian pesan-pesan edukatif dan sosial, mural dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sejarah, budaya, dan isu-isu sosial yang relevan. Selain itu, mural berkontribusi pada pelestarian budaya dan pengembangan identitas komunitas. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah, seniman, dan masyarakat untuk mendukung dan mempromosikan mural sebagai alat yang berharga dalam pendidikan dan kesadaran budaya, yang pada gilirannya dapat memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat secara keseluruhan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u00a0Dodi Hilman.M.Sn. DKV BINUS @Bandung Abstrak: Artikel ini membahas peran mural sebagai media pendidikan dan kesadaran budaya dalam masyarakat. Mural, sebagai bentuk seni publik, memiliki potensi besar untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif dan budaya kepada masyarakat luas. Melalui visual yang menarik dan mudah dipahami, mural mampu menjangkau berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan remaja, serta meningkatkan kesadaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":14404,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[119],"tags":[],"class_list":["post-14357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-visual-communication-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-09T10:18:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-22T09:23:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya\",\"datePublished\":\"2025-04-09T10:18:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T09:23:56+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\"},\"wordCount\":552,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg\",\"articleSection\":[\"Visual Communication Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\",\"name\":\"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-09T10:18:23+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-22T09:23:56+00:00\",\"description\":\"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg\",\"width\":1000,\"height\":500,\"caption\":\"Mural\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya","description":"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya","og_description":"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2025-04-09T10:18:23+00:00","article_modified_time":"2025-04-22T09:23:56+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":500,"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya","datePublished":"2025-04-09T10:18:23+00:00","dateModified":"2025-04-22T09:23:56+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/"},"wordCount":552,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg","articleSection":["Visual Communication Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/","name":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg","datePublished":"2025-04-09T10:18:23+00:00","dateModified":"2025-04-22T09:23:56+00:00","description":"Telusuri peran mural sebagai medium edukatif dan alat penyebaran kesadaran budaya dalam masyarakat. Temukan bagaimana seni mural dapat menyampaikan pesan sosial, sejarah, dan nilai-nilai lokal secara visual dan menarik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Mural.jpg","width":1000,"height":500,"caption":"Mural"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2025\/04\/mural-sebagai-medium-pendidikan-dan-kesadaran-budaya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mural Sebagai Medium Pendidikan dan Kesadaran Budaya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14357"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14406,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14357\/revisions\/14406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}