{"id":10564,"date":"2022-12-07T15:22:22","date_gmt":"2022-12-07T08:22:22","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=10564"},"modified":"2023-01-09T17:14:26","modified_gmt":"2023-01-09T10:14:26","slug":"konfluensi-budaya-era-revolusi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/","title":{"rendered":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Pengertian konvensional tentang budaya adalah sebagai \u201cpola pemikiran dan tindakan gabungan suatu kelompok masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun\u201d. Ketika kehidupan antarkelompok belum saling terhubung, di mana mereka masih hidup dalam desa-desa yang terpencil, pengertian tentang \u2018budaya\u2019 tersebut masih dapat diterapkan; tetapi seiring dengan semakin luas dan kompleksnya interaksi antarkelompok dengan budaya mereka masing-masing yang kemudian membentuk kelompok budaya baru, pengertian tersebut menjadi terlalu sederhana untuk memahami fenomena tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Era Kolonialisme sejak abad ke-15 secara paksa membuka hubungan budaya baru melalui budak-budak dari berbagai daerah jajahan yang dipindahkan ke daerah asing dengan budaya yang sama sekali berbeda.\u00a0 Masa Revolusi Industri pada abad ke-18 menyebabkan tumbuhnya lingkungan urban yang terdiri dari berbagai tipe kelompok masyarakat yang saling berinteraksi menjadi kelas-kelas dan kelompok sosial baru. Budaya kelompok baru tersebut selanjutnya membentuk ikatan yang pelik antar berbagai pola pemikiran yang tidak lagi dapat dikatakan \u2018turun-temurun\u2019, yang diistilahkan Ulf Hannerz dalam artikel <em>Thinking About Culture in a Global Ecumene <\/em>(Lull,ed.; 2001) sebagai <em>cultural confluences<\/em> (\u201ckumpulan budaya\u201d). Pemilihan kata \u2018<em>confluence<\/em>\u2019 yang lebih merujuk pada sesuatu yang bersifat cair, mengalir dan bercampur, mengisyaratkan bahwa budaya bukan lagi merupakan suatu tradisi atau pakem yang kaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Abad ke-21 menandai kemunculan era Revolusi Industri 4.0 atau Revolusi Digital berdasarkan jaringan global melalui internet. Kecepatan komunikasi memungkinkan keterhubungan antar kelompok yang belum pernah ada sebelumnya, bahkan memunculkan kelompok-kelompok budaya virtual dalam forum-forum internet. Seseorang yang berlatar budaya Sunda bisa saja mengidentifikasi dirinya sebagai orang Korea Selatan dalam suatu forum budaya pop Korea. \u2018Budaya\u2019 kini bukan lagi sekedar tarian Bedhoyo Ketawang yang hanya dipertunjukkan di keraton untuk kalangan tertentu, tapi bisa ditonton dan dipelajari melalui YouTube oleh mahasiswa tari kontemporer di Jepang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Budaya pada era Revolusi Digital dengan segala keterhubungannya yang pelik tidak lagi merupakan suatu pola pemikiran dan tindakan yang terikat tempat dan waktu, dan seakan mengancam budaya-budaya lokal. Meskipun demikian, Ulf Hannerz menyatakan bahwa \u201c[\u2026] untuk menjaga keberlangsungan budaya, orang harus menciptakan, berefleksi, bereksperimen, mengingat, mendebat, dan meneruskannya\u201d (Hannerz dalam Lull,ed.; 2001:65). Jika pemaknaan kata \u2018<em>culture<\/em>\u2019 dalam ilmu biologi terkait dengan budidaya jaringan sel, maka <em>culture <\/em>sebagai \u2018pola pemikiran dan tindakan yang diwariskan\u2019 dapat diibaratkan tubuh yang terus-menerus berkembang dimana setiap sel adalah individu pembentuk kebudayaan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Budaya tumbuh dan berkembang dengan mewariskan gen-gen kebudayaan sel-sel tua yang mati pada setiap sel individu yang baru. Seperti tubuh yang bisa membangun sistem imunitas yang lebih baik jika berhasil beradaptasi terhadap organisme asing, suatu budaya pun dapat bertahan jika mampu beradaptasi ketika berinteraksi dengan budaya-budaya lain. Dengan kata lain, budaya bukan merupakan sesuatu yang bersifat stagnan, melainkan terus-menerus \u201cdiciptakan, direfleksikan, dieksperimenkan, didebat, dan diteruskan\u201d. Budaya adalah pola pemikiran dan tindakan yang terus-menerus mengalami pertentangan, perkawinan, dan negosiasi baik secara internal maupun eksternal; tetapi seperti layaknya tubuh yang \u2013 meskipun bentuk fetus, balita, dan dewasa berbeda \u2013 masih merupakan \u2018tubuh\u2019 suatu budaya yang sama, meskipun ia terus berkembang dan bereproduksi dari awal kemunculan manusia hingga era Revolusi Digital saat ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">DAFTAR PUSTAKA<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Hannerz, Ulf. 2001. \u201cThinking About Culture in a Global Ecumene\u201d dalam Lull, James (Ed.) <em>Culture in the Communication Age<\/em>. New York: Routledge.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian konvensional tentang budaya adalah sebagai \u201cpola pemikiran dan tindakan gabungan suatu kelompok masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun\u201d. Ketika kehidupan antarkelompok belum saling terhubung, di mana mereka masih hidup dalam desa-desa yang terpencil, pengertian tentang \u2018budaya\u2019 tersebut masih dapat diterapkan; tetapi seiring dengan semakin luas dan kompleksnya interaksi antarkelompok dengan budaya mereka masing-masing yang kemudian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[121],"tags":[],"class_list":["post-10564","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-interior-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-07T08:22:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-09T10:14:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL\",\"datePublished\":\"2022-12-07T08:22:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T10:14:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\"},\"wordCount\":501,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Interior Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\",\"name\":\"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-12-07T08:22:22+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T10:14:26+00:00\",\"description\":\"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","og_description":"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2022-12-07T08:22:22+00:00","article_modified_time":"2023-01-09T10:14:26+00:00","author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL","datePublished":"2022-12-07T08:22:22+00:00","dateModified":"2023-01-09T10:14:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/"},"wordCount":501,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"articleSection":["Interior Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/","name":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL | BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"datePublished":"2022-12-07T08:22:22+00:00","dateModified":"2023-01-09T10:14:26+00:00","description":"Konflusi budaya merupakan fenomena yang sering terjadi di era revolusi digital ini, di mana budaya yang berbeda saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/konfluensi-budaya-era-revolusi-digital\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KONFLUENSI BUDAYA ERA REVOLUSI DIGITAL"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10564"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11061,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10564\/revisions\/11061"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}