{"id":10475,"date":"2022-12-02T19:23:26","date_gmt":"2022-12-02T12:23:26","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=10475"},"modified":"2024-10-11T12:48:27","modified_gmt":"2024-10-11T05:48:27","slug":"menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/","title":{"rendered":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Oleh Dodi Hilman<\/strong><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h2><strong>Pengertian Meditasi dan Terapi<\/strong><\/h2>\n<p>Sebelum menyelami lebih dalam mengenai menggambar, penting untuk memahami apa itu meditasi dan terapi. Meditasi adalah praktik mental yang bertujuan untuk mencapai ketenangan pikiran dan kesadaran diri. Sementara itu, terapi adalah proses yang bertujuan untuk membantu individu mengatasi masalah emosional dan psikologis. Kombinasi dari keduanya dapat menghasilkan pengalaman yang mendalam dan transformasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sering kali menggambar di pakai oleh Sebagian orang untuk bisa menyalurkan ide dan gagasannya,namun kita juga dapat menggunakan gambar sebagai medium untuk bisa melepaskan kepenatan dan juga kekesalan yang ada di hati kita alias mengekspresikan apa yang kita rasakan . Menggambar adalah seni yang banyak sekali digemari. Sejak kecil melukis atau menggambar sudah awam dilakukan sebagai metode belajar bagi anak. Seni lukis atau gambar juga dianggap bagus untuk perkembangan otak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain itu, ternyata menggambar juga dijadikan sebagai salah satu metode meditasi, lho. Meditasi dikenal dapat membuat pikiran lebih tenang dan jernih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ini alasannya mengapa meditasi juga dapat dijadikan sebagai proses pemulihan dari gangguan mental seperti stress hingga depresi. Karena diketahui belakangan kasus gangguan mental akibat depresi banyak dialami oleh masyarakat khususnya pada usia muda.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-10477\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-480x640.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Prof Damwon Kim Chang-Bae, pakar Zen Art dari Korea Selatan berpendapat, meditasi melalui menggambar ini juga bisa menjadi metode terapi depresi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Jika Anda menggambar Anda bermeditasi, Anda otomatis juga mendapatkan hal itu (ketenangan) langsung berdampak kepada perasaan batin Anda,&#8221; kata Prof Chang-Bae<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dengan menuangkan setiap perasaan pada tinta dan kertas dan dibarengi dengan meditasi ketenangan takkan mustahil didapatkan. Prof Chang-Bae juga menyarankan, untuk berpikir positif setiap hari agar mendapat ketenangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>&#8220;Jadi pikirkanlah\u00a0 orang-orang yang ada disekeliling Anda yang, Anda cintai, Anda sukai,&#8221; <\/em>pungkasnya.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify\"><strong>Metode menggambar ekspresif<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify\">Metode menggambar ekspresif sering kali dianggap berhasil untuk bisa di jadikan alat untuk \u201crelease\u201dkarena metode ini menggaburkan unsur-unsur baku dalam keilmuan gambar\/menggambar.berikut adalah deskripsi menggambar ekspresif:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-10476\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-2-640x853.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-2-640x853.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-2-480x640.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-2.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Aksentuasi, adalah upaya untuk mengungkapkan unsur-unsur pembeda pada suatu ungkapan rupa agar tidak terkesan monoton dan membosankan. Unsur aksentuasi dapat dibagi dengan bentuk berbeda, warna kontras atau irama yang berbeda dari keseluruhan ungkapan. Aksentuasi dalam menggambar ekspresi dapat dicapai melalui penggunaan warna kontras, fokus objek gambar, dan ketebalan garis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kesatuan (Unity), adalah perpaduan berbagai unsur bahasa rupa yang membentuk sebuah konsep pengikatan dan ketautan sehingga menimbulkan kesan satu bentuk yang terkomposisi dengan baik. Unsur kesatuan gambar ekspresif dapat dicapai melalui kesamaan ekspresi garis, penggunaan warna yang berdekatan, atau karakter objek gambar yang sama.<\/p>\n<h2><strong>Menggambar sebagai Bentuk Meditasi<\/strong><\/h2>\n<p>Menggambar dapat dianggap sebagai bentuk meditasi karena prosesnya yang memerlukan fokus dan konsentrasi. Saat seseorang menggambar, ia cenderung memasuki keadaan aliran, di mana pikiran dan kekhawatiran sehari-hari mulai menghilang. Dalam keadaan ini, individu dapat merasakan ketenangan dan kehadiran penuh di momen saat ini.<\/p>\n<h3>1. Fokus pada Proses, Bukan Hasil<\/h3>\n<p>Salah satu aspek penting dalam menggambar sebagai meditasi adalah fokus pada proses, bukan hasil akhir. Banyak orang merasa tertekan untuk menciptakan karya seni yang sempurna. Namun, saat menggambar sebagai bentuk meditasi, yang penting adalah menikmati setiap langkah, mulai dari memilih alat gambar, menciptakan garis pertama, hingga melihat gambar berkembang. Ini membantu mengalihkan perhatian dari kekhawatiran dan stres, sehingga menciptakan ruang untuk ketenangan.<\/p>\n<h3>2. Menggunakan Teknik Mindfulness<\/h3>\n<p>Mindfulness, atau kesadaran penuh, adalah konsep yang sering digunakan dalam meditasi. Saat menggambar, individu dapat menerapkan teknik mindfulness dengan benar-benar hadir dalam setiap gerakan tangan dan pengalaman visual yang diciptakan. Dengan memperhatikan tekstur, warna, dan bentuk, seseorang dapat lebih terhubung dengan momen saat ini dan melepaskan pikiran yang mengganggu.<\/p>\n<h2><strong>Menggambar sebagai Terapi<\/strong><\/h2>\n<p>Menggambar juga digunakan dalam berbagai bentuk terapi, seperti art therapy, untuk membantu individu mengatasi berbagai masalah emosional. Dalam art therapy, seni dijadikan sebagai alat untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.<\/p>\n<h3>1. Ekspresi Emosional<\/h3>\n<p>Menggambar memungkinkan individu untuk mengekspresikan perasaan dan emosi yang mungkin sulit diungkapkan secara verbal. Melalui warna, bentuk, dan garis, seseorang dapat menggambarkan keadaan batin mereka. Misalnya, seseorang yang merasa cemas mungkin menggambar garis yang tajam dan warna gelap, sementara seseorang yang merasa bahagia mungkin memilih warna cerah dan bentuk yang lembut. Ekspresi ini dapat memberikan wawasan yang berharga tentang perasaan seseorang.<\/p>\n<h3>2. Proses Penyembuhan<\/h3>\n<p>Dalam konteks terapi, menggambar dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan. Banyak terapis menggunakan seni untuk membantu klien mereka menggali pengalaman traumatis atau emosi yang terpendam. Dengan menciptakan karya seni, individu dapat mulai memproses perasaan yang sulit dan menemukan cara untuk melepaskannya. Proses ini dapat sangat terapeutik, memberikan rasa kontrol dan kebebasan dalam mengekspresikan diri.<\/p>\n<h2><strong>Manfaat Menggambar sebagai Meditasi dan Terapi<\/strong><\/h2>\n<p>Praktik menggambar sebagai media meditasi dan terapi menawarkan berbagai manfaat, baik secara mental maupun emosional. Berikut adalah beberapa di antaranya:<\/p>\n<h3>1. Mengurangi Stres<\/h3>\n<p>Salah satu manfaat utama menggambar adalah kemampuannya untuk mengurangi stres. Saat seseorang terlibat dalam aktivitas menggambar, tubuhnya melepaskan ketegangan dan menghasilkan perasaan relaksasi. Ini dapat membantu mengatasi efek negatif dari stres sehari-hari.<\/p>\n<h3>2. Meningkatkan Kesehatan Mental<\/h3>\n<p>Menggambar dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental secara keseluruhan. Dengan mengekspresikan emosi melalui seni, individu dapat mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Aktivitas kreatif ini juga dapat memberikan rasa pencapaian dan meningkatkan harga diri.<\/p>\n<h3>3. Meningkatkan Fokus dan Kreativitas<\/h3>\n<p>Praktik menggambar secara teratur dapat membantu meningkatkan fokus dan kreativitas. Dengan melatih pikiran untuk tetap hadir dan terlibat dalam proses, seseorang dapat mengembangkan keterampilan konsentrasi yang lebih baik. Selain itu, menggambar juga dapat merangsang bagian otak yang berkaitan dengan kreativitas, sehingga meningkatkan kemampuan berpikir out-of-the-box.<\/p>\n<h3>4. Membangun Keterhubungan Diri<\/h3>\n<p>Menggambar juga dapat membantu individu membangun keterhubungan dengan diri mereka sendiri. Proses menggambar memungkinkan untuk refleksi diri dan pemahaman lebih dalam tentang perasaan dan pikiran. Ini dapat menghasilkan kesadaran diri yang lebih tinggi dan membantu individu menemukan cara baru untuk mengatasi tantangan dalam hidup mereka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh Dodi Hilman\u00a0 Pengertian Meditasi dan Terapi Sebelum menyelami lebih dalam mengenai menggambar, penting untuk memahami apa itu meditasi dan terapi. Meditasi adalah praktik mental yang bertujuan untuk mencapai ketenangan pikiran dan kesadaran diri. Sementara itu, terapi adalah proses yang bertujuan untuk membantu individu mengatasi masalah emosional dan psikologis. Kombinasi dari keduanya dapat menghasilkan pengalaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[119],"tags":[],"class_list":["post-10475","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-visual-communication-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-02T12:23:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-11T05:48:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi\",\"datePublished\":\"2022-12-02T12:23:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-11T05:48:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\"},\"wordCount\":910,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg\",\"articleSection\":[\"Visual Communication Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\",\"name\":\"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg\",\"datePublished\":\"2022-12-02T12:23:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-11T05:48:27+00:00\",\"description\":\"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1.jpg\",\"width\":768,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi","description":"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi","og_description":"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2022-12-02T12:23:26+00:00","article_modified_time":"2024-10-11T05:48:27+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi","datePublished":"2022-12-02T12:23:26+00:00","dateModified":"2024-10-11T05:48:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/"},"wordCount":910,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg","articleSection":["Visual Communication Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/","name":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1-640x853.jpg","datePublished":"2022-12-02T12:23:26+00:00","dateModified":"2024-10-11T05:48:27+00:00","description":"Apakah menggambar bisa menjadi sarana meditasi dan terapi? Simak jawabannya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/uhuy-1.jpg","width":768,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/12\/menggambar-sebagai-media-meditasi-dan-terapi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menggambar Sebagai Media Meditasi dan Terapi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10475"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13329,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10475\/revisions\/13329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}