{"id":10315,"date":"2022-11-28T16:21:31","date_gmt":"2022-11-28T09:21:31","guid":{"rendered":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?p=10315"},"modified":"2023-01-09T15:09:36","modified_gmt":"2023-01-09T08:09:36","slug":"berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/","title":{"rendered":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Oleh : Aris Darisman<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Istilah komposisi seakan tidak hanya menjadi milik bidang keilmuan yang terkait seni atau desain saja. Bahkan dalam bidang keilmuan lainnya kita sudah sangat akrab dengan istilah ini. Bahkan kita kerap menemukan istilah komposisi dalam bidang Kesehatan misalnya (komposis\/ kandungan dalam obat), sampai pada dunia kuliner (makanan).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika mengacu pada pengertian umum tentang komposisi, dapat disimpulkan bahwa komposisi adalah kandungan bahan, zat, elemen yang terdapat pada substansi aau bidang kajian tertentu. Dalam bidang Kesehatan, khususnya obat-obata istilah komposisi dengan mudah kita dapatkan pada kemasan obat tersebut.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10320\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10320\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 318px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\" wp-image-10320\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\" alt=\"\" width=\"318\" height=\"309\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png 628w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2-480x466.png 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 318px) 100vw, 318px\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10320\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Keterangan komposisi pada kemaan obat Paracetamol<\/figcaption><\/figure>\n<p>Pada ilustrasi di atas komposisi yang dimaksud adalah kandungan zat yang terdapat pada tiap butir kaplet yang ada dalam kemasan obat tersebut.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10326\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10326\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 318px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-10326\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture3.jpg\" alt=\"Kandungan Gizi pada menu makanan\" width=\"318\" height=\"524\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10326\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Kandungan Gizi pada menu makanan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Begitu pula pada contoh ilustrasi di atas yang menjelaskan tentang kandungan\/komposisi Gizi pada sejumlah menu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dari contoh ilustrasi dia atas dapat dipahami bahwa yang disebut sebagai komposisi adalah kandungan apa saja yang terdapat pada satu jenis produk. Pada artikel kali ini tentu saja akan fakus pada pembahasan komposisi dalam dunia seni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Definisi Komposisi<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Jika kita memahami komposisi sebagai kandungan elemen atau zat yang terdapat dalam sebuah produk, maka pemahaman komposisi dalam dunia seni pun berbicara tentang kandungan atau lebih spesifik tentang kandungan elemen-elemen visual yang terdapat pada sebuah karya seni. Lebih jelasnya definisi komposisi dalam dunia senia adalah tentang bagaimana satu karya seni tersebut tercipta melalui pengaturan penempatan unsur-unsur\/elemen-elemen visualnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Komposisi dalam dunia seni tidak hanya terkait pada area seni rupa saja, namun hampir semua bidang seni, seperti Seni Tari, Seni Musik, bahkan Fotografi tidak terlepas dari persoalan komposisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam Seni tari dikenal sejumlah elemen komposisi, seperti :<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify\">Bentuk (pose) adalah posisi tubuh sebelum bergerak. Terbagi menjadi empat, yaitu terbuka, tertutup, asimetris, dan simetris.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Gerak adalah posisi tubuh menggerakkan bentuk.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Pola lantai adalah arah atau garis langkah yang dilalui oleh penari. Pola lantai terbagi menjadi dua, lurus dan lengkung.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Arah hadap adalah arah posisi tubuh penari.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify\">Tataran atau level Tataran adalah tingkatan posisi tubuh penari.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_10331\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10331\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 332px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-10331\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture4.jpg\" alt=\"Komposisi Pola Lantai Pada Tarian\" width=\"332\" height=\"291\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10331\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Komposisi Pola Lantai Pada Tarian<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">Komposisi dalam seni music terdiri dari elemen :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li>Bunyi dan Melodi<\/li>\n<li>Harmoni<\/li>\n<li>Ritmik<\/li>\n<li>Bentuk Lagu<\/li>\n<li>Ekspresi\/Ungkapan persaan dari sebuah lagu.<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\">Sementara dalam seni rupa, yang tentunya tidak terlepas dari persoalan visual, unsur\/elemen\u00a0 visual yang harus dipertimbangkan diantaranya :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li>Garis (Line)<\/li>\n<li>Bentuk (Shape)<\/li>\n<li>Tipografi (Type)<\/li>\n<li>Ukuran (Size)<\/li>\n<li>Ruang (Space)<\/li>\n<li>Warna (Color)<\/li>\n<li>Tekstur (Texture)<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Mengapa Komposisi Menjadi Penting?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam seni visual yang menjadi hal penting adalah bagaimana sebuah karya dapat berkomunikasi dengan audiens. Komposisi juga menjadi salah satu metode komunikasi seniman melalui karyanya, karena melalui pilihan komposisi seniman dapat pengalaman pengamat terhadap sebuah karya seni, bahkan dapat mempengaruhi suasana hati pengamat. Yang dimaksud dengan pengalaman pengamat adalah bagaimana sebuah komposisi dapat menjadi menarik dan dinamis, tenang atau menenangkan, membingungkan atau tidak teratur. Pemilihan jenis komposisi menentukan suasana atau tema apa yang ingin disampaikan oleh seniman, misalnya : Suasana atau tema menenangkan dapat disampaikan melalui jenis komposisi SIMETRIS (sama di kedua sisi), tema yang lebih dinamis dapat disampaikan melalui komposisi yang bersifat ASYMETRIS.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selain itu ada beberapa jenis komposisi, misalnya :<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li>Komposisi Horisontal<\/li>\n<li>Komposisi Vertikal<\/li>\n<li>Komposisi Diagonal<\/li>\n<li>Komposisi balance (seimbang)<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><strong>Komposisi Horisontal.<br \/>\n<\/strong>Didominasi oleh bentuk hamparan landscape horizontal, Komposisi ini menciptakan suasana atau perasaan luas dan damai.<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_10335\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10335\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 540px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-10335\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture5-640x459.jpg\" alt=\"Contoh karya Lukis \u201cOver the Eternal Peace\u201d by Isaac Ilich Levitan Menggunakan jenis komposisi Horisontal\" width=\"540\" height=\"387\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture5-640x459.jpg 640w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture5-480x344.jpg 480w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture5-768x551.jpg 768w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture5.jpg 851w\" sizes=\"auto, (max-width: 540px) 100vw, 540px\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10335\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Contoh karya Lukis \u201cOver the Eternal Peace\u201d by Isaac Ilich Levitan<br \/>Menggunakan jenis komposisi Horisontal<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li><strong>Komposisi Vertikal<br \/>\n<\/strong>Komposisi Vertical menciptakan rasa dan kesan monumentalis dan keabadian.<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_10340\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10340\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 339px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10340\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture6.jpg\" alt=\"Contoh karya Lukis \u201cGiovanni Arnolfini and Wife\u201d by Van Eyck Menggunakan jenis komposisi Vertikal\" width=\"339\" height=\"463\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10340\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Contoh karya Lukis \u201cGiovanni Arnolfini and Wife\u201d<br \/>by Van Eyck<br \/>Menggunakan jenis komposisi Vertikal<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li><strong>Komposisi Diagonal<br \/>\n<\/strong>Menciptakan kesan gerakan yang gagah, cepat dan tergesa-gea (dinamis).<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_10348\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10348\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 249px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10348\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture7.jpg\" alt=\"Contoh karya Lukis \u201cNapoleon\u201d karya Louis David Menggunakan Komposisi Diagonal\" width=\"249\" height=\"291\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10348\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Contoh karya Lukis \u201cNapoleon\u201d karya Louis David<br \/>Menggunakan Komposisi Diagonal<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li><strong>Komposisi Balance\/Seimbang<br \/>\n<\/strong>Penempatan objek dan elemen visual untuk menciptakan komposisi yang seimbang.<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_10349\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10349\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 295px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-10349\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture8.jpg\" alt=\"Contoh karya Lukis \u201cRainy Day On the Street of Paris by Gustave Gaillebotte\u2019s\u201d karya Louis David Menggunakan Komposisi Balance\" width=\"295\" height=\"165\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10349\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Contoh karya Lukis \u201cRainy Day On the Street of Paris by Gustave Gaillebotte\u2019s\u201d karya Louis David<br \/>Menggunakan Komposisi Balance<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Metode komposisi Rule of Thirds<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">The rule of thirds memungkinkan kita untuk menciptakan komposisi yang lebih menarik dan dinamis, apabila kita mebagi sebuah komposisi menjadi tiga bagian (baik vertical maupun horizontal) dimana elemen kunci dari keseluruhan gambar ditempatkan di sepanjang garis atau di persimpangannya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10354\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10354\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 529px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10354\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture9.jpg\" alt=\"The rule of thirds memberi kita panduan untuk menempatkan titik focus. Jika kita merancang titik focus dalam perpotongan dalam salah satu\" width=\"529\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture9.jpg 529w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture9-480x311.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 529px) 100vw, 529px\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10354\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">The rule of thirds memberi kita panduan untuk menempatkan titik focus. Jika kita merancang titik focus dalam perpotongan dalam salah satu<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10361\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture10.jpg\" alt=\"\" width=\"258\" height=\"195\" \/><\/p>\n<figure id=\"attachment_10362\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10362\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 249px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10362\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture11.jpg\" alt=\"Pada lukisan karya Valentine de Boulogne di atas menunukkan bagaimana semua karakter utama ditempatkan di garis pemisah atas, menciptakan pengaturan yang dinamis.\" width=\"249\" height=\"192\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10362\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Pada lukisan karya Valentine de Boulogne di atas menunukkan bagaimana semua karakter utama ditempatkan di garis pemisah atas, menciptakan pengaturan yang dinamis.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"mceTemp\"><\/div>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10365\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture12.jpg\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"179\" \/><\/p>\n<figure id=\"attachment_10366\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10366\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 276px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"wp-image-10366 size-full\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture13.jpg\" alt=\"Rule of third kebanyakan digunakan dalam karya dengan komposisi landscape. Dalam conoh lukisan di atas karya Pierre Henri de Valenciennes, horizon ditempatkan di bagian bawah dan kumpulan besar gunung dan pemandangan ditempatkan di bagian kiri, hal ini bertujuan untuk menciptakan pemandangan yang lebih dinamis.\" width=\"276\" height=\"179\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10366\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Rule of third kebanyakan digunakan dalam karya dengan komposisi landscape. Dalam conoh lukisan di atas karya Pierre Henri de Valenciennes, horizon ditempatkan di bagian bawah dan kumpulan besar gunung dan pemandangan ditempatkan di bagian kiri, hal ini bertujuan untuk menciptakan pemandangan yang lebih dinamis.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_10367\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10367\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 557px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10367\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture14.jpg\" alt=\"Jika elemen dalam gambar terpusat dan terlalu seimbang, maka kesan yang didapat adalah seusatu yang membosankan. Jika gambar diimbangi menggunakan rule of thirds, asimetri dan penyeimbang elemen menciptakan gambar yang jauh lebih dinamis\" width=\"557\" height=\"222\" srcset=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture14.jpg 557w, https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture14-480x191.jpg 480w\" sizes=\"auto, (max-width: 557px) 100vw, 557px\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10367\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Jika elemen dalam gambar terpusat dan terlalu seimbang, maka kesan yang didapat adalah seusatu yang membosankan. Jika gambar diimbangi menggunakan rule of thirds, asimetri dan penyeimbang elemen menciptakan gambar yang jauh lebih dinamis<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10368\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture15.jpg\" alt=\"\" width=\"264\" height=\"171\" \/><\/p>\n<figure id=\"attachment_10369\" aria-describedby=\"figcaption_attachment_10369\" class=\"wp-caption clear aligncenter\" itemscope itemtype=\"http:\/\/schema.org\/ImageObject\" style=\"width: 255px\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" itemprop=\"contentURL\" class=\"size-full wp-image-10369\" src=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture16.jpg\" alt=\"Dengan menggunakan metode the Rule of Thirds, seniman dapat memberikan panduan bagi arah mata pengamat, seperti dalam lukisan karya Rubens ini, titik fokus utama babi hutan ditempatkan di persimpangan.\" width=\"255\" height=\"167\" \/><figcaption id=\"figcaption_attachment_10369\" class=\"wp-caption-text\" itemprop=\"description\">Dengan menggunakan metode the Rule of Thirds, seniman dapat memberikan panduan bagi arah mata pengamat, seperti dalam lukisan karya Rubens ini, titik fokus utama babi hutan ditempatkan di persimpangan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Demikian artikel tentang salah satu metode merancang komposisi dalam sebuah karya seni rupa, Tentunya masih ada beberapa metode lainnya misalnya yang cukup dikenal adalah <strong><em>\u00a0Golden Section<\/em><\/strong>, yang akan dibahas pada artikel selanjutnya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Bandung, 21 November 2022<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Aris Darisman Istilah komposisi seakan tidak hanya menjadi milik bidang keilmuan yang terkait seni atau desain saja. Bahkan dalam bidang keilmuan lainnya kita sudah sangat akrab dengan istilah ini. Bahkan kita kerap menemukan istilah komposisi dalam bidang Kesehatan misalnya (komposis\/ kandungan dalam obat), sampai pada dunia kuliner (makanan). Jika mengacu pada pengertian umum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[119],"tags":[],"class_list":["post-10315","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-visual-communication-design"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-28T09:21:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-01-09T08:09:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"cmcbinus\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"cmcbinus\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\"},\"author\":{\"name\":\"cmcbinus\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\"},\"headline\":\"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds\",\"datePublished\":\"2022-11-28T09:21:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T08:09:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\"},\"wordCount\":940,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\",\"articleSection\":[\"Visual Communication Design\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\",\"name\":\"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\",\"datePublished\":\"2022-11-28T09:21:31+00:00\",\"dateModified\":\"2023-01-09T08:09:36+00:00\",\"description\":\"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png\",\"width\":628,\"height\":610,\"caption\":\"Keterangan komposisi pada kemaan obat Paracetamol\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif\",\"description\":\"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization\",\"name\":\"BINUS UNIVERSITY\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png\",\"width\":140,\"height\":84,\"caption\":\"BINUS UNIVERSITY\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c\",\"name\":\"cmcbinus\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"cmcbinus\"},\"url\":\"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds","description":"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds","og_description":"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.","og_url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/","og_site_name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","article_published_time":"2022-11-28T09:21:31+00:00","article_modified_time":"2023-01-09T08:09:36+00:00","og_image":[{"url":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png"}],"author":"cmcbinus","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"cmcbinus","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/"},"author":{"name":"cmcbinus","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c"},"headline":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds","datePublished":"2022-11-28T09:21:31+00:00","dateModified":"2023-01-09T08:09:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/"},"wordCount":940,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png","articleSection":["Visual Communication Design"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/","name":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds","isPartOf":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"http:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png","datePublished":"2022-11-28T09:21:31+00:00","dateModified":"2023-01-09T08:09:36+00:00","description":"Pelajari cara menggunakan aturan sepertiga untuk berkomunikasi secara efektif melalui komposisi. Temukan manfaat dari teknik ini dan bagaimana menerapkannya pada media visual Kamu di Universitas BINUS Bandung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#primaryimage","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/Picture2.png","width":628,"height":610,"caption":"Keterangan komposisi pada kemaan obat Paracetamol"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/2022\/11\/berkomunikasi-melalui-komposisi-menggunakan-metode-the-rule-of-thirds\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berkomunikasi Melalui Komposisi Menggunakan Metode The Rule of Thirds"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#website","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","name":"BINUS UNIVERSITY BANDUNG - Kampus Teknologi Kreatif","description":"Binus kampus komunitas kreatif Bandung dengan visi membangun universitas yang berkelas dunia di tahun 2020 mendatang, sebagai langkah menuju visi tersebut, BINA NUSANTARA kampus komunitas kreatif mengambil suatu langkah mantap untuk membuka jaringan pendidikan di Kota Bandung.","publisher":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#organization","name":"BINUS UNIVERSITY","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","contentUrl":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/site-logo.png","width":140,"height":84,"caption":"BINUS UNIVERSITY"},"image":{"@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/f3d91be938f8fd4c72e0531c11adf26c","name":"cmcbinus","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d55450a51e075980932005cd0987c4324255b634bc10f6ee56068b92bba05b81?s=96&d=mm&r=g","caption":"cmcbinus"},"url":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/author\/cmcbinus\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10315"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10315\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10378,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10315\/revisions\/10378"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/binus.ac.id\/bandung\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}